fbpx

Ratusan Ekor Kerbau PMK di Toraja Utara Mulai Divaksin

Populer

spot_img

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Pemerintah Kabupaten Toraja Utara melakukan berbagai cara untuk mengatasi bertambahnya kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak kerbau milik warga.

Salah satunya yaitu melakukan vaksin PMK terhadap kerbau setelah mendapatkan bantuan 2.000 dosis vaksin dari Kementrian Pertanian RI Dirjen Peternakan melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Ratusan Ekor Kerbau PMK di Toraja Utara Mulai Divaksin
Ratusan Kerbau PMK di Toraja Utara mulai divaksin.

Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Peternakan Pemprov Sulsel, Nurlina Saking didampingi Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner.

Diterima langsung oleh Wakil Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong yang didampingi Kepala Dinas Pertanian, Lukas Pasarai Datubari beberapa hari lalu.

“Kami terima bantuan dari Kementrian Pertanin dan tentu diucapkan terima kasih kepada Menteri Pertanian dan Dirjen Peternakan melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel atas bantuan vaksin ini,” ujar Frederik, Rabu (20/7).

Lanjut Dedi sapaan Frederik Victor Palimbong mengatakan bahwa, pesan Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Pemprov Sulsel yang tahu betul permasalahan kerbau di Toraja, maka pemerintah pusat dan provinsi meminta agar pemerintah daerah tanggap darurat dengan cara penyemprotan disinfektan dan pemisahan.

Vaksinasi PMK terhadap kerbau mulai dilakukan pertama kali di Kecamatan Tondon tepatnya di Kantor Lembang Tondon Siba’ta, Selasa (19/7) kemarin.

Wabup Dedi berharap kepada petugas vaksinasi agar semua bantuan vaksin PMK dapat tersalurkan dalam jangka waktu satu bulan kedepan.

“Harapan kita vaksinasi selama satu bulan kedepan ini dapat membawa kemajuan dan pencapaian yang signifikan agar ternak terhindar dari penyakit mulut dan kuku,” ungkapnya.

Tercatat selama sehari sebanyak 98 ekor kerbau mendapatkan vaksinasi PMK di Kecamatan Tondon, dan sisa bantuan dosis vaksin lainnya akan dibagi di 20 kecamatan.

Data dari Satuan Gugus Tugas (Satgas) PMK yang diketahui Wabup Dedi Palimbong diterima informasi per tanggal 15 Juli 2022 terdapat 129 ekor kerbau positif mengidap PMK.

Dari jumlah terebut, 13 ekor sudah dinyatakan sembuh dan 7 ekor di pasar hewan Bolu yang terdeteksi pertama kali.

Sementara masih dinyatakan positif sebanyak 109 ekor, 6 ekor kerbau mati dan 1 ekor dipotong bersyarat dengan uang pengganti Rp. 10 juta dari pemerintah pusat kepada pemilik kerbau. (*)

Ris/ZK

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Mahasiswa KKN Unhas Bareng Pemkot Parepare dan TNI, Polri Gelar Kerja Bakti untuk Cegah Stunting

ZONAKATA, PAREPARE - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 112 Universitas Hasanuddin (Unhas) berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Parepare, Babinsa,...

Berita Lain