Rembuk Tani Andalan Hati di Maros, Dukung Percepatan Swasembada Pangan
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM – MAROS – Forum Rembuk Tani Andalan Hati yang digelar di Aula UPT SMA Negeri 3 Maros, Sabtu (19/4/2025), menjadi wadah penting bagi para petani di Kabupaten Maros, untuk berdiskusi dan menyuarakan aspirasinya terkait swasembada pangan.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Relawan Andalan Hati sebagai bentuk dukungan terhadap program percepatan swasembada pangan yang dicanangkan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dan menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Ketua Panitia Rembuk Tani Andalan Hati, Adriangan Mallarangan, menyampaikan bahwa swasembada pangan merupakan visi besar pemerintah yang harus diwujudkan bersama, mulai dari daerah.
“Semoga melalui forum ini, kita bisa mendorong peningkatan produksi pertanian di Maros. Jika produksi meningkat, maka Sulsel dapat mencapai swasembada pangan, dan InsyAllah petani kita akan semakin sejahtera,” ujarnya.
Acara ini dikemas dalam bentuk diskusi interaktif yang menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Kepala BRMP Serealia Maros Dr. Amin Nur, Pengendali OPT Tanaman Pangan Dinas Pertanian TPH-BUN Sulsel Abd Gafar, serta Kepala Seksi Pengawasan dan Mutu Benih Muhlis.
Ketua Forum Komunikasi Andalan Hati sekaligus inisiator kegiatan, Haeruddin Nurman, optimis bahwa swasembada pangan dapat dimulai dari Sulawesi Selatan.
“Melalui Rembuk Tani, kita bisa menyerap langsung masukan dari petani. Optimalisasi lahan dan penguatan ketahanan pangan menjadi langkah awal untuk mencapainya. InsyAllah kalau ini terwujud, petani kita akan makmur,” kata Haeruddin yang akrab disapa Elu.
Sementara itu, Koordinator Sahabat Andalan, Dr. Yusuf Ali, menambahkan bahwa forum ini tidak hanya menjadi tempat diskusi, tetapi juga akan menghasilkan rekomendasi nyata.
“Rembuk Tani Andalan Hati mendukung penuh seluruh program terkait ketahanan dan swasembada pangan di Sulsel. Hasil forum ini akan dirumuskan menjadi rekomendasi yang bisa menjadi rujukan dalam merumuskan kebijakan yang berpihak pada petani,” tegas Dr. Yusuf yang akrab disapa Pak Ucu.
Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPH-BUN) Sulsel, Uvan Nurwahidah, turut mengapresiasi kehadiran forum ini.
“Melalui forum ini, kita harapkan bisa dilakukan pengkajian terhadap berbagai permasalahan petani. Apa yang menjadi kebutuhan, tantangan, hingga potensi pengembangan di Maros harus kita catat dan tindak lanjuti,” kata Uvan.

“Termasuk di dalamnya optimalisasi lahan dan pembangunan sistem irigasi sebagai upaya meningkatkan produktivitas pertanian,” lanjutnya.
Sebagai informasi, Rembuk Tani Andalan Hati akan digelar di sembilan kabupaten di Sulawesi Selatan hingga Juni 2025, yaitu Maros, Barru, Pinrang, Luwu, Gowa, Takalar, Jeneponto, dan Bantaeng.*
- Penulis: zonakatacom
