Kabupaten Mamasa Catat Prestasi Nasional dalam Penanggulangan Kerawanan Pangan
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM – MAMASA Kabupaten Mamasa ditetapkan sebagai salah satu dari enam kabupaten/kota di Indonesia yang menerima penghargaan atas capaian terbaik dalam menurunkan Angka Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan, atau yang dikenal dengan istilah Prevalence of Undernourishment (PoU).
Penghargaan bergengsi ini diberikan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) sebagai bentuk apresiasi atas upaya nyata Mamasa dalam memperkuat ketahanan pangan dan menekan angka kelaparan di daerah.
Penyerahan penghargaan berlangsung Kamis (14/8/2025), dalam acara Diseminasi Nasional di Hotel Ra Suites Simatupang, Jakarta Selatan. Acara ini juga akan menjadi ajang peluncuran Buku Direktori PoU Provinsi 2024 yang memuat data kerawanan pangan hingga tingkat desa secara komprehensif.
Selain Kabupaten Mamasa, lima daerah lainnya yang juga menerima penghargaan serupa adalah Kabupaten Lebak (Banten), Kabupaten Badung dan Gianyar (Bali), Kabupaten Sumbawa Barat (Nusa Tenggara Barat), serta Kabupaten Penajam Paser Utara (Kalimantan Timur).
Tak hanya itu, enam provinsi turut mendapat apresiasi atas keberhasilan menurunkan angka kelaparan di wilayah masing-masing, yaitu Provinsi Banten, Jawa Tengah, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Barat.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Badan Pangan Nasional bersama jajaran kementerian serta lembaga terkait.
Dalam acara tersebut juga akan digelar diskusi panel yang menghadirkan narasumber dari Bappenas, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, BPS, dan Kemendagri, untuk membahas strategi penguatan ketahanan pangan nasional ke depan.
Plt. Sekretaris Utama Bapanas, Dr. Sarwo Edhy, menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran dan mendorong kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menanggulangi kerawanan pangan secara berkelanjutan.
Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras membangun ketahanan pangan di Mamasa.
Ia menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi dari berbagai elemen, mulai dari petani, OPD, hingga masyarakat.
“Kita bersyukur atas penghargaan ini. Ini adalah hasil kerja keras bersama, dari petani, OPD, hingga elemen masyarakat. Namun ini juga menjadi tantangan bagi kita agar tidak berhenti sampai di sini, melainkan terus meningkatkan akses pangan, infrastruktur pertanian, dan perlindungan terhadap petani lokal,” ujar Welem.
Ia menegaskan bahwa sektor pangan akan terus menjadi prioritas utama dalam pembangunan Kabupaten Mamasa, sejalan dengan upaya mewujudkan kemandirian pangan nasional yang berkelanjutan.*
- Penulis: zonakatacom
