11 Peserta Pelatihan Pramuwisata di Toraja Utara Lulus Sertifikasi
- account_circle Gibran
- calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Sebanyak 11 peserta pelatihan pramuwisata di Toraja Utara berhasil meraih sertifikasi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Toraja Utara. Sertifikat kelulusan ini diserahkan di Aula Rumah Makan Ayam Penyet, Rantepao, Rabu (28/8/2024).
Pelatihan ini merupakan bagian dari program beasiswa bagi pemuda-pemudi Toraja yang bercita-cita menjadi pramuwisata. Program tersebut diinisiasi oleh Tech4Hope, bekerja sama dengan Yayasan Aku Anak Toraja (AAT), Disbudpar Toraja Utara, Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Pramuwisata Indonesia (DPC HPI) Toraja, dan Greenleaf Local Tours.
Ketua Yayasan AAT, Pdt. Hilkia Putra Nehemia, menyampaikan bahwa para peserta telah menjalani pelatihan intensif selama tiga bulan, dari April hingga Juli 2024.
“Para peserta mengikuti pelatihan selama 3 bulan, dengan 1 bulan belajar teori di kelas dan 2 bulan magang di bawah bimbingan DPC HPI Toraja dan Greenleaf Local Tours,” ujar Hilkia.
Dari 60 pendaftar, hanya 15 orang yang lolos seleksi awal, dan 11 di antaranya berhasil menyelesaikan program sertifikasi. Peserta terbagi dalam dua kategori: 6 orang lulus sebagai pemandu wisata untuk tamu mancanegara (berbahasa Inggris) dan 5 orang sebagai pemandu wisata domestik.
Mantan Ketua DPC HPI Toraja, Yulius Tandirerung, menyebutkan bahwa sektor pariwisata Toraja mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Toraja, khususnya pada bulan Juli-Agustus, mengalami peningkatan signifikan.
“Tahun ini, wisatawan dari berbagai negara mulai berdatangan ke Toraja. Data dari mitra kerja menunjukkan bahwa tren positif ini akan terus berlanjut hingga September,” ungkap Yulius.
Namun, Yulius menyoroti masih adanya kekurangan dalam hal ketersediaan tenaga pramuwisata. Ia berharap bahwa generasi muda yang baru dilatih ini dapat mengisi kekosongan tersebut.
“Kita sangat kekurangan tenaga kepemanduan, terutama dalam dua bulan terakhir. Generasi muda yang lulus kali ini diharapkan mampu tampil lebih energik dan kreatif, sesuai dengan tuntutan zaman,” jelas Yulius.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan pelaku pariwisata, untuk memajukan sektor pariwisata di Toraja.
“Kita perlu kerja sama antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan pariwisata. Ini bukan tugas satu pihak saja,” tambah Yulius.
Ia pun berharap agar pemerintah daerah lebih fokus dalam pengembangan pariwisata, terutama di Toraja Utara yang menjadi pusat kunjungan wisatawan.
Kepala Bidang Disbudpar Toraja Utara, Yanto Maluku, memberikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan ini.
“Kegiatan seperti ini sangat positif bagi anak muda, karena meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pariwisata, serta membantu kami di Disbudpar untuk memperkenalkan dan meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara,” kata Yanto.
Acara penyerahan sertifikat ini diikuti secara daring oleh staf Tech4Hope, serta dihadiri oleh Ketua Yayasan AAT, Pdt. Hilkia Putra Nehemia, Kabid Disbudpar Toraja Utara, Yanto Maluku, mantan Ketua DPC HPI Toraja, Yulius Tandirerung, anggota DPC HPI Toraja, Johan Rangngan, Direktur Greenleaf Local Tours, Aprilya Meryami Damanik, serta staf Yayasan AAT.
Dengan kelulusan 11 pramuwisata baru ini, diharapkan mereka dapat berkontribusi dalam kemajuan pariwisata Toraja Utara yang terus berkembang pesat.
devin
- Penulis: Gibran
