fbpx
25 C
Makassar
Kamis, 28 Oktober 2021

Meski Polisi Sudah Tetapkan 5 Tersangka, Keluarga Korban Pengeroyokan Mengaku Tidak Puas

Populer

- Advertisement -Dinas Pertanian Kabupaten Tana Toraja - Salvius Pasang

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Meskipun Sat Reskrim Polres Toraja Utara telah menetapkan lima tersangka atas kasus pengeroyokan yang menewaskan Ronaldhy Wandi Sibala, namun keluarga korban mengaku tidak puas.

Penetapan lima tersangka itu tidak diterima oleh keluarga korban. Mereka menduga pengeroyokan itu tidak hanya dilakukan oleh lima orang tetapi melainkan lebih dari itu.

“Sangat tidak masuk akal yang datang ke TKP dua mobil, satu pick up dan satu lagi truck, lebih 15 orang dan tidak mungkin sebagian hanya menonton,” kata Andi Zahriel salah satu keluarga saat dikonfirmasi via Whatsaap, Rabu (30/6) sore.

Bahkan Andi Zahriel juga mempertanyakan korban yang sempat ditahan di Polsek Nanggala. Menurutnya hal itu sangat tidak manusiawi, mengingat kondisi korban yang sudah sekarat akibat dikeroyok.

“Korban sempat di sel di Polsek Nanggala dalam kondisi sudah tak berdaya. Parahnya kami tidak diberitahu oleh Polisi. Saat pagi, korban sudah tak sadarkan diri di dalam sel, kemudian dibawa polisi ke RS Elim, disitulah baru kami mendapat informasi yang menimpa anak kami,” ucapnya.

- ADS -

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Toraja Utara, Iptu Andi Irvan mengatakan pihaknya telah memeriksa 20 orang. Dari hasil pemeriksaan itu ada lima tersangka yang merupakan pelaku utama dalam pengeroyokan itu. Kelima tersangka terbukti melakukan pemukulan terhadap korban.

“Ada 20 yang kita periksa, dan yang ditetapkan tersangka lima orang karena terbukti melakukan pemukulan,” jelas Andi Irvan saat dikonfirmasi, Selasa 29 Juni 2021 lalu.

Adapun kelima tersangka pelaku pengeroyokan itu masing-masing HP (24 tahun), MP (20 tahun), AF (23 tahun), GS (24 tahun) dan EP (18 tahun). Kelimanya kini sudah ditahan di rutan Polres Toraja Utara untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Untuk diketahui, penggeroyokan bermula saat korban menjemput pacarnya. Dimana pacar korban merupakan ponakan dari salah satu tersangka berinisial HP. Saat korban dan pacarnya menuju ke sebuah sawah, mereka dilihat oleh seorang pemuda yang juga rekan HP.

Pemuda itu kemudian melapor ke HP. Mendengar keponakannya dibawa oleh korban ia pun tersulut emosi. Ia kemudian memanggil sejumlah pemuda lalu mendatangi korban kemudian melakukan pengeroyokan.

Toru/ZK

- Advertisement -
- Contoh Iklan -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

- Advertisement -

Tingkatkan Militansi, PDI Perjuangan Tana Toraja Gelar Pendidikan Kader

ZONAKATACOM - TANA TORAJA Sejumlah partai politik mulai memanaskan mesin partainya menatap pemilu 2024 . Salah satunya adalah PDI...

Berita Lain

- Advertisement -