Senin, 20 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dana Stunting Pemda Tana Toraja Rp 27 Miliar Hoax! Bupati Klarifikasi Anggaran yang Sebenarnya

Dana Stunting Pemda Tana Toraja Rp 27 Miliar Hoax! Bupati Klarifikasi Anggaran yang Sebenarnya

  • account_circle Gibran
  • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
  • print Cetak

ZONAKATA.COM – TANA TORAJA   Theofilus Allorerung, Bupati Tana Toraja, mengklarifikasi polemik mengenai jumlah anggaran untuk program stunting yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Tana Toraja.

Ia menegaskan bahwa dana stunting untuk tahun anggaran 2023 adalah sebesar Rp 11.344.467.800, bukan Rp 27 miliar seperti yang disebutkan oleh beberapa oknum.

Theofilus menjelaskan bahwa angka Rp 27 miliar muncul dari usulan awal yang diajukan setelah rembuk dengan semua instansi yang menangani masalah stunting. Namun, setelah proses pengajuan, anggaran yang disetujui hanya sekitar Rp 11 miliar.

“Angka 27 miliar itu tidak benar, dan hanya merupakan hoax. Semua itu sudah melalui proses dan pengawasan. Jadi, jika ada yang meragukan, silakan laporkan ke BPK atau KPK, mereka pasti tertawa mendengarnya,” tegas Theofilus, Minggu (3/11/2024).

Bupati juga menjelaskan bahwa anggaran Rp 11 miliar tersebut termasuk belanja untuk fasilitas pendukung, pembayaran honor kader posyandu, kader Keluarga Berencana (KB), dan kader pendamping keluarga.

“Semua dana ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), dan sudah ada petunjuk teknisnya,” tambahnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, yang sedang cuti, juga memberikan penjelasan mengenai perkembangan stunting di daerah tersebut. Menurutnya, angka stunting di Tana Toraja perlahan menurun.

Data laporan semester 1 dari Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Sulsel pada Juni 2024 menunjukkan bahwa angka stunting kini berada di 10,3 persen, di bawah target nasional sebesar 14 persen.

“Dengan demikian, kasus stunting bukan lagi menjadi masalah utama di Tana Toraja,” ungkap Zadrak.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa upaya menekan angka stunting tidaklah mudah, terutama saat masa peralihan pemerintahan dari Nicodemus Biringkanae-Victor Datuan Batara ke Theofilus-Zadrak, di mana angka stunting berada di angka 31,42 persen.

“Berkat sinergi Pemda dengan pihak terkait dalam TPPS, kami berhasil menurunkan angka stunting hingga saat ini,” pungkas Zadrak.

Tomipaseru

  • Penulis: Gibran

Berita Lain

  • Survei CRC di Pilwalkot Makassar: Appi-Aliyah Unggul 44,75%, Indira-Ilham 28%

    Survei CRC di Pilwalkot Makassar: Appi-Aliyah Unggul 44,75%, Indira-Ilham 28%

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 364
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR   Empat pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Makassar terus berupaya merebut suara dan aspirasi masyarakat menjelang Pilkada Kota Makassar yang akan digelar pada 27 November 2024. Celebes Research Center (CRC) baru-baru ini merilis hasil survei peta elektoral Pilkada Kota Makassar, yang dilaksanakan dari tanggal 2 hingga 6 Oktober 2024. Survei […]

  • Muslimin Bando Mundur Dari Golkar : Atas Kemauan Sendiri

    Muslimin Bando Mundur Dari Golkar : Atas Kemauan Sendiri

    • calendar_month Kamis, 28 Sep 2023
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 270
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – ENREKANG Ketua DPD II Partai Golkar Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel) Muslimin Bando telah resmi mengundurkan diri dari Partai Golkar. Muslimin mengaku sudah menyerahkan surat pengunduran dirinya di DPD I Golkar Sulsel. “Benar, saya sudah menyerahkan surat pengunduran diri ke DPD I Golkar Sulsel,” kata Muslimin Bando Kamis (28/9/2023). Muslimin mengungkapkan, dirinya mengundurkan diri […]

  • Peringatan Waspada: Pencurian Meteran Air Marak di PAM Tirta Karajae Parepare

    Peringatan Waspada: Pencurian Meteran Air Marak di PAM Tirta Karajae Parepare

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Kifli
    • visibility 164
    • 0Komentar

    ZONAKATA, PAREPARE – Perusahaan Air Minum (PAM) Tirta Karajae Parepare mengeluarkan peringatan kepada masyarakat terkait maraknya kasus pencurian meteran air di wilayah Kota Parepare. Rumah kosong atau properti yang di tinggal pemiliknya untuk bekerja menjadi sasaran utama pencurian. Pencurian meteran air ini menjadi isu yang mengkwatirkan akhir akhir ini, hal itu di ungkap Asisten Manager, […]

  • Innalillahi, Anggota KPU Palopo, Abdullah Jaya Hartawan Meninggal Dunia

    Innalillahi, Anggota KPU Palopo, Abdullah Jaya Hartawan Meninggal Dunia

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2019
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 158
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – PALOPO Kabar duka menyelimuti jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo. Anggota KPU Palopo Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat Abdullah Jaya Hartawan, meninggal dunia, Senin (14/10) pagi ini. Almarhum meninggal di RS Mega Buana Palopo. Dari informasi yang dihimpun, Jaya saat itu bermalam dikantor untuk menyelesaikan tugas rutinitasnya sebagai anggota KPU. Sekitar pukul […]

  • Pasca Banjir, Warga Desa Dampala Gotong Royong Bersihkan Sekolah

    Pasca Banjir, Warga Desa Dampala Gotong Royong Bersihkan Sekolah

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2020
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 251
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MOROWALI Pasca banjir yang terjadi beberapa waktu lalu karena intensitas curah hujan yang begitu tinggi membuat gedung SD Dampala, Desa Dampala, Kecamatan Badohoi, Morowali sempat terendam banjir bercampur lumpur. Dipimpin langsung Hartono, Kepala Desa Dampala bersama warga, pihak sekolah serta dibantu oleh Kerukunan Keluarga Sang Bokinan Morowali (KKSBM) bergotong-royong membersihkan sisa-sisa lumpur bekas […]

  • Jelang Idul Adha 2024, Harga Hewan Kurban Alami Kenaikan

    Jelang Idul Adha 2024, Harga Hewan Kurban Alami Kenaikan

    • calendar_month Kamis, 30 Mei 2024
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 657
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – PALOPO Menjelang Hari Raya Idul Adha 2024 harga hewan kurban mengalami kenaikan. Kenaikan harga hewan kurban tersebut hingga Rp 2 juta. Kabid Keswan dan Kesmavet Dispertanakbun Kota Palopo, drh Burhanuddin Harahap menjelaskan, saat ini harga sapi kurban di Kota Palopo bervariasi dari bobot sapi tersebut. “Kisarannya dari harga Rp10 juta hingga Rp18 juta,” […]

expand_less