KPU Tana Toraja Gelar Kursus Kepemiluan
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Kamis, 13 Des 2018
- print Cetak

ZONAKATA.COM, MAKALE – Dalam menghadapi pemilu serentak pada tanggal 17 April 2019 mendatang, KPU Tana Toraja menggelar kursus kepemiluan diwisma Louis Makale, Kamis (13/12).Komisioner KPU Tana Toraja Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Elis Bua Mangesa mengatakan bahwa dibutuhkan partisipasi masyarakat untuk terlibat dalam proses tahapan pemilu. Dan salah satu jalan dalam meningkatkan partisipasi masyarakat adalah meningkatkan pengetahuan kepemiluan lewat kegiatan kursus singkat pemilu.

“Satu suara sangat penting dan berpengaruh terhadap hasil pemilu kedepannya. Untuk itu kita mendorong partisipasi masyarakat agar memiliki pengetahuan kepemiluan lewat Kursus Pemilu,” kata Elis.
Selain itu, kursus tersebut juga sebagai langkah awal dalam mengidentifikasi minat masyarakat untuk terlibat menjadi penyelenggaran ditingkat KPPS, menjadi relawan demokrasi maupun Kawan KPU yang nantinya sebagai agen penyebar informasi kepemiluan.
Kegiatan kursus kepemiluan ini melibatkan fasilitator dari Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Sulsel, Mardiana Rusli dan Louise Ujiani Rongre serta diikuti 64 peserta dari masyarakat yang direkrut melalui pendaftaran terbuka untuk umum.

Sementara itu komisioner KPU Tana Toraja, Alexander Kambuno saat membuka kegiatan kursus kepemiluan mengatakan, minat masyarakat untuk menjadi peserta kursus cukup tinggi. Itu terlihat dari peserta yang didominasi ibu-ibu dan mahasiswa serta pelajar yang rata rata belum pernah menjadi penyelenggara pemilu.
Alexander berharap agar peserta mendapatkan pemahaman kepemiluan dan bersama-sama KPU turun ke tengah masyarakat untuk memberikan sosialisasi mengenai pentingnya pemilu dan demokrasi. Adapun materi yang diberikan diantaranya sejarah pemilu, kelembagaan, tahapan pemilu, partisipasi pemilu, penegakan hukum, pemungutan dan penghitungan suara, kampanye dan pengawasan partisipatif. Dalam kegiatan kursus kepemiluan tersebut peserta sangat antusias mengikutinya karena kegiatan itu tidak hanya diisi dengan materi saja, tetapi ada simulasi permainan, analisis kasus serta bermain peran.
Gibran Raka
- Penulis: zonakatacom
