Panggung Boneka Dari Tosangserekan, Edukasi Anak Bertanggung Jawab Soal Sampah
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Sabtu, 9 Okt 2021
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA, Tosangserekan, komunitas masyarakat yang peduli akan sampah tampil diatas panggung Toraja Highland Festival di Lapangan Bakti Rantepao, Kamis (7/10) sore.
Komunitas yang didominasi para pelajar ini tampil memberi hiburan dan edukasi kepada penonton lewat cerita panggung boneka dengan tema ‘Sungai Butuh Cinta, Bukan Sampah’.
Panggung boneka diperankan oleh Norin, Noah, Sky, River dan Ozen. Kemudian dilanjutkan nonton film bersama.
Ketua Tosangserekan, Ulfa menjelaskan ide untuk cerita panggung boneka sendiri adalah ide dari anak-anak yang diberi kebebasan memainkan sendiri, Ia hanya memberi arahan sesuai kebutuhan anak-anak.
Tosangserekan terbentuk sebelum masa pandemi Covid-19 masuk di Indonesia, belum berselang lama terbentuk kemudian berhenti karena sekolah-sekolah ditutup.

“Sebelum pandemi kami masuk ke sekolah-sekolah dari TK sampai tingkat SMA, kami fokus ke sekolah nol sampah, kami mencoba membangunkan kesadaran anak-anak agar dapat bertanggungjawan dengan sampahnya masing-masing,” ucap Ulfa.
Lanjut Ulfa seelain bertanggungjawab, juga bagaimana mengurangi sampah dengan cara bisa bawa botol/thumbler sendiri dan plastik sendiri.
Anak-anak Tosangserekan diberi pengetahuan ecobrick non organik dan organik, mengajarkan sejak dini jika sampah itu bukan masalah dan yang menjadi masalah kalau kita sebagai manusia tidak bertanggungjawab.
“Diberi pengetahuan memilah sampah sesuai kemampuan mereka, contoh anak TK lebih ke panggung boneka, anak SMA ke pembuatan film serta diskusi terkait sampah,” terang Ulfa.
Tosangserekan beri kebebasan kepada anak-anak untuk tampil sesuai keinginan, karena fokus dari gaya hidup mereka bermain yang dapat dipahami.
Syarat menjadi anggota komunitas bebas bagi siapa saja yang ingin bergabung, peduli lingkungan sekitar termasuk sungai dan rencananya akan kembali kunjungan ke sekolah-sekolah bersosialisasi.
“Terutama teman media kita butuh agar banyak tahu tentang Tosangserekan, ini perlu disebarkan agar semakin banyak peduli pasti ringan kerjanya,” tutup. (*)
Ris/ZK
- Penulis: zonakatacom
