Kadis Perhubungan Sulsel Tinjau Bandara Arung Palakka dan Potensi Waterbase di Bone
- account_circle Gibran
- calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM – BONE Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Erwin Terwo, bersama Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat, Erwin Sodding, serta tim dari Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi, meninjau Bandara Arung Palakka dan potensi pengembangan waterbase di Kabupaten Bone, Rabu (13/8/2025).
Tinjauan ini dilakukan menggunakan pesawat amfibi.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan kelayakan Bandara Arung Palakka agar dapat didarati pesawat jenis ATR. Rombongan tiba setelah penerbangan selama 35 menit dalam kondisi cuaca yang cukup cerah dan mendukung.
“Alhamdulillah, dalam waktu 35 menit kami mendarat dengan baik di Bandara Arung Palakka. Tujuan kami adalah untuk memantau secara langsung kelayakan bandara ini sebagai landasan pesawat ATR,” ujar Andi Erwin.
Hasil peninjauan menunjukkan bahwa secara umum bandara sudah memadai, namun masih memerlukan penambahan beberapa sarana dan prasarana pendukung.
“Sesuai penyampaian Kapten Daniel, masih dibutuhkan penambahan seperti menara pengawas, ruang kelas, dan fasilitas lainnya,” tambahnya.
Selain Bandara Arung Palakka, tim juga meninjau potensi pengembangan waterbase di dua lokasi, yakni Pelabuhan Bajoe dan Tanjung Palette.
“Kami meninjau langsung kondisi Pelabuhan Bajoe, termasuk kedalaman air, kondisi ombak, serta aspek teknis lainnya untuk pengembangan waterbase. Sementara di Tanjung Palette, kondisi perairannya cukup tenang dengan kedalaman lebih dari 2 meter, sehingga sangat potensial untuk dikembangkan dan berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bone maupun Sulawesi Selatan,” jelas Andi Erwin.
Upaya ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, dalam memperkuat infrastruktur konektivitas antar wilayah baik antar daerah, pulau, kabupaten, maupun destinasi wisata.
Sementara itu, Direktur API Banyuwangi, Kapten Daniel Dewantoro Rumani, menilai Bandara Arung Palakka layak mendukung operasional penerbangan.
“Bandara Bone sangat cocok. Di sana sudah tersedia fasilitas seperti ruang kelas dan ruang briefing. Hanya diperlukan tambahan sarana penyimpanan bahan bakar (BBM) dalam bentuk drum untuk mendukung operasional. Kami juga telah berdiskusi dengan pengelola bandara, yang menyambut baik rencana pembukaan rute Banyuwangi–Bone,” ungkapnya.
Rencana pengembangan Bandara Arung Palakka dan waterbase di Kabupaten Bone diharapkan dapat memperluas konektivitas transportasi, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.*
- Penulis: Gibran
