Senin, 20 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Pilkada » Bawaslu Tana Toraja Gelar Dialog Publik “Kombongan Kalua’” untuk Wujudkan Pilkada Damai dan Demokratis

Bawaslu Tana Toraja Gelar Dialog Publik “Kombongan Kalua’” untuk Wujudkan Pilkada Damai dan Demokratis

  • account_circle Gibran
  • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
  • print Cetak

ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Dalam upaya menciptakan Pilkada yang damai dan berintegritas, Bawaslu Kabupaten Tana Toraja mengadakan dialog publik bertajuk “Kombongan Kalua’” Selasa (12/11/2024), di Gedung Tammuan Mali’, Makale.

“Kombongan Kalua’” yang dalam bahasa Toraja berarti “rapat besar,” bertujuan menyatukan pemahaman dan komitmen untuk menjaga nilai-nilai kearifan lokal dalam Pilkada mendatang.

Acara ini mengusung tema “Mengintegrasikan Nilai-nilai Kearifan Lokal dalam Pemilihan, Menuju Pilkada yang Damai dan Demokratis”. Herwyn Jefler Hielsa Malonda, anggota Bawaslu RI, turut hadir, mengapresiasi kegiatan ini sebagai langkah penting dalam menjaga keutuhan dan kedamaian selama proses Pilkada 2024.

Ia berharap kegiatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan mencerminkan komitmen bersama untuk menciptakan pemilihan yang aman dan berintegritas.

Dalam sesi dialog, Herwyn menyoroti pentingnya kearifan lokal seperti semangat gotong royong di Toraja sebagai kunci sukses Pilkada.

“Gotong royong ini berarti partisipasi semua pihak, baik dari pemerintah maupun masyarakat, untuk mendukung kesuksesan Pilkada,” jelasnya.

Acara ini menghadirkan sejumlah narasumber, seperti tokoh adat Toraja Daud Arung Pangarungan, yang memaparkan filosofi lokal sebagai pedoman moral. Ia mengingatkan pentingnya prinsip “Misa Kada Dipotuo Pantan Kada Dipomate” (Bersatu Kita Teguh Bercerai Kita Runtuh) dalam menjaga harmoni dan melawan praktik politik kotor.

Menurutnya, nilai “pemali” dalam budaya Toraja—aturan tak tertulis yang mengatur perilaku masyarakat—harus menjadi pedoman masyarakat dalam mewujudkan Pilkada yang bersih dan bebas dari politik transaksional.

Daud juga menekankan tujuh nilai yang menjadi dasar hubungan sosial masyarakat Toraja, yaitu saling mendoakan (Sipa’dampangan), saling menghargai (Sitaratte’), saling memanusiakan (Sipakatau), saling menopang (Siangkaran), saling membantu (Siporannu), dan saling menyayangi (Sipakaboro’).

“Nilai-nilai ini diharapkan dapat memperkuat rasa persaudaraan dan menjaga suasana damai selama Pilkada,” kata Daud.

Bawaslu Tana Toraja Gelar Dialog Publik “Kombongan Kalua’” untuk Wujudkan Pilkada Damai dan Demokratis

Sementara staf Ahli DPR RI dan analis politik, Panji Prasetyo menambahkan pentingnya menjaga persaudaraan dan memilih dengan bijak. Ia memberikan tips untuk menjadi pemilih yang cerdas, seperti memahami visi dan program calon, mengenali rekam jejak calon, dan waspada terhadap informasi hoax yang sering beredar.

Narasumber terakhir dalam acara “Kombongan Kalua’” Ishak Pasulu, seorang dosen, sosiolog, dan Ketua Yayasan Pendidikan Kristen Toraja (YPKT), menyampaikan pandangan mendalam tentang fenomena politik transaksional dan manipulasi nilai budaya dalam Pilkada.

Dalam pemaparannya, Ishak menguraikan bahwa dalam konteks politik transaksional, posisi kandidat dan pemilih mengalami pergeseran.

Berbeda dari konsep demokrasi ideal, di mana kandidat menawarkan gagasan dan program sebagai “penjual,” politik transaksional justru membuat kandidat berada di posisi “pembeli” yang mencari dukungan pemilih. Pemilih, dalam situasi ini, seolah menjadi “penjual” yang memberikan suaranya demi imbalan tertentu.

Menurut Ishak, politik transaksional adalah hambatan utama bagi demokrasi yang sehat. Selain meningkatkan biaya politik, politik transaksional melemahkan kedaulatan politik, menekan demokrasi, dan mengakibatkan ketergantungan calon terpilih pada pemilik modal.

