UPT KB Bontoala Terus Berbagi Kebaikan Lewat Gerakan WATTUNNAMI
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM – MAKASSAR Puluhan anak dan ibu di Kecamatan Bontoala, Makassar, tampak bahagia saat Gerakan WATTUNNAMI kembali hadir di Kelurahan Bunga Ejaya.
Sebanyak 30 kotak makanan bergizi didistribusikan kepada keluarga penerima manfaat, menjadi angin segar di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat.
Program ini merupakan inisiatif UPT Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (KB) Kecamatan Bontoala yang digelar secara rutin setiap pekan.
Aksi yang dikenal dengan nama WATTUNNAMI singkatan dari “Warga Tanpa Stunting dengan Makanan Bergizi” merupakan bentuk komitmen dalam upaya pencegahan dan penurunan angka stunting, khususnya di wilayah Bontoala.
Gerakan ini menyasar keluarga dengan balita yang masuk kategori risiko stunting. Pada pelaksanaan di Jumat (29/8/2025) lalu, sekitar 30 keluarga mendapatkan makanan sehat dan bergizi.
Selain menjadi program intervensi langsung dari tingkat UPT, kegiatan ini juga ditujukan untuk mendorong kesadaran masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang demi pertumbuhan anak yang optimal.
Dalam pelaksanaannya, WATTUNNAMI mendapat dukungan dari sektor swasta, salah satunya dari pelaku usaha lokal yaitu Catering SARAS.
Usaha yang beralamat di Jalan Pettarani No. 17 tersebut secara konsisten menyalurkan 30 hingga 50 kotak makanan bergizi untuk mendukung kegiatan ini.
Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta ini menjadi contoh konkret sinergi dalam memerangi stunting.
Pelaksana Tugas Kepala UPT Pengendalian Penduduk dan KB Kecamatan Bontoala, Ivan Kalalembang, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif kolaboratif yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami di awal telah merencanakan pelaksanaan program ini sebanyak 24 kali, tersebar di 12 kelurahan di Kecamatan Bontoala,” jelas Ivan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Fahmi Syam, pemilik Catering SARAS, atas kontribusi yang telah diberikan.
Ke depan, UPT KB Bontoala juga tengah menyiapkan satu program aksi baru yang ditujukan khusus bagi balita, dengan nama SERGAB 45, kepanjangan dari “Seribu Rupiah bagi Gizi Anak dan Balita 4 Sehat 5 Sempurna”.
Program ini merujuk pada semangat Proyeksi Indonesia Emas 2045 dan saat ini masih dalam tahap pembahasan skema dan penerapan.
Ivan menambahkan bahwa SERGAB 45 akan mempertimbangkan aspek-aspek penting seperti penerima manfaat, sumber bahan baku, pola distribusi, pembiayaan, dan keberlanjutan program.
Sementara itu, Gerakan WATTUNNAMI sendiri kini telah memasuki tahap kelima pelaksanaannya, dan akan terus digencarkan sebagai langkah nyata menciptakan generasi masa depan yang sehat dan kuat.
Dengan semangat WATTUNNAMI, UPT KB Kecamatan Bontoala berkomitmen menjadikan gerakan ini sebagai tonggak perubahan dalam upaya mencetak generasi emas bebas stunting di masa depan.*
- Penulis: zonakatacom
