Hampir Sepekan Tutupi Jalan, Pohon Beringin di Makale Dievakuasi Setelah Ritual Adat
- account_circle Gibran
- calendar_month Jumat, 1 Apr 2022
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Pohon beringin raksasa di Kelurahan Tarongko, Kecamatan Makale akhirnya dievakuasi setelah lima hari menutup badan jalan, Jumat (1/4).
Evakuasi pohon melibatkan petugas PLN Makale, warga dan BPBD Tana Toraja. Tampak petugas dan warga bergantian memotong batang pohon menggunakan gergaji mesin.
Proses pemangkasan pohon berjalan dengan lancar. Saat ini jalan yang menghubungkan Tarongko-Lapandan sudah bisa dilalui kendaraan.
“Jalan penghubung Tarongko dan Lapandan kini sudah bisa dilalui, setelah lima hari tertutup pohon tumbang,” kata Kepala BPBD Tana Toraja, Alfian Andi Lolo.
Diketahui, sebelum pohon dievakuasi, warga menggelar ritual adat Ma’pesung. Ritual Ma’pesung dipimpin oleh Toko Adat Aluk Todolo, Ne’ Tato’ Dena’ atau Ne’ Sando.

Dalam proses ritual tersebut sebanyak 10 ekor ayam dikorbankan. Warga juga menyiapkan beras ketan. Ayam dan beras itu dimasak kemudian dimasukkan kedalam bambu lalu dibakar menggunakan kayu.
Setelah masak kemudian di doakan oleh Ne’ Sando. Lalu ayam dan beras yang telah dimasak dan didoakan itu dimakan bersama-sama oleh warga yang hadir dilokasi. Adapun ayam yang dikorbankan jenis ayam rame berkaki hitam dan putih.
Sebelumnya, Senin 28 Maret 2022, pohon yang berusia sekitar 85 tahun tersebut tumbang. Pasca kejadian, petugas BPBD Tana Toraja langsung datang ke lokasi untuk membersihkan pohon.
Namun dilarang oleh warga. Warga mengatakan, sebelum dibersihkan atau dievakuasi, pohon harus diritualkan secara adat. Itu karena pohon sakral, yang dulunya tempat warga yang menganut Aluk Todolo untuk memuja arwah para leluhur.
Tom/ZK
- Penulis: Gibran
