Senin, 20 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Buntut Pasien Lansia Meninggal di IGD Kosong, Kapus Nosu Dicopot, Krisis SDM Jadi Sorotan

Buntut Pasien Lansia Meninggal di IGD Kosong, Kapus Nosu Dicopot, Krisis SDM Jadi Sorotan

  • account_circle zonakatacom
  • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
  • print Cetak

ZONAKATA.COM – MAMASA   Setelah mencuatnya kasus viral meninggalnya seorang pasien lansia di Puskesmas Nosu, Kabupaten Mamasa, Bupati Mamasa Welem Sambolangi secara resmi membebastugaskan Kepala Puskesmas Nosu, Adolfina Y.T.

Langkah tegas ini diambil usai tim investigasi gabungan dari Pemkab Mamasa menyelesaikan pemeriksaan mendalam terhadap kejadian yang memicu kemarahan publik tersebut.

Tim investigasi yang terdiri dari Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BKPPD Baso Parjuni, dan Inspektorat, dengan pengamanan aparat kepolisian yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Pana’, telah turun langsung ke lokasi.

Mereka memeriksa sistem pelayanan, menelusuri kronologi kejadian, dan mengonfirmasi keterangan dari pihak keluarga pasien.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan adanya kelalaian serius dalam pelayanan, terutama karena tidak adanya petugas medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) saat pasien tiba dalam kondisi kritis.

Kepala BKPPD Mamasa, Baso Parjuni, menegaskan bahwa IGD tidak boleh kosong dalam kondisi apapun, dan kejadian ini jelas merupakan pelanggaran terhadap standar operasional pelayanan.

Temuan itu diperkuat oleh rekaman video berdurasi lebih dari empat menit yang viral di media sosial.

Video tersebut menunjukkan seorang perempuan lansia tergeletak di IGD tanpa mendapat penanganan medis selama lebih dari 15 menit, hingga akhirnya meninggal dunia. Publik merespons dengan marah, dan desakan terhadap pemerintah daerah pun menguat.

Salah satu desakan paling keras datang dari organisasi Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Mamasa.

Mereka menilai tragedi ini sebagai puncak dari buruknya manajemen Puskesmas Nosu dan lemahnya kepemimpinan kepala puskesmas dalam menjamin pelayanan kesehatan yang layak bagi masyarakat.

GAMKI bahkan menyebut bahwa kasus ini bukan yang pertama dan sudah banyak keluhan masyarakat sebelumnya. Mereka mendesak Bupati untuk mencopot Kapus Nosu demi mencegah jatuhnya korban jiwa lain.

Menanggapi pencopotan tersebut, Adolfina Y.T. akhirnya angkat bicara. Ia menyampaikan kronologi dari sudut pandangnya dan menyatakan bahwa kejadian berlangsung dalam situasi darurat.

Sekitar 30 menit sebelum pasien lansia datang, petugas jaga sedang mengantar pasien rujukan ke rumah sakit di Polewali. Satu-satunya perawat yang tersisa tengah menangani persalinan di lantai dua.

Ketika pasien kritis datang, satpam langsung memanggil perawat tersebut, namun kondisi pasien sudah sangat parah dan meninggal sebelum bantuan sempat diberikan. Adolfina sendiri mengaku sedang berada di rumah dinas saat itu dan membutuhkan waktu untuk tiba di Puskesmas.

Pernyataan tersebut diperkuat oleh satpam yang bertugas, Soleman Sulle. Ia membenarkan bahwa waktu dari kedatangan pasien hingga meninggal hanya sekitar 10 menit, dan memang petugas yang ada sedang terlibat dalam penanganan persalinan.

Adolfina juga menyoroti akar persoalan yang selama ini luput dari perhatian yakni krisis sumber daya manusia.

Ia mengungkapkan bahwa Puskesmas Nosu saat ini tidak memiliki dokter dan hanya memiliki empat tenaga medis yang harus berjaga secara bergiliran selama 24 jam.

Kondisi ini membuat layanan menjadi sangat rentan dan tidak ideal, terlebih dalam keadaan darurat.

Ia berharap pemerintah daerah dan Dinas Kesehatan bisa memberikan solusi nyata, termasuk penambahan tenaga medis agar pelayanan kesehatan di daerah terpencil seperti Nosu bisa berjalan sebagaimana mestinya.

