Minggu, 19 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peristiwa » Seorang Wanita di Toraja Utara Terluka di Leher Setelah Terkena Benang Layangan

Seorang Wanita di Toraja Utara Terluka di Leher Setelah Terkena Benang Layangan

  • account_circle zonakatacom
  • calendar_month Sabtu, 15 Jul 2023
  • print Cetak

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA, Seorang warga Kecamatan Rantepao bernama Lola Todingbua (25 tahun) terluka di bagian leger akibat tali layang-layang.

Kejadian terjadi pada pukul 17.00 Wita di wilayah Kelurahan Karassik, Rantepao tepatnya di tugu selamat datang kota Rantepao, Sabtu (15/7/2023).

Warga asal Kelurahan Mentirotiku itu mencurahkan kekesalan dan kejadian kurang mengenakkan dialaminya ke media sosial Facebook miliknya.

Seorang Wanita di Toraja Utara Terluka di Leher Setelah Terkena Benang Layangan

Lola bermaksud membuat status agar masyarakat lebih berhati-hati dalam berkendara apalagi yang menggunakan kendaraan roda dua.

Terpenting kepada para orang tua yang memiliki anak dan bermain layang-layang agar lebih memantau saat anak bermain.

“Hari ini saya mengalami kejadian yang kurang mengenakan, jadi tadi setelah pulang dari gereja untuk latihan pelayanan minggu besok, seperti biasa saya pulang naik motor,” tulisnya.

Lanjut captionnya menuliskan tiba-tiba di wilayah Karassik merasa lehernya sakit seperti ada yang mengiris dan langsung memegang leher dan melihat ada benang tasi yang sering digunakan bermain layang-layang.

“Saya kaget dan langsung tahan pake tangan, saya tidak bisa berhenti karena banyak kendaraan dari belakang dan sudah panik juga, jadi saya tahan sampai benangnya sampai pada ujungnya,” katanya.

Lola mengatakan, mungkin kalau Ia tidak menahan dengan tangan pada bagian lehernya, bisa saja menjadi robek dengan ukuran besar.

Atas kejadian sedih dialaminya, Lola bermaksud menyampaikan dan minta tolong kepada Ibu-ibu di sekitaran kota Rantepao bedomisili agar anaknya lebih dipantau jika bermain layangan.

Apalagi bermain layang-layang di wilayah perkotaan karena banyak tempat benang tasi tersangkut.

“Puji Tuhan leher saya tidak terlalu parah kak dan saya obati di rumah saja, cuma maksud saya posting di sosial media karena itu berbahaya bagi pengendara dan tidak ada lagi yang mengalaminya,” pungkas Lola. (*)

Ris/ZK

  • Penulis: zonakatacom

Berita Lain

  • Delegasi WHO Kunjungi RSIA Pertiwi Makassar, Tinjau Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

    Delegasi WHO Kunjungi RSIA Pertiwi Makassar, Tinjau Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 186
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR Sejumlah delegasi internasional dari World Health Organization (WHO) melakukan kunjungan lapangan ke Rumah Sakit Khusus Daerah Ibu dan Anak (RSKD IA) Pertiwi Makassar, Jalan Jenderal Sudirman, Kamis (22/1/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian hari ketiga kegiatan Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) Child Health Workshop (ACHW) 2026 bertema “Workshop on Managing Child […]

  • Gibran Dijadwalkan Ke Toraja, Sapa Milenial dan Kunjungi Negeri di atas Awan Lolai

    Gibran Dijadwalkan Ke Toraja, Sapa Milenial dan Kunjungi Negeri di atas Awan Lolai

    • calendar_month Senin, 13 Nov 2023
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 751
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Bakal Calon Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan datang ke Toraja, Sulawesi Selatan. Anak sulung Presiden RI, Jokowi ini akan mendatangi Kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Toraja Utara, tepatnya pada 25-26 November 2023. Rencana kedatangan Gibran ini dibenarkan Ketua DPC Gerindra Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong. Dedy sapaanya, menyebut khusus di […]

  • Nakes Enrekang Urungkan Niat Mogok Kerja Setelah Diancam Dipecat

    Nakes Enrekang Urungkan Niat Mogok Kerja Setelah Diancam Dipecat

    • calendar_month Selasa, 8 Nov 2022
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 449
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – ENREKANG, Pelayanan RSUD Massenrempulu Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali berjalan setelah aksi mogok ratusan tenaga kesehatan. Beberapa nakes mengaku mendapat ancaman pemecatan jika tidak masuk bekerja. “Kemarin pak Wakil Bupati bilang kalau kita tidak masuk kerja akan digantikan. Makanya teman-teman kembali masuk bekerja,” kata salah seorang nakes Haspar, Selasa (8/11/2022). Dari pantauan, […]

  • Gempabumi Tektonik M 4.3 Mengguncang Kabupaten Luwu Utara, Tidak Berpotensi Tsunami

    Gempabumi Tektonik M 4.3 Mengguncang Kabupaten Luwu Utara, Tidak Berpotensi Tsunami

    • calendar_month Minggu, 3 Mar 2019
    • account_circle Gibran
    • visibility 155
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM Hari Minggu, 03 Maret 2019, pukul 06:17:55 WITA, wilayah Kab. Luwu Utara, Sulawesi Selatan diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempabumi ini berkekuatan M=4.3. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 2.17 LS dan 120.38 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 10 Km Timur Laut Kecamatan Rampi, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi […]

  • Dua Pasien Rujukan PDP Covid-19 di RS Lakipadada Dinyatakan Suspect

    Dua Pasien Rujukan PDP Covid-19 di RS Lakipadada Dinyatakan Suspect

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2020
    • account_circle Gibran
    • visibility 154
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lakipadada Tana Toraja, membenarkan, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat, sejak pekan lalu statusnya suspect. “Dua pasien PDP Covid-19, yang diisolasi dirawat di RSUD Lakipadada statusnya kini suspect,” kata Direktur RSUD Lakipadada dr Syafari Mangopo, dalam jumpa pers Satgas Covid-19 di Rujab Bupati, Senin (23/3). Dikatakan […]

  • Dianggap Tidak Transparan Kelola Dana Covid, Laskar Lakipadada dan Gasmator Gelar Unjuk Rasa

    Dianggap Tidak Transparan Kelola Dana Covid, Laskar Lakipadada dan Gasmator Gelar Unjuk Rasa

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2020
    • account_circle Gibran
    • visibility 168
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Pengelolaan anggaran Covid-19 oleh Satgas Covid Tana Toraja dianggap tidak transparan membuat sejumlah elemen pemuda yang tergabung dalam Laskar Lakipadada dan Gerakan Solidaritas Mahasiswa Toraja (Gasmator) menggelar aksi unjuk rasa. Mereka menilai anggaran sebesar Rp.74 Miliar yang dikelola oleh Satgas Covid-19, selain tidak transparan juga diduga penggunaan anggaran itu tidak sesuai […]

expand_less