Kamis, 9 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Multimedia » Musik » Teater Keliling Pentaskan Calon Arang di Toraja, Cerita Rakyat dalam Bentuk Musikal

Teater Keliling Pentaskan Calon Arang di Toraja, Cerita Rakyat dalam Bentuk Musikal

  • account_circle zonakatacom
  • calendar_month Selasa, 26 Sep 2023
  • print Cetak

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Setelah sukses pementasan pada 2022 yang lalu, Teater Keliling didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation kembali mempersembahkan Musikal Calon Arang.

Kali ini dipentaskan di 5 daerah, yakni Bandung, Kudus, Madura, Makassar dan Toraja pada 15-24 September 2023.

Di Toraja pementasan berlangsung di Buntu Pune, Kecamatan Kesu’, Kabupaten Toraja Utara pada 24 September lalu.

Pertunjukan drama berkonsep musikal yang diadaptasi dari cerita Rakyat Bali ini dikolaborasikan dengan musik, bela diri, tari dan nyanyian.

Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation menjelaskan, teater Keliling senantiasa menghadirkan pertunjukan yang unik dan sarat pesan.

Melalui perjalanan tak henti-hentinya ke berbagai penjuru Indonesia, kelompok ini berhasil menghibur dan menyebarkan cinta budaya di hati para penikmat seni di berbagai daerah yang dikunjunginya.

Konsep pentas ini sendiri menjadi menarik karena berkolaborasi dengan penggiat seni di daerah masing-masing tempat pementasan sehingga ada semakin banyak seniman daerah yang terlibat dalam seni pertunjukan ini.

Teater Keliling Pentaskan Calon Arang di Toraja, Cerita Rakyat dalam Bentuk Musikal

“Melalui kolaborasi ini, mereka belajar tentang nilai-nilai budaya, warisan nenek moyang, dan pesan-pesan yang tersembunyi dalam setiap kisah yang dipentaskan yang dapat menjadi pondasi kuat dalam membangun kecintaan mereka terhadap kebudayaan,” ujarnya.

“Hal ini juga mampu memupuk rasa bangga akan warisan budaya Indonesia dan membantu menjaga tradisi-tradisi berharga agar tetap hidup dalam benak dan jiwa generasi muda kita,” ucapnya.

Dikatakan, Musikal Calon Arang sendiri bercerita tentang hidup seorang dukun sakti nan keji di sebuah desa bernama Desa Girah.

Dukun itu bernama Nyi Rangda, sosok ibu yang menyayangi anaknya, Ratna Manggali. Ratna adalah sosok cantik ‘yang terkutuk’, ia tidak kunjung mendapat pendamping akibat ketakutan orang-orang terhadap sosok sang ibu yang menyeramkan.

Bayang-bayang Nyi Rangda, sang dukun sakti menjadi konflik utama dari kisah yang mempertemukan karakter demi karakter yang akan ditemui dalam pementasan ini.

Mampukah Ratna Manggali mendapatkan pendampingnya? Bagaimana akhir kisah Nyi Rangda dan Calon Arang?

“Keberagaman budaya dan suku bangsa yang kental melalui legenda atau cerita rakyat yang dimiliki Indonesia begitu kaya. Ini menjadi penting dimana Teater Keliling ingin terus melanjutkan upaya dalam melestarikan cerita-cerita rakyat Indonesia yang tentunya menjadi identitas terbaik yang dimiliki bangsa ini,” paparnya.

Sementara, Dolfry Inda Suri, Ketua Yayasan Teater Keliling mengatakan, elalui kreativitas cerita rakyat akan disajikan dalam konsep pertunjukan modern namun tidak kehilangan sisi tradisionalnya sebagai bentuk bangga terhadap apa yang budaya yang kita miliki.

Ia pun berharap milenial dapat mengenal cerita-cerita rakyat ini sebagai kekayaan yang perlu diceritakan secara turun temurun.

“Agar tidak punah keberadaannya dan sekaligus mengingatkan kembali bahwa Indonesia tidak kalah kaya dari negara-negara luar dengan materi cerita rakyat yang klasik dengan ciri khas daerah masing-masing yang begitu unik,” kata Dolfry.

Untuk diketahui, teater Keliling berdiri sejak 13 Februari 1974.

Selama 49 tahun terus berkeliling dari Sabang sampai Merauke dan 11 negara di dunia dengan mementaskan lebih dari 1600 pertunjukan.

Ini bertujuan untuk terus menebarkan nilai-nilai kemanusiaan demi Indonesia yang lebih baik melalui pendidikan karakter dan mental.

