September 2019, Pedestrian Poros Makale Rantepao Mulai Dikerjakan
- account_circle Gibran
- calendar_month Rabu, 17 Jul 2019
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tahun ini sudah akan mulai mengerjakan pedestrian (fasilitas bagi pejalan kaki) disepanjang jalur Makale Rantepao.
Pengerjaan tersebut akan mulai dilaksanakan pada bulan September 2019 mendatang. Pembangunan jalur pedestrian di ruas jalan nasional sepanjang 19 KM pada satu lajur yang melalui Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara.
Rencana pembangunan trotoar tersebut mengemuka pada kegiatan Presentase Detail Engineering Design (DED) jalur pedestrian Jalan Nasional Tana Toraja dan Toraja Utara oleh konsultan perencanaan yang diinisiasi oleh Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulsel yang berlangsung di Hotel Misiliana, Senin (15/7).
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulsel, Prof Rudi Djamaluddin mengatakan pedestrian tersebut baru akan dimulai pada awal September 2019.
“Perencanaan jalur pedestrian ini akan mulai dilaksanakan pada awal bulan September. Yang akan dibangun baru satu sisi sejauh 19 KM dengan sinergitas antara Pemerintah Kabupaten dengan Pemprov Sulsel,” jelas Prof. Rudi.
Pemerintah Kabupaten Toraja Utara sendiri menyambut baik rencana pembangunan trotoar ini sebab fasilitas ini diadakan semata – mata untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sehingga diharapkan dukungan dan partisipasi masyarakat sehingga pembangunan trotoar ini dapat berjalan dengan baik.
“Perencanaan jalur pedestrian ini akan memberi banyak manfaat bagi masyarakat, untuk itu kita dukung penuh pelaksanaanya demi kepentingan masyarakat luas,” kata Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan yang turut hadir dalam presentasi DED itu.
Terhadap presentasi desain jalur pedestrian yang paparkan oleh konsultan perencanaan PT. Hexa Mulia Konsultan, Kalatiku memberikan masukan agar desain trotoar yang memanfaatkan bahu jalan ini, nantinya dapat mengakomodir fasilitas pendukung seperti taman.
“Mengenai desain bahu jalan agar di pertimbangkan pemanfaatannya seperti pot bunga, trotoar dan sebagainya, agar pembangunannya lebih efektif dan efisien,” jelas Kalatiku.
Dalam presentasi tersebut diungkapkan Pemprov Sulsel akan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara dimana pelaksanaan pekerjaan itu akan dimulai dari Tana Toraja hingga Toraja Utara sesuai dengan data hasil pengukuran topograpi. **
- Penulis: Gibran
