Mentan Amran: Ubah Pola Pikir, Kerja Kreatif, dan Berintegritas untuk Majukan Indonesia
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM – JAKARTA Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak generasi muda dan pegawai Lembaga Administrasi Negara (LAN) untuk mengubah pola pikir, bekerja secara kreatif, serta menjunjung tinggi integritas demi kemajuan bangsa.
Ajakan tersebut disampaikan Mentan Amran dalam kuliah umum daring yang diselenggarakan oleh Politeknik STIA LAN Jakarta pada Selasa, 26 Agustus 2025. Acara ini diikuti oleh lebih dari 1.000 peserta dari berbagai kalangan.
“Kalau ingin sukses, jangan bekerja biasa-biasa saja. Bekerjalah secara luar biasa, kreatif, dan melampaui ekspektasi atasan. Jadilah sosok yang dirindukan karena kontribusinya,” tegas Mentan Amran.
Dalam paparannya, Mentan Amran membagikan kisah pengabdiannya sebagai pegawai negeri selama 21 tahun, dosen tetap selama 13 tahun, hingga menjabat sebagai Menteri Pertanian selama dua periode.
Ketua Umum Ikatan Alumni (IKA) Universitas Hasanuddin ini juga menyinggung sejumlah penghargaan bergengsi yang telah diterimanya, seperti Satyalancana dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2007 dan Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden Prabowo Subianto pada 25 Agustus 2025 sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan kinerjanya.
Mentan Amran juga menyoroti strategi pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Target awal Presiden yang semula ditetapkan selama empat tahun sempat dipercepat menjadi tiga tahun, bahkan ditargetkan selesai dalam waktu satu tahun.
“Kalau tidak ada tantangan seperti perubahan iklim, swasembada pangan seharusnya sudah tercapai pada 2025,” jelasnya.
Ia mengutip proyeksi Food and Agriculture Organization (FAO) dalam laporan Food Outlook – Biannual Report on Global Food Markets edisi Juni 2025, yang memprediksi produksi beras Indonesia pada musim tanam 2025/2026 mencapai 35,6 juta ton.
Sementara itu, laporan Rice Outlook dari USDA edisi April 2025 memproyeksikan produksi musim tanam 2024/2025 sebesar 34,6 juta ton.
Mentan Amran menegaskan bahwa Indonesia merupakan pasar pangan strategis yang tidak diharapkan oleh banyak negara untuk mencapai kedaulatan pangan, karena hal tersebut akan mengurangi ketergantungan pada impor dan menekan harga pasar global.
“Tidak ada satu negara pun di dunia yang ingin Indonesia berdaulat pangan,” ujar Ketua Umum Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) ini.
Ia juga mengungkapkan bahwa Nilai Tukar Petani (NTP) nasional pada Juli 2025 mencapai angka 122,64 naik 0,76 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Selain itu, stok beras nasional per Juni 2025 tercatat sebanyak 4,2 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah kemerdekaan Indonesia.
Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan kebanggaan nasional yang harus terus dijaga, meskipun tidak terlepas dari tantangan dan kritik.
Dalam pesannya kepada generasi muda, Mentan Amran menekankan pentingnya memiliki prinsip, adab, dan integritas sebagai fondasi keberhasilan bangsa. Ia juga mendorong anak muda Indonesia untuk percaya diri dan berani bermimpi besar.
“Saya ingin pemuda Indonesia mengantarkan negaranya menjadi negara superpower. Percaya diri adalah kunci utama,” ungkapnya.
Ia turut membagikan konsep tiga tingkat keyakinan yang menurutnya penting dalam mencapai kesuksesan: ‘ilmu yakin’ (15%), ‘ainul yakin’ (20%), dan ‘haqul yakin’ sebagai tingkat keyakinan tertinggi yang menjadi faktor penentu terbesar keberhasilan.
Menurut Mentan Amran, setiap keberhasilan selalu melewati proses panjang dan penuh tekanan. Ia menegaskan pentingnya kerja keras dan konsistensi dalam mewujudkan mimpi besar.
“Bekerja keraslah minimal 15 hingga 20 jam per hari, dan jangan takut menghadapi tekanan. Struggle now, enjoy later. Kalau kalian bekerja keras hari ini, 15 tahun ke depan kalian akan memetik hasilnya. Tapi jika sekarang hanya main-main, maka masa tua akan datang dengan penderitaan,” pesannya.
Menutup kuliah umumnya, Mentan Amran kembali mengingatkan pentingnya menjauhi korupsi dan tetap berdedikasi untuk bangsa di mana pun berada.
Sementara itu, Sekretaris Utama LAN RI, Andi Taufik, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Mentan Amran atas kesediaannya memberikan kuliah umum meski tengah menjalankan tugas di daerah.
Ia menyebut Mentan Amran sebagai pemimpin yang memiliki kecerdasan sosial dan emosional, serta menjadi inspirasi dari perjalanan panjang kariernya dalam birokrasi dan pemerintahan.
“Semoga pesan-pesan yang disampaikan Pak Menteri bisa menjadi motivasi bagi mahasiswa dan pegawai LAN untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional,” harap Andi Taufik.*
- Penulis: zonakatacom
