Optimalkan Sembilan Tatanan, Pemkab Pinrang Pacu Akurasi Data Kabupaten Sehat
- account_circle Kifli
- calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
- print Cetak

ZONAKATA.COM, PINRANG — Forum Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, memacu percepatan integrasi data sekunder untuk memenuhi indikator sembilan tatanan kawasan sehat.
Akurasi data dinilai menjadi fondasi utama kebijakan intervensi pembangunan yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat, bukan sekadar pelengkap administrasi penilaian.
Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Forum Kabupaten Sehat Kabupaten Pinrang, Sri Widiyati A. Irwan, saat memimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program Kabupaten Sehat di Ruang Rapat Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Pinrang, Kamis (21/5/2026).
“Data yang akurat dan lengkap menjadi salah satu faktor penting untuk memenuhi indikator dari sembilan tatanan Kabupaten/Kota Sehat yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan,” ujar Sri Widiyati.
Guna mengejar tenggat penilaian nasional, seluruh perangkat daerah teknis diminta segera mengonsolidasikan dan mengunggah dokumen pendukung ke dalam aplikasi Si PANTAS (Sistem Penginputan Data Antara Tatanan Sehat).
Sri Widiyati menekankan bahwa validitas input data ini akan menjadi instrumen evaluasi objektif untuk memetakan capaian maupun hambatan program di lapangan.
Melalui basis data yang kuat, pemetaan persoalan di tingkat tapak dapat terlihat lebih jelas.
“Melalui data yang baik, kita bisa melihat sejauh mana program berjalan dan apa saja yang perlu dibenahi agar manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” katanya menambahkan.
Program KKS menitikberatkan pada penciptaan kondisi kabupaten yang bersih, nyaman, aman, dan sehat untuk dihuni penduduk. Pemenuhannya mencakup multisektor, mulai dari penataan lingkungan permukiman, jaminan pelayanan kesehatan, ketahanan pangan dan gizi, hingga edukasi perubahan perilaku pola hidup sehat masyarakat.
Mengingat luasnya cakupan indikator yang harus dipenuhi, keberhasilan program ini bertumpu pada sinergi lintas sektor.
Ego sektoral antar-organisasi perangkat daerah (OPD) harus dikesampingkan agar pemenuhan target sembilan tatanan berjalan maksimal.
Rapat evaluasi strategis ini juga dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan kunci, antara lain Ketua II Forum KKS Kabupaten Pinrang drg. Dyah Puspita Dewi, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang dr. Amtsyir Muhadi, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan, serta Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM) Bapperida Pinrang.
Selain tingkat kabupaten, koordinasi ini juga melibatkan jajaran teknis dari bawah, termasuk para Ketua Forum Kecamatan Sehat, Tim Teknis, Tim Pembina KKS, serta para penanggung jawab indikator tatanan dari berbagai instansi terkait.(*)
- Penulis: Kifli
