fbpx
27 C
Makassar
Sabtu, 22 Januari 2022

Masih Level 3, PPKM di Toraja Utara Diperpanjang Hingga 6 September 2021

Populer

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kembali dilonggarkan dan diperpanjang pemerintah daerah Toraja Utara hingga 6 September 2021.

Kebijakan itu sesuai hasil rapat Satgas Covid-19 Pemkab Toraja Utara bersama Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang dituangkan dalam surat edaran Bupati Toraja Utara ditandatangani Wakil Bupati Frederik Victor Palimbong tanggal 24 Agustus 2021.

Surat edaran pelonggaran dan perpanjangan PPKM berdasarkan hasil evaluasi terhadap penyebaran Covid-19 dalam satu minggu terakhir dengan memperhatikan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 37 tahun 2021 tanggal 23 Agustus 2021 tentang PPKM Level 3, Level 2 dan Level 1.

Pengaturan PPKM di Toraja Utara sebagai Level 3 diumumkan 18 poin dalam surat edaran baru, diantaranya pembelajaran tatap muka dilakukan terbatas dengan kapasitas 50 persen kecuali SDLB, MILB, SMPLB, SMLB, MALB dan PAUD.

Pelaksanaan kegiatan di perkantoran diberlakukan 75 persen Work From Home (WFH) dan 25 persen dari kantor. Kegiatan pada sektor esensial dapat beroperasi 100 persen dengan pengaturan jam operasional, kapasitas dan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

“Industri juga dapat beroperasi dengan protokol ketat, namun jika ditemukan klaster penyebaran Covid-19 maka industri bersangkutan ditutup lima hari,” ujar Wabup Frederik.

- ADS -

Tempat usaha dan pasar tetap dibuka dengan aturan protokol kesehatan ketat. Kegiatan makan minum ditempat di warung makan maupun cafe dibatasi hingga pukul 20.00 Wita dengan kapasitas pengunjung 25 persen.

Sementara pusat perdagangan diizinkan beroperasi 50 persen dari pukul 10.00-20.00 Wita dengan menggunakan aplikasi Peduli Lindungi atau penerapan protokol kesehatan. Kegiatan konstruksi/lokasi proyek beroperasi 100 persen dengan penerapan protokol ketat.

Tempat ibadah baik masjid dan gereja difungsikan dengan kapasitas maksimal 25 persen atau maksimal 50 persen dan mengoptimalkan pelaksanaan ibadah di rumah.

Kegiatan di area publik serta kegiatan Seni, budaya dan sosial kemasyarakatan beroperasi 50 persen. Sementara kegiatan pertandingan olahraga dilaksanakan pemerintah agar tidak ada penonton atau supporter.

Acara resepsi pernikahan, syukuran dan lainnya maksimal 50 persen dari kapasitas 50 orang dan tidak ada hidangan makanan di tempat. Acara rapat dan seminar yang mengumpulkan kerumunan ditutup sementara waktu sampai dinyatakan aman.

Transportasi umum diberlakukan dengan kapasitas 70 persen dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

Aturan perjalanan domestik agar menunjukkan kartu vaksin, PCR H-2 untuk perjalanan udara serta hasil Antigen H-1 untuk transportasi mobil pribadi, sepeda motor, bus, kereta api dan kapal laut.

Bagi setiap orang yang berada di wilayah kabupaten Toraja Utara agar tetap memakai masker dengan benar serta tidak diizinkan memakai face shield tanpa menggunakan masker.

Pelaksanaan PPKM di lembang Kelurahan/Lembang dan Kecamatan tetap diberlakukan dengan mengaktifkan posko-posko pengamanan Covid-19 melihat kriteria zonasi pengendalian wilayah.

Ris/ZK

- Advertisement -
- Contoh Iklan -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

- Advertisement -

Kemenag Sulsel Juara 1 Turnamen Bulutangkis Korpri Cup I 2022

ZONAKATA.COM - MAKASSAR Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi-Selatan, Andi Sudirman Sulaiman hadir meyaksikan pertandingan final Turnamen Bulutangkis KORPRI Cup...

Berita Lain

- Advertisement -