Minggu, 19 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Pj Gubernur Bahtiar Dukung Pelaku IKM Kacang Mete Tingkatkan Produksi

Pj Gubernur Bahtiar Dukung Pelaku IKM Kacang Mete Tingkatkan Produksi

  • account_circle zonakatacom
  • calendar_month Senin, 30 Okt 2023
  • print Cetak

ZONAKATA.COM – MAKASSAR – Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, melakukan kunjungan ke pelaku industri mete PT. Bunly Abadi Bersama, di Kompleks Perdos Unhas Blok H-20 Tamalanrea, Minggu, 29 Oktober 2023.
Industri Kecil Menengah (IKM) ini memproduksi 1 ton mete untuk dijual mentah dan olahan dengan merek Bunly. Selain dipasarkan di Sulsel, juga telah melakukan kegiatan ekspor.

“Produknya sangat bagus kualitasnya, termasuk pengemasannya. Ini juga sudah diekspor. Tentu pemerintah mendukung kegiatan usaha dari pelaku industri kecil menengah kita,” kata Bahtiar.

Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri RI ini kemudian membeli produk tersebut. Ia menyampaikan ke pemilik usaha akan memberikan dan memperkenalkan produknya ke Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

“Pak Tito itu suka produk kacang mete, kita perkenalkan yang dari Sulsel,” imbuhnya.

Ia pun berdiskusi dengan dengan pemilik usaha terkait potensi, kendala dan juga masukan ke Pemprov Sulsel. Termasuk untuk mengakomodir memfasilitasi dengan bantuan KUR untuk scale up atau peningkatan produksi.

Pemilik usaha, Lly Nuryah menjelaskan produknya lebih banyak penjualan dengan ukuran kemasan dan banyak diminati dengan berbagai varian rasa. Bukan hanya enak dan gurih, juga sehat. Kacang mete tidak mengandung kolesterol. Pengolahan di tempatnya dilakukan dengan cara khusus.

Proses setelah penyortiran bahan baku, dicuci bersih dulu dengan air mengalir, kemudian direndam dengan air mendidih yang dicampur garam kurang lebih 10-15 menit. Fungsinya untuk mengeluarkan getah yang melekat pada biji mete.

“Kami tidak pakai pengawet. Metenya direndam di air mendidih sampai keluar getahnya. Insya Allah aman, jadi tantangan juga buat kami untuk menjelaskan, karena sudah ada mindset bahwa makan kaca mete menyebabkan peningkatan kolesterol,” sebut Lly Nuryah.

“Alhamdulillah, Pak Pj Gubernur mensupport kami, walau kami masih dalam jumlah kecil produksinya, paling tidak kita sudah memulai. Pasarnya ini bagus,” imbuhnya.

Permintaan cukup besar. Bahkan ia direkomendasikan dari Kementerian Perdagangan dan Bank Indonesia untuk business matching dengan buyer luar negeri yang tertarik dengan produknya.

“Pertama karena pengemasan produknya sudah standar ekspor. Meskipun kecil, kami sudah berani melakukan. Kami juga difasilitasi dinas-dinas di Sulsel untuk perizinan yang ada. Kami berterima kasih, dengan itu usaha kami bisa melangkah leluasa karena perizinan yang sudah berstandar,” ujarnya.

Dengan peluang pasar sudah ada, ia mengaku terkendala rumah produksi dan peralatannya untuk scale-up atau memperluas dan meningkatkan kapasitas produksi.

“Standar saya sudah dipenuhi, memang infrastruktur dan alat harus selaras. Saya butuh infrastruktur untuk mini pabrik setidaknya. Kebetulan lahan sudah ada, saya butuh alat produksi mesin yang tidak pakai manual untuk meningkatkan kecepatan atas permintaan yang ada,” bebernya.

Ia juga menyampaikan kendala, terutama hasil produk yang ingin diekspor. Selaku calon eksportir dengan jumlah tidak besar, biaya kontainer mahal untuk direct langsung dari Makassar ke negara tujuan yang ada. Sehingga, perlu regulasi yang mendukung.

Demikian juga lahan-lahan mete untuk diremajakan. Selama ini didominasi sawit, kakao, sementara kacang mete berkurang, termasuk untuk pembibitannya.

“Itu kendala kami sebagai pelaku usaha kacang mete, permintaan sebenarnya banyak. Hanya saja kami takut mengiyakan. Karena kapasitas yang dihasilkan petani itu tidak mencukupi,” ungkapnya.

Masalah lainnya, pengusaha besar langsung mengambil mete ke petani, sedangkan pelaku IKM secara modal tidak besar, tidak mendapatkan bahan baku yang cukup, yang pada akhirnya mendapatkan dengan harga mahal.

