Kena DBD, Seorang Anak di Toraja Utara Meninggal Dunia
- account_circle Gibran
- calendar_month Rabu, 23 Jun 2021
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Seorang gadis di Toraja Utara, Helen Pangendongan (15 tahun) meninggal dunia akibat penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
Helen meninggal di RSUD Lakipadada Tana Toraja, Selasa (22/6) sekitar pukul 12.00 Wita. Awalnya, gadis yang baru tammat SMP ini, merasakan demam tinggi pada Sabtu 19 Juni 2021.
Pada keesokan harinya (Minggu-red), Helen dibawa orangtuanya ke sebuah klinik. Dan pihak klinik menyatakan Helen terjangkit DBD dan anjurkan untuk menjalani rawat inap di RSUD Lakipadada.
Namun dalam menjalani perawatan di RSUD Lakipadada kondisi Helen kian kritis. Pihak keluarga bahkan sudah mencarikan donor darah. Namun dua hari menjalani perawatan, Helen dinyatakan meninggal dunia.
Salah satu kerabat Helen, Andik mengatakan jika bukan hanya Helen yang terjangkit penyakit DBD. Adiknya bernama Gian (13 tahun) juga mengalami penyakit yang sama. Gian sendiri saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Lakipadada.
“Helen dan adiknya masuk ke RSUD Lakipadada secara bersamaan,” ujar Andik.
Sementara itu dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Toraja Utara, Elizabet Zakaria membenarkan adanya seorang anak yang meninggal akibat penyakit DBD.
Ia mengatakan, upaya yang dilakukan pihaknya dengan langsung turun melihat kondisi lingkungan tempat tinggal korban. Selain itu, langsung melakukan penyemprotan insektisida atau fogging nyamuk.
“Pihak Puskesmas sudah turun mengecek lingkungan. Juga melakukan fogging,” kata Elizabet saat dikonfirmasi Selasa (22/6) malam.
Ia menambahkan, pihaknya akan terus berupaya untuk mencegah penyakit mematikan ini. Namun ia berharap, masyarakat juga harus berperan aktif dengan membersihkan lingkungan masing-masing.
Toru/ZK
- Penulis: Gibran