Teater Keliling didirikan oleh Ir. Dery Syrna, Rudolf Puspa, Buyung Zasdar dan Paul Pangemanan, dibantu juga oleh tokoh teater lainnya yaitu Jajang C. Noer, Saraswaty Sunindya, Ahmad Hidayat, Willem Patrijawane, Syaeful Anwar dan RW Mulyadi. (*)

  • Penulis: zonakatacom

Berita Lain

  • Pasokan Listrik PLTA Malea ke PLN Menurun Drastis Imbas Kemarau, Hanya 30 MW Per Hari

    Pasokan Listrik PLTA Malea ke PLN Menurun Drastis Imbas Kemarau, Hanya 30 MW Per Hari

    • calendar_month Senin, 23 Okt 2023
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 263
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Produksi listrik Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Malea Energy di Tana Toraja, Sulawesi Selatan menurun drastis imbas musim kemarau. Saat ini PLTA Malea hanya bisa memproduksi 30 mega watt (mw) setiap harinya. “Benar, produksi listrik kami sangat turun selama musim kemarau ini,” kata Direktur PT Malea Energy, Victor Datuan Batara, Senin […]

  • Santunan BPJS Disalurkan, Bupati Enrekang Tegaskan Komitmen Lindungi Pekerja

    Santunan BPJS Disalurkan, Bupati Enrekang Tegaskan Komitmen Lindungi Pekerja

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Gibran
    • visibility 212
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – ENREKANG   Bupati Enrekang, H. Muh. Yusuf Ritangnga, secara simbolis menyerahkan klaim santunan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada ahli waris para pekerja yang didaftarkan melalui skema pembiayaan APBD Kabupaten Enrekang. Penyerahan berlangsung pada Rabu (16/7/2025), sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam melindungi pekerja rentan di wilayahnya. Dalam kesempatan itu, Bupati Yusuf menyampaikan bahwa santunan […]

  • Ketua Golkar Sulsel Anggap Sistem Sainte Lague Rugikan Partainya

    Ketua Golkar Sulsel Anggap Sistem Sainte Lague Rugikan Partainya

    • calendar_month Senin, 3 Jun 2019
    • account_circle Gibran
    • visibility 206
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Nurdin Halid, menyebut sistem Pemilihan Umum 2019 dinilai merugikan partai dan Calon Legislatif Golkar. Dari hasil pileg kemarin Nurdin Halid merasa partai tidak mendapat kursi proporsional padahal perolehan suara besar. Seperti suara caleg Golkar, untuk Daerah Pemilihan DPR RI total meraih suara 800 ribu dan […]

  • Tiga Kali Berturut-turut, Toraja Utara Terima Penghargaan Daerah Peduli HAM

    Tiga Kali Berturut-turut, Toraja Utara Terima Penghargaan Daerah Peduli HAM

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 196
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA, Pemerintah Kabupaten Toraja Utara tiga kali berturut-turut menerima penghargaan sebagai Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) di Golden Ballroom Hotel and Resort The Sultan Senayan, Jakarta. Penghargaan diterima langsung oleh Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong pada puncak peringatan hari HAM sedunia ke 74 yang dibuka oleh Wakil Presiden, Prof. […]

  • KPU Pinrang Tetapkan DPT Pilkada Sebanyak 294.224 Pemilih, Ini Rinciannya

    KPU Pinrang Tetapkan DPT Pilkada Sebanyak 294.224 Pemilih, Ini Rinciannya

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle Kifli
    • visibility 170
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM, PINRANG — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pilkada serentak 2024 sebanyak 294.224 orang pemilih. Penetapan DPT usai rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan DPT untuk pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Sulsel serta Bupati dan Wakil Bupati Pinrang tahun 2024. Ketua KPU Pinrang, Ali Jodding mengatakan, […]

  • Begini Tanggapan Wakil Bupati Toraja Utara Terkait Ruas Jalan ke Rusunawa yang Rusak

    Begini Tanggapan Wakil Bupati Toraja Utara Terkait Ruas Jalan ke Rusunawa yang Rusak

    • calendar_month Kamis, 2 Mar 2023
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 262
    • 0Komentar

    ZONAKATA – TORAJA UTARA Warga Panga, Lembang (Desa) Tondon, Kecamatan Tondon, mengeluhkan akses jalan ke Rusunawa di Toraja Utara. Posisi Rusunawa jauh dari wilayah perkotaan dan memiliki medan yang terjal. Dari poros kota Rantepao masih berjarak enam Kilometer. Hal ini menjadi pemicu Rusunawa dinilai sepi peminat, meski menawarkan harga murah dengan hanya Rp 250 ribu […]

expand_less