Tak Difasilitasi Truk Sampah, Komunitas Langkan Maega’ Kecewa dengan Pemkab Toraja Utara
- account_circle Gibran
- calendar_month Minggu, 23 Jan 2022
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Komunitas Langkan Maega’ terdiri dari pemuda-pemudi Toraja, membersihkan kawasan hutan lindung di Kaleakan, Kecamatan Nanggala, Toraja Utara.
Langkan Maega’ adalah organisasi sosial kemasyarakatan yang peduli terhadap pembangunan daerah, terutama dalam menangani sampah.
Beberapa pekan lalu, komunitas ini juga pernah membersihkan Objek Wisata Religi Buntu Singki Rantepao dari 10 karung sampah, setelah destinasi icon Toraja Utara dicueki pemerintah sehingga tidak terawat.
“Kegiatan kami kembali membersihkan kawasan hutan lindung di Nanggala, karena kami sangat prihatin di wilayah perbatasan itu tidak tersentuh sama sekali dari pemerintah daerah,” ujar salah satu anggota, Dimas Cristian kepada redaksi Zonakata.com, Minggu (23/1).
Kata Dimas, komunitasnya beribu kecewa kepada Pemkab Toraja Utara saat mencoba menghubungi Dinas Lingkungan Hidup, yang sama sekali tidak merespon untuk melayani komunitas dalam hal bantuan kendaraan.
Ia berharap, pemerintah daerah agar lebih sadar dan hadir berperan membantu komunitas-komunitas sosial yang ada di Toraja Utara.
“Jujur, kami sangat kecewa kepada dinas menangani kebersihan, kami sudah dua kali turun lapangan tidak ada bantuan kendaraan, sehingga kami swadaya kumpulkan uang bazar dan kas untuk menyewa truk,” ujar Dimas.

Hingga tiga kali menghubungi pihak Dinas Lingkungan Hidup untuk meminta bantuan kendaraan, Komunitas Langkan Maega’ malah tidak pernah direspon dalam hal-hal positif yang dilakukan.
“Malah kami disebut tidak pro pemerintahan, kami sudah turun ke dua lokasi membersihkan tumpukan sampah karena kepedulian kami terhadap daerah wisata ini,” pungkasnya.
Dimas berharap kepada Pemkab Toraja Utara dibawah kepemimpinan Bupati Yohanis Bassang agar lebih tergerak hatinya dalam persoalan kebersihan.
Ris/ZK
- Penulis: Gibran
