Minggu, 19 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peristiwa » GMKI Makassar Minta Dua Pahlawan Hutan Adat Sabuai Dibebaskan

GMKI Makassar Minta Dua Pahlawan Hutan Adat Sabuai Dibebaskan

  • account_circle Gibran
  • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
  • print Cetak

ZONAKATA.COM – MAKASSAR GMKI Cabang Makassar melakukan aksi solidaritas kepada dua Pahlawan Hutan Adat Sabuai yang ditetapkan sebagai tersangka di Kabupaten Seram Bagian Timur, Provinsi Maluku. Aksi solidaritas itu berlangsung di depan Student Center GMKI Cabang Makassar JI Gunung Bawakaraeng, Makassar, Senin (16/8) sore.

Terpantau di lokasi pukul 16.00 Wita, masa aksi solidaritas yang meneriakan “Bebaskan Dua Pahlawan Hutan Adat Sabuai” itu berlangsung dengan aksi blokade jalan.

Blokade yang menutupi sebagian ruas jalan dilakukan dengan membentangkan meja yang dijadikan panggung orasi. Selain itu, mereka juga membakar ban bekas di badan jalan, yang mengakibatkan kepulan asap hitam yang membumbung.

GMKI Makassar Minta Dua Pahlawan Hutan Adat Sabuai Dibebaskan

“Kedua korban illegal logging yaitu saudara Khaleb Yamarua dan Stevanus Ahwalam harus di cabut status tersangkanya karena mereka harusnya menjadi pahlawan dalam melindungi Hutan Adat Sabuai Kabupaten Seram Bagian Timur, Provinsi Maluku,” kata Jendral lapangan Weldi Gasong dalam orasinya.

Terdapat diskriminasi kepada masyarakat adat Sabuai, kata masa aksi solidaritas, juga meminta pemerintah pusat untuk mengevaluasi oknum-oknum penegak hukum yang menangani kasus illegal logging ini.

“Meminta untuk mencabut izin operasi perusahaan pelaku illegal logging CV. Sumber Berkat Makmur (SBM),” kata seorang orator dalam orasinya.

Rizal Dwi Sapoetra (Ketua BPC GMKI Makassar) menyampaikan Aksi ini merupakan aksi solidaritas GMKI Se-Tanah Air yang dilaksanakan secara serantak dalam menyikapi kasus illegal logging terhadap Hutan Adat Sabuai, Kabupaten Seram Bagian Timur, Provinsi Maluku.

“Gubernur Maluku dan Bupati Seram Bagian Timur harus bertanggung jawab terhadap kerusakan hutan adat dan alam Sabuai atas pemberian izin yang diberikan kepada pihak CV. Sumber Berkat Makmur (SBM) yang telah mengakibatkan bencana alam akibat dampak dari kasus ini,” ucap Srikandi GMKI Cabang Makassar Jeniati Sita dalam orasinya.

*/Rls/ZK

  • Penulis: Gibran

Berita Lain

  • Kronologi Mobil Innova Terjun ke Sungai di Salubarani, Diduga Sopir Mengantuk

    Kronologi Mobil Innova Terjun ke Sungai di Salubarani, Diduga Sopir Mengantuk

    • calendar_month Minggu, 20 Mar 2022
    • account_circle Gibran
    • visibility 1.608
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Sebuah mobil minibus jenis Toyota Kijang Innova bernomor polisi DP 1481 KC terjun ke sungai di Salubarani, Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Minggu (20/3). Mobil tersebut mengangkut tujuh orang penumpang termasuk sopir. Kasat Lantas Polres Tana Toraja, Iptu Adnan Leppang mengatakan kecelakaan terjadi sekira pukul 04.00 Wita. Bermula saat mobil bergerak dari arah […]

  • Tidak Rapi, Kapolres Tindak Ditempat

    Tidak Rapi, Kapolres Tindak Ditempat

    • calendar_month Senin, 17 Des 2018
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 126
    • 0Komentar

    ZONAKATA, TANA TORAJA – Kapolres Tana Toraja AKBP Julianto P. Sirait bersama Wakapolres Kompol Jacob Lobo, bersikap tegas dalam menegakkan disiplin anggota Polri, terutama dalam sikap dan penampilan sebagai abdi negara. Tindakan tegas itu ditunjukkan AKBP Julianto saat kegiatan penegakan dan penertiban disiplin terhadap anggota jajaran Polres Tana Toraja setelah apel, Senin, (17/12). Dalam kegiatan […]

  • Kabar Bahagia Bagi Pekerja! UMK Pinrang Ikuti UMP Sulsel Rp 3,6 Juta

    Kabar Bahagia Bagi Pekerja! UMK Pinrang Ikuti UMP Sulsel Rp 3,6 Juta

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle Kifli
    • visibility 273
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM, PINRANG — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengumumkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Pinrang mengikuti Upah Minimum Provinsi (UMP) Sulsel. Diketahui, UMP Sulsel naik 6,5 persen di tahun 2025, sehingga disepakati diangka Rp 3.657.527. “Selama ini kami memang belum menetapkan UMK sendiri, kita selalu mengikuti UMP. Tahun 2025 naik 6,5 […]

  • Virgoun Ditangkap Polisi Terkait Narkoba, Konser Lastchild di Toraja Batal?

    Virgoun Ditangkap Polisi Terkait Narkoba, Konser Lastchild di Toraja Batal?

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2024
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 238
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Vocalis band Lastchild, Virgoun ditangkap polisi terkait kasus narkotika. Ia ditangkap bersama seorang perempuan. Lokasi penangkapan di kamar kos Virgoun di daerah Ampera, Jakarta Selatan pada Kamis (20/6/2024) malam. Bersama dua pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti terkait tindak pidana penyalagunaan narkotika. “Ada dua orang yang diduga melakukan tindak pidana […]

  • DPRD Tana Toraja Segera Tetapkan Perda PUG dan KTR

    DPRD Tana Toraja Segera Tetapkan Perda PUG dan KTR

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 139
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM — TANA TORAJA Dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yakni Ranperda Pengarusutamaan Gender (PUG) dan Ranperda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) segera ditetapkan menjadi Peraturan Daerah oleh DPRD Tana Toraja. Kedua Ranperda tersebut saat ini sedang dikonsultasikan oleh Panitia Khusus (Pansus) ke Biro Hukum Pemprov Sulsel. Ranperda PUG dipimpin Ketua Pansus Yuli Saranga (NasDem), sementara Ranperda […]

  • Ketua Bidang Perencanaan Strategis KNPI Makassar: Tak Ada Tempat untuk Badut yang Hanya Suka Bunyi-bunyian

    Ketua Bidang Perencanaan Strategis KNPI Makassar: Tak Ada Tempat untuk Badut yang Hanya Suka Bunyi-bunyian

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 141
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR   Ketua DPD KNPI Kota Makassar, Baso Muhammad Ikram, kembali menegaskan pentingnya integritas dalam memimpin organisasi kepemudaan. Ia melontarkan kritik keras kepada pihak-pihak yang mengatasnamakan diri sebagai pemimpin organisasi pemuda, namun lebih aktif menggiring opini di media sosial ketimbang menunjukkan kerja nyata. “Kalau hanya bisa teriak-teriak di medsos, menyebar narasi pesanan, menyerang orang […]

expand_less