“Sehingga untuk kami kirim ke luar jatuhnya agak mahal, kita bersaing dengan Vietnam dan Thailand. Bahkan sebenarnya bahan bakunya dari kita Indonesia. Jadi dia impor kembali ke kita, kenanya mahal. Jadi saya saya berharap untuk bisa diremajakan kembali kebun mete, sehingga harga kami tidak terlalu tinggi jadi bisa bersaing,” pungkasnya. (*)

  • Penulis: zonakatacom

Berita Lain

  • Selama Ramadhan, Jam Kerja ASN Tana Toraja Dipangkas

    Selama Ramadhan, Jam Kerja ASN Tana Toraja Dipangkas

    • calendar_month Selasa, 13 Apr 2021
    • account_circle Gibran
    • visibility 420
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Toraja memangkas jam kerja Aparatur Sipil Negera (ASN) selama bulan Ramadhan. Perubahan jam kerja tertuang dalam surat edaran Bupati Tana Toraja. Surat edaran ditandantangani oleh Wakil Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg, bernomor 98/IV/2021/Setda. SE itu terkait penetapan jam kerja pegawai lingkup Pemkab Tana Toraja selama bulan suci […]

  • Dukung UMKM, Kapolres Toraja Utara Hadiri Peresmian Pabrik Air Minum Pedamaran

    Dukung UMKM, Kapolres Toraja Utara Hadiri Peresmian Pabrik Air Minum Pedamaran

    • calendar_month Sabtu, 11 Mar 2023
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 413
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Dukung usaha kecil menengah masyarakat di masa pemulihan ekonomi pasca Pandemi, Kapolres Toraja Utara, AKBP. Eko Suroso, hadiri peresmian pabrik produksi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di Kelurahan Bokin, Kecamatan Rantebua Kabupaten Toraja Utara, Sabtu (11/3/2023). AMDK yang diproduksi oleh CV. Berkah Jaya Abadi Mineral tersebut dikemas dalam bentuk gelas cup […]

  • Terapkan Protokol Kesehatan, KPU Toraja Utara Batasi 50 Orang Saat Pendaftaran Paslon

    Terapkan Protokol Kesehatan, KPU Toraja Utara Batasi 50 Orang Saat Pendaftaran Paslon

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2020
    • account_circle Gibran
    • visibility 232
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Toraja Utara menggelar simulasi persiapan penerimaan pendaftaran pasangan calon kandidat pemilihan bupati dan wakil bupati, di Aula KPU Toraja Utara, Rantepao, Selasa 2 September 2020. Simulasi persiapan yang digelar dengan menghadirkan Bawaslu Toraja Utara, perwakilan partai politik, pihak keamanan dari TNI dan Polri, untuk merancang bagaimana […]

  • Wilson Paembonan-Pedianto Rerung Nahkodai GMKI Toraja Masa Bakti 2019-2021

    Wilson Paembonan-Pedianto Rerung Nahkodai GMKI Toraja Masa Bakti 2019-2021

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2020
    • account_circle Gibran
    • visibility 193
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Aloysius Wilson Paembonan dan Pedianto Rerung akhirnya dilantik sebagai Ketua dan Sekretaris BPC GMKI Toraja Masa Bakti 2019- 2021 oleh Ketua Umum PP. GMKI, Korneles Jacob Galanjinjinay di Aula Pongtiku Kodim 1414 Tana Toraja, Sabtu (25/1) lalu. Sebelumnya Aloysius dan Pedianto terpilih dalam Konferensi Cabang XV GMKI Toraja yang dilaksanakan pada […]

  • Musrenbang RKPD, Bupati Theo: Tak Ada Lagi Program yang Sifatnya Instan

    Musrenbang RKPD, Bupati Theo: Tak Ada Lagi Program yang Sifatnya Instan

    • calendar_month Sabtu, 19 Mar 2022
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 309
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKALE Musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) Tana Toraja dalam rangka penyusunan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) digelar di gedung Tammuan Mali Makale, Sabtu (19/3/2022). Musrenbang dibuka Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung. Theo mengatakan, musrenbang ini untuk mensinkronkan semua usulan masyarakat melalui berbagai sektor kebutuhan. Tujuannya agar dapat disinergikan dengan penanggung jawab sektor, yakni OPD. […]

  • Lomba Video Literasi “Budaya Literasi Toraja” Kembali Digelar, Total Hadiah Jutaan Rupiah Menanti!

    Lomba Video Literasi “Budaya Literasi Toraja” Kembali Digelar, Total Hadiah Jutaan Rupiah Menanti!

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 138
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tana Toraja resmi membuka Lomba Video Literasi 2026 bertema “Budaya Literasi Toraja”. Kegiatan ini menjadi ajang strategis untuk mendorong kreativitas generasi muda sekaligus memperkuat budaya baca di tengah masyarakat. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tana Toraja, Edward Sakka Allorerung menegaskan bahwa lomba ini tidak sekadar kompetisi, […]

expand_less