Pemkab Tana Toraja Terjunkan Tim Pendamping Gizi Desa ke 21 Lokus Stunting
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Pemerintah Kabupaten Tana Toraja melalui Dinas Kesehatan melaksanakan penyerahan dan fasilitasi Tim Pendamping Gizi Desa (TPGD) ke 21 lokus Aksi Stop Stunting (ASS) Tahun 2025.
Program Aksi Stop Stunting merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang menetapkan 21 lokus prioritas stunting di setiap kabupaten/kota. Berdasarkan data ePPGM Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel per Februari 2025, 21 kelurahan dan lembang di Tana Toraja ditetapkan sebagai lokus intervensi.
Lokus tersebut antara lain: Lembang Marinding, Ke’pe Tinoring, Gasing, Randanan, Lemo, Tengan, Randan Batu, Turunan, Tokesan, Madandan, Ullin, Batusura’, Maroson, serta Kelurahan Rante Kalua’, Sarira, Lion T. Iring, Rante, Tondon Mamullu, Tarongko, Padang Iring, dan Tapparan.
Sebanyak 21 orang TPGD ditugaskan di masing-masing wilayah untuk mendampingi masyarakat dalam percepatan penurunan angka stunting.
Tim ini akan menjalankan edukasi gizi, pemantauan tumbuh kembang anak, serta koordinasi lintas sektor di tingkat desa.
Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, Sp.A., secara resmi menyerahkan atribut TPGD dan memberikan arahan langsung. Ia menekankan pentingnya kerja kolaboratif dari semua sektor hingga ke tingkat kelurahan dan lembang dalam upaya mewujudkan generasi sehat bebas stunting.
Turut hadir Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tana Toraja, Dr. Erni Yetti Riman, SKM., M.Kes., yang memberikan dukungan penuh kepada para pendamping gizi. Sementara itu, Dinas Kesehatan melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat menyatakan kesiapan teknis dalam pelaksanaan program.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen nyata Pemkab Tana Toraja dalam menurunkan prevalensi stunting secara berkelanjutan melalui pendekatan yang menyentuh langsung masyarakat di wilayah prioritas.
- Penulis: zonakatacom
