Peringatan Hari Kesadaran Nasional dan HUT PMI ke-80: Bupati Toraja Utara Lepas Kontingen PMR dan Serahkan Bibit Pohon
- account_circle Gibran
- calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Pemerintah Kabupaten Toraja Utara melaksanakan Apel Gabungan dalam rangka Hari Kesadaran Nasional (HKN) yang dirangkaikan dengan peringatan HUT Palang Merah Indonesia (PMI) ke-80, bertempat di Lapangan Bakti Rantepao, Rabu (17/9/2025).
Apel gabungan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong.
Dalam momentum tersebut, Bupati Frederik secara resmi melepas kontingen Palang Merah Remaja (PMR) yang akan mengikuti kegiatan di Kota Palopo, sekaligus menyerahkan bibit pohon kepada 21 camat sebagai bagian dari gerakan pelestarian lingkungan.
Dalam sambutannya, Bupati Frederik yang juga menjabat sebagai Ketua PMI Kabupaten Toraja Utara menyampaikan bahwa PMI memiliki peran besar dalam pelayanan kemanusiaan.
“Hari ini kita memperingati Hari Palang Merah Indonesia ke-80 dan juga Hari Kesadaran Nasional. PMI memiliki tugas dan tanggung jawab besar. Seringkali PMI diasosiasikan hanya dengan donor darah, padahal PMI adalah bagian dari sistem penanggulangan bencana,” ujarnya.
Ia mengapresiasi keterlibatan PMI dalam berbagai kegiatan kebencanaan, termasuk dalam forum ilmu pengetahuan dan teknologi kebencanaan.
“Kita berbicara penanggulangan bencana berarti juga bicara mitigasi, pencegahan, hingga penanganan. Ini adalah hal yang harus terus kita tingkatkan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa Pemkab telah menyiapkan kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebagai pusat koordinasi yang akan melibatkan BPBD, Damkar, dan PMI.
“Pemerintah juga sedang mengurus Call Center 112 yang akan segera difungsikan sebagai pusat pelayanan tanggap bencana. Ini adalah wujud komitmen kita dalam memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat,” jelasnya.
Bupati juga menginformasikan bahwa pemerintah baru saja menerima hibah tanah berupa Lapangan Barereng dari tokoh masyarakat Kecamatan Baruppu’. Aset ini akan dimanfaatkan untuk kegiatan pemerintahan dan juga untuk masyarakat luas.
“Pemerintah daerah tidak akan membiarkan satupun aset terbengkalai. Kita akan terus membenahi fasilitas olahraga dan rekreasi, bahkan sampai ke pelosok, demi kepentingan masyarakat,” tegasnya.*
Risna
- Penulis: Gibran
