Merasa Dirugikan, Puluhan Pedagang Kecil Minta Pasar Subuh Bolu di Tutup
- account_circle Gibran
- calendar_month Rabu, 21 Okt 2020
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Puluhan pedagang yang tergabung dalam Ikatan Aliansi Pedagang Kecil Kabupaten Toraja Utara menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Toraja Utara, Rabu (21/10),
Aksi tersebut dilakukan untuk meminta pihak DPRD Toraja Utara agar menutup kegiatan pasar malam atau pasar subuh di wilayah pasar Bolu, Kecamatan Tallunglipu.
Koordinator Lapangan aksi Rian Ambalinggi dan Yulius Palenggang mengatakan jika kegiatan pasar subuh tersebut sangat merugikan para pedagang kecil yang ada diwilayah itu.
Peserta aksi itu diterima Ketua DPRD Toraja Utara Nober Rante Siama bersama Yusuf Tangke Manda dan Rate Salurante, juga hadir Lurah Tallung Lipu Matallo, Aren Rante Maliku, Kabid Trantib SatPol PP, Rudi Suling serta Kabid Bapenda Toraja Utara, Yunus Sumule.
Setelah melalui diskusi antara kedua belah pihak akhirnya disepakati MoU atau kesepakatan bersama yang memutuskan Pasar Subuh ditiadakan karena merugikan pedagang lokal baik dari pasar pagi maupun pasar Bolu selain itu pasar Subuh tidak memiliki Peraturan Daerah (Perda).
Untuk itu para pedagang yang melaksanakan aktifitas berdagang diluar dari lokasi pasar akan ditertibkan oleh personil Sat Pol-PP Toraja Utara. Termasuk melarang para pedagang yang menjadikan Terminal Bolu sebagai lokasi pasar.

Sepanjang pelaksanaan aksi tersebut, Kapolres Toraja Utara AKBP Yudha Wirajati langsung memimpin proses pengamanan. Dalam pengamanan itu personil Polres Toraja Utara dibackup oleh personil BKO Brimob Batalyon B Pelopor Parepare, Kodim 1414 Tana Toraja serta Sat Pol-PP Toraja Utara.
Polres Toraja Utara
- Penulis: Gibran