Kasus tragis ini menjadi gambaran nyata dari kondisi layanan dasar kesehatan didaerah pelosok dimana tenaga medis yang minim serta fasilitas yang terbatas.*

  • Penulis: zonakatacom

Berita Lain

  • Buka Event BISA FEST Ragam Tari Kreasi, Eva Stevany Rataba : Mari Bangkitkan Pariwisata Toraja Utara

    Buka Event BISA FEST Ragam Tari Kreasi, Eva Stevany Rataba : Mari Bangkitkan Pariwisata Toraja Utara

    • calendar_month Minggu, 25 Jun 2023
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 322
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Anggota Komisi X DPR RI Sulsel III Eva Stevany Rataba membuka resmi kegiatan BISA FEST Pergelaran Ragam Tari Kreasi yang di laksanakan di objek wisata Londa, Kesu, Sabtu, 24 Juni 2023. Kegiatan BISA FEST ini dilaksanakan oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melalui Direktorat Event Daerah Deputi Bidang Produk Wisata dan […]

  • Hari Ini Dedi Palimbong Terima Dukungan Resmi Demokrat di Jakarta

    Hari Ini Dedi Palimbong Terima Dukungan Resmi Demokrat di Jakarta

    • calendar_month Kamis, 8 Agt 2024
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 365
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Frederik Victor Palimbong, yang akrab disapa Dedi Palimbong, resmi menerima undangan dari DPP Partai Demokrat untuk menghadiri acara penting di Jakarta pada Kamis (8/8/2024) sore ini. Dalam undangan yang diterimanya pada Rabu 7 Agustus 2024, Dedi dipanggil oleh Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya, untuk mengikuti Penyerahan Surat Rekomendasi DPP […]

  • Pemprov Sulsel Usulkan 1.578 PPPK Paruh Waktu, Mayoritas untuk Formasi Guru

    Pemprov Sulsel Usulkan 1.578 PPPK Paruh Waktu, Mayoritas untuk Formasi Guru

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 190
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR   Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi mengusulkan rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu sebanyak 1.578 orang. Hal ini disampaikan oleh Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Erwin Sodding, Selasa (26/8/2025). Erwin menjelaskan bahwa usulan ini telah melalui proses pemetaan kebutuhan pegawai di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov […]

  • Gunakan Mobdis, Ketua Tim Pemenangan Nivi Dilapor ke Bawaslu

    Gunakan Mobdis, Ketua Tim Pemenangan Nivi Dilapor ke Bawaslu

    • calendar_month Sabtu, 14 Nov 2020
    • account_circle Gibran
    • visibility 252
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Penggunaan kendaraan dinas (randis) diluar peruntukannya tentu menyalahi aturan. Apalagi dipergunakan untuk untuk kepentingan Pilkada. Akan tetapi, hal tersebut tak berlaku bagi Ketua DPRD Tana Toraja, Welem Sambolangi. Pasalnya randis Politisi Golkar itu terindikasi kuat digunakan untuk kegiatan politik. Baru-baru ini, randis Welem terekam kamera terparkir di halaman posko pemenangan pasangan […]

  • Dinas Perpustakaan Parepare Perluas Program TPBIS ke Tingkat Kelurahan

    Dinas Perpustakaan Parepare Perluas Program TPBIS ke Tingkat Kelurahan

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2023
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 195
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – PAREPARE Dinas Perpustakaan Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) akan melakukan replikasi untuk perluasan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) ke tingkat kelurahan. Plt. Kepala Dinas Perpustakaan Kota Parepare, M Anwar Amir mengatakan, sebanyak empat Perpustakaan Kelurahan yang diusulkan dalam program yang diinisiasi Perpustakaan Nasional RI tersebut, yakni Watang Bacukiki, Labukkang, Watang Soreang, […]

  • Kelembagaan Baru, Pemkab Tana Toraja Lebur Enam OPD

    Kelembagaan Baru, Pemkab Tana Toraja Lebur Enam OPD

    • calendar_month Senin, 6 Feb 2023
    • account_circle Gibran
    • visibility 1.159
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Pemerintah Kabupaten Tana Toraja merampingkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memaksimalkan kinerja. Struktur kelembagaan baru ini merujuk Perda Nomor 4 Tahun 2022 atas perubahan Perda Nomor 10 Tahun 2016 tentang Struktur Organisasi Kelembagaan Baru. “Hari ini kita melantik 31 pimpinan OPD untuk Dinas dan Badan, itu sesuai perda kelembagaan yang baru,” […]

expand_less