Bokin Kembali Diterjang Longsor, Ribuan Warga Rantebua Terisolir
- account_circle Gibran
- calendar_month Minggu, 19 Mei 2024
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Bencana alam tanah longsor seperti tidak ada habisnya menerjang beberapa tempat di Toraja Utara.
Terbaru, kembali mengisolir warga di kecamatan Rantebua khususnya di Kelurahan Bokin, Buangin, Lembang Pitung Penanian dan Makuan Pare.
Longsor yang terjadi di Dusun Katengkong, Kelurahan Bokin ini merupakan longsor susulan, sebelumnya dititik yang sama, tebing setinggi 50 meter longsor dan menutupi badan jalan dan sudah dibuka.
Namun kembali tertutup pasca longsor susulan yang diperkirakan terjadi pada Minggu (19/5/2024) dini hari tadi.
Akibatnya, ribuan warga Rantebua khususnya di dua kelurahan dan dua lembang tersebut kembali terisolir, karena tidak dapat sama sekali melintas meskipun hanya jalan kaki.
Warga pun berharap pihak pemerintah daerah melalui BPBD Toraja Utara agar segera menurunkan alat berat, mengingat jalan tersebut merupakan akses utama yang menopang perekonomian ribuan warga Rantebua.
“Longsor kembali terjadi di Katengkong, sama sekali tidak bisa dilewati. Kalau mau dikerja harus alat berat yang turun karena banyak bongkahan batu besar,” kata Murni Thamrin, warga Rantebua yang ingin melintas namu terpaksa putar balik karena terhadang longsor.

Nampak longsor yang terjadi di Dusun Katengkong, Kelurahan Bokin, Kecamatan Rantebua, Toraja Utara
Ia pun berharap agar Pemda Toraja Utara segera membuka akses tersebut, karena jalur itu merupakan akses satu-satunya menuju Kota Rantepao.
Sementara itu, Kepala BPBD Toraja Utara, Alexander Limbong Tiku, mengatakan pihaknya akan segera menurunkan alat berat untuk mengatasi jalan tersebut.
” Ok dinda, makasih banyak infonya. Besok kita turun sama-sama meninjau kondisi jalan di Bokin. Kami akan mengupayakan sesegera mungkin menurunkan alat berat setelah ditinjau besok pagi,” ujar Alexander saat dikonfirmasi via telepon tadi pagi.
Diketahui, longsor yang terjadi tadi subuh ini sudah yang ketiga kalinya dititik yang sama, bahkan batu berukuran raksasa masih saja berdiri kokoh dipinggir jalan akibat longsor sebelumnya, dan rawan mengancam keselamatan pengguna jalan yang melintas apabila terjadi longsor susulan.
Ajhie/ZK
- Penulis: Gibran