Dampaknya adalah pemerintahan yang lebih berpihak pada kepentingan segelintir pihak dan membuka peluang bagi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Pada akhir kegiatan, para peserta Kombongan Kalua’ melakukan penandatanganan pakta integritas. Penandatanganan ini disertai dengan komitmen yang dirumuskan dalam semboyan “Unnembong kada bulaan, unnambe bisara tang balle, Unnindo’ pesalu sangka’,” sebagai bentuk tekad bersama untuk mewujudkan Pilkada yang damai, berintegritas, dan sesuai dengan nilai-nilai kearifan lokal Toraja.

  • Penulis: Gibran

Berita Lain

  • Sekprov Kukuhkan Sejumlah Pejabat Tinggi Pratama Lingkup Pemprov Sulsel

    Sekprov Kukuhkan Sejumlah Pejabat Tinggi Pratama Lingkup Pemprov Sulsel

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2020
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 156
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Hayat mengukuhkan dan mengangkat Pejabat Tinggi Pratama Lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (3/2) pagi. Pengukuhan tersebut sesuai dengan Keputusan Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 821.22/04/2020 tentang Pengukuhan dan Pengangkatan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Adapun pejabat yang dikukuhkan, antara lain: […]

  • Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Bua Luwu

    Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Bua Luwu

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 151
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – LUWU Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melalui Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan menyalurkan bantuan kepada empat kepala keluarga korban kebakaran di Desa Tanarigella, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu. Bantuan tersebut diserahkan langsung di lokasi kejadian sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran. Kepala Dinas Sosial Sulsel, Abd […]

  • Curi Motor dan Uang Rp150 Juta di Toraja Utara, Warga Semarang Ditangkap di Lutim

    Curi Motor dan Uang Rp150 Juta di Toraja Utara, Warga Semarang Ditangkap di Lutim

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Gibran
    • visibility 294
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA  Seorang pria berinisial YN (25 thn), warga Danrumagung, Kota Semarang, Jawa Tengah, ditangkap Tim Resmob Satreskrim Polres Toraja Utara atas kasus pencurian sepeda motor dan uang tunai sebesar Rp150 juta. Penangkapan dilakukan pada Jumat 30 Mei 2025 lalu di wilayah Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur (Lutim). KBO Satreskrim Polres Toraja Utara, Ipda […]

  • Mulai 15 Juli, KPU Toraja Utara Lakukan Coklit Data Pemilih Pilkada

    Mulai 15 Juli, KPU Toraja Utara Lakukan Coklit Data Pemilih Pilkada

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2020
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 150
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA KPU Toraja Utara akan melaksanakan Coklit (Pencocokan Dan Penelitian Daftar Pemilih) dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Toraja Utara Tahun 2020. Coklit tersebut akan dilaksanakan oleh petugas PPDP (Petugas Pemutahiran Data Pemilih) mulai dari tanggal 15 Juli 2020 hingga tanggal 13 Agustus 2020 dari rumah ke rumah. Komisioner KPU Toraja […]

  • Banggar dan TAPD DPRD Bahas KUA-PPAS APBD Tana Toraja 2026

    Banggar dan TAPD DPRD Bahas KUA-PPAS APBD Tana Toraja 2026

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 146
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM — TANA TORAJA Badan Anggaran (Banggar) DPRD Tana Toraja bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) mulai membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tana Toraja tahun 2026, Senin (17/11). Sebelumnya, Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, pada Jumat (29/8), telah menyerahkan dokumen KUA dan PPAS APBD 2026 dalam rapat […]

  • Eva Rataba Ucapkan Selamat Harlah Nahdatul Ulama ke -95

    Eva Rataba Ucapkan Selamat Harlah Nahdatul Ulama ke -95

    • calendar_month Senin, 1 Feb 2021
    • account_circle Gibran
    • visibility 195
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Anggota DPR RI, Eva Stevany Rataba memberi ucapan Hari Lahir Nahdlatul Ulama (Harlah NU) ke-95 yang jatuh pada hari Minggu 31 Januari 2021. Menurut Eva, perayaan Harlah NU ini sangat bernilai dan memiliki makna tersendiri dibandingkan dengan tahun sebelumnya, karena dirayakan dalam suasana pandemi Covid-19. “Selamat Harlah Nahdlatul Ulama 95, semoga […]

expand_less