Guru Besar Unhas: MYP 3,7 Layak Dijadikan Percontohan karena Terencana dan Berkelanjutan
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
- print Cetak

Prof. Dr. Eng. Ir. Muhammad Isran Ramli
ZONAKATA.COM – MAKASSAR Puncak peringatan ke-356 Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Minggu, 19 September 2025, diwarnai dengan peluncuran proyek multi-tahun senilai Rp3,7 triliun atau Multi Years Project (MYP) 3,7 oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
MYP 3,7 merupakan mega proyek yang direncanakan berlangsung selama tiga tahun, dari 2025 hingga 2027. Proyek ini mencakup beberapa bidang strategis, yaitu:
-
Perbaikan infrastruktur jalan senilai Rp2,5 triliun.
-
Pembangunan jaringan irigasi baru seluas 54.000 hektare dengan anggaran Rp764 miliar.
-
Pendirian dua Rumