Pemprov Sulsel dan BRIN Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pemerintahan Daerah
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM – MAKASSAR Pemprov Sulsel menerima kunjungan Tim Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam agenda Focus Group Discussion (FGD) bertema “Transformasi Digital dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah untuk Meningkatkan Partisipasi Publik”, Selasa (6/5/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Litbang Bappelitbangda Sulsel ini melibatkan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo SP), bersama Tim Peneliti dari Pusat Riset Pemerintahan Dalam Negeri BRIN.
Diskusi difokuskan pada strategi penguatan partisipasi publik melalui platform digital serta peningkatan kualitas tata kelola Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Kepala Bidang Litbang Bappelitbangda Sulsel, Ristati Rahayu, menyampaikan harapan agar BRIN bisa memberikan kontribusi nyata dalam mempercepat digitalisasi pemerintahan di Sulsel.
“Kami berharap BRIN dapat menyusun kajian yang komprehensif serta menghasilkan panduan teknis dalam bentuk tools yang dapat menjadi acuan bagi daerah dalam melaksanakan transformasi digital,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Diskominfo SP Sulsel, Andi Paisal, memaparkan capaian positif dalam peningkatan indeks kematangan SPBE Provinsi Sulsel.
Pada 2021 dan 2022, indeks berada di angka 2,35 (kategori Cukup), kemudian naik menjadi 3,09 (Baik) pada 2023, dan melonjak ke 3,94 (Sangat Baik) pada 2024.
“Capaian ini mencerminkan komitmen kuat Pemprov Sulsel dalam digitalisasi layanan publik, tata kelola pemerintahan, serta penguatan keamanan informasi dan integrasi data sektoral,” jelasnya.
Paisal, yang juga Jafung Pranata Komputer Ahli Muda dan Ketua Tim Kerja Pengolahan Data dan E-Government Diskominfo SP Sulsel, menyebutkan bahwa penilaian indeks SPBE didasarkan pada 47 indikator yang semakin dipenuhi dari tahun ke tahun.
“Kami telah memiliki Arsitektur dan Peta Rencana SPBE. Ini adalah fondasi utama yang mendukung visi Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis teknologi,” tambahnya.
Peningkatan indeks SPBE ini turut berkontribusi terhadap perbaikan Indeks Reformasi Birokrasi Pemprov Sulsel. Pada 2022, indeks tersebut berada di angka 66,16 dengan predikat B, lalu meningkat ke 74,21 (BB) pada 2023, dan kembali melonjak ke 81,74 dengan predikat A (Memuaskan) pada 2024.
Dengan capaian ini, Pemprov Sulsel optimistis untuk terus memperluas penerapan digitalisasi birokrasi di seluruh level pemerintahan.
“Kami berharap FGD ini dapat menghasilkan rekomendasi dari BRIN yang memperkuat strategi digitalisasi pemerintahan di Sulsel. Ke depan, sinergi antara OPD dan lembaga riset seperti BRIN sangat penting dalam mendukung visi Nawa Cita Presiden Prabowo,” pungkas Paisal.
- Penulis: zonakatacom
