Penanganan Pasien Covid-19 Kini Hanya di RSUD Lakipadada
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Jumat, 12 Mar 2021
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Selain Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lakipadada, sejumlah rumah sakit di Tana Toraja ditunjuk untuk menangani pasien Covid-19.
Itu mulai diterapkan pada akhir 2020 lalu, atau saat pemerintahan mantan Bupati Tana Toraja Nico Biringkanae.
Kebijakan itu diterapkan Nico karena pasien Covid-19 saat itu melonjak. Dimana RSUD Lakipadada sudah over kapasitas pasien Covid-19.
Namun kini, penanganan pasien Covid-19 kembali dikhususkan di RSUD Lakipadada. Hal itu disampaikan Bupati Tana Toraja yang baru, Theofilus Allorerung.
“Kini kami menjadikan RSUD Lakipadada sebagai satu-satunya yang menangani pasien Covid-19,” jelas Bung Theo sapaan Theofilus, Sabtu (12/3/2021).
Kebijakan itu, kata dia, karena pasien Covid-19 saat ini semakin berkurang. Seperti data terakhir Satgas per Kamis (11/3/2021). Dimana pasien Covid-19 sisa 15 orang. Rinciannya delapan isolasi rumah sakit dan tujuh pasien isolasi mandiri.
“Kita bersyukur kasus Covid mulai melandai, bahkan saat ini ruangan ICU di RSUD Lakipadada sudah kosong,” ungkapnya.
Meski demikian, masyarakat diminta tidak lengah dan tetap waspada dengan tertib menerapkan protokol kesehatan.
Bahkan untuk menekan penularan virus, bung Theo meminta semua masyarakat menjadi Satgas.
“Iya semua harus jadi satgas, artinya kita semua harus berperan, saling mengigatkan dan menegur bila ada yang tidak patuhi prokes. Karena dalam menangani Covid, bukan hanya peran pemerintah melalui Satgas, namun juga peran dan kesadaran masyarakat,” ujarnya.
Bung Theo mengaku, dalam menangani Covid, pemerintah terus melakukan evaluasi ke semua daerah di Tana Toraja. Hasil evaluasi itu, hampir keseluruhan daerah sudah nihil kasus Covid-19.
“Untuk penanganan Covid-19, saat ini kita sedang mengevaluasi daerah-daerah di Tana Toraja, dan hasilnya hampir keseluruhan melandai atau zona hijau Covid-19,” pungkasnya.(*)
(Toru/ZK)
- Penulis: zonakatacom
