Peserta Latsar CPNS Tana Toraja Mulai Seminar Rancangan Aktualisasi
- account_circle Gibran
- calendar_month Sabtu, 25 Mei 2019
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Perkembangan jaman terus mengalami perubahan di era industrialisasi 4.0. Digitalisasi kedepan akan semakin memegang peranan penting sehingga menuntut Pegawai Negeri Sipil (PNS) di pacu untuk mampu beradaptasi dengan kondisi kekinian.
Selaku PNS dituntut dapat memberikan pelayanan prima kepada publik, dan harus mampu melakoni sosok ASN yang responsif, inovatif dan reformatif.
Dan untuk menjawab tantangan itu, Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) mengadakan Pelatihan Dasar (Latsar) bagi 98 orang Peserta CPNS Gol III yang dimulai sejak tanggal 4 Mei 2019 yang lalu.
Saat ini, Sabtu (25/5) peserta Latsar sudah mulai masuk dalam agenda Seminar Rancangan Aktualisasi. Peserta dibagi dalam 12 kelompok seminar Rancangan.
Sebelumnya peserta mengikuti Evaluasi Akademik dengan Sistem on line. Dimana setiap Kelompok terdiri dari 8 orang peserta Latsar yang secara bergantian melakukan presentase dihadapan 1 orang Coach, 1 orang Mentor dan 1 orang Penguji.

Coach dan Penguji semuanya berasal dari BPSDM Sulsel sedangkan Mentor dari pimpinan atau atasan langsung peserta Latsar.
Dalam presentase itu mereka dituntut mampu memaparkan dan menyakinkan para penguji apa yang menjadi rancangan aktualisasi yang menjadi persyaratan kelulusan bagi peserta Latsar.
Inovasi- inovasi mereka diharapkan muncul terutama yang identik pada masing masing Satuan Kerja dan diintegrasikan terhadap nilai Aneka (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitment Mutu dan Anti Korupsi).
Dalam seminar rancangan aktualisasi yang dilaksanakan di Hotel Sahid Mengkendek itu dihadiri Kepala Badan BPSDM Sulsel, Ir. H. Imran Jausi. M.Pd.
Dalam kesempatan itu Imran mengatakan jika peserta Latsar CPNS ini telah menggunakan pola baru sesuai Peraturan LAN No. 12 Tahun 2018, yg sebelumnya Perka-LAN RI No. 24 dan 25/2017.
“Pola baru yg dimaksud adalah Latsar dengan waktu 51 hari atau 511 JP (Jam Pelajaran). Latsar Pola Baru, dapat juga .di sebut sistem pendidikan ramah lingkungan,” jelas Kepala Badan BPSDM Sulsel.
Dikatakan bahwa seluruh bahan ajar, penilaian, evaluasi peserta menerapkan on line sistem dengan Aplikasi “SIBang” (sistem pengembangan kompetensi). Tidak lagi menggunakan modul ataupun kertas sebagai media atau sarana pelatihan.
Rancangan aktualisasi bukan sekadar ingin melaksanakan tugas di sasaran kinerja perseorangan (SKP), tetapi perlu dukungan adanya inovasi-inovasi kreatif agar memberikan manfaat yang lebih bagi organisasi.
Tentu kesemuanya akan menyukseskan tercapainya penyebaran inovasi dan peningkatan kinerja di semua unit kerja para peserta berdasarkan nilai dasar akuntabilitas, nasionalisme, etika, komitmen mutu, dan anti korupsi.
Peserta Latihan Dasar CPNS Golongan III ini terdiri dari 80 orang Guru, 1 Orang Dinas Sosial, 4 orang PUPR, 1 orang Kominfo, 7 orang Dokter. **
- Penulis: Gibran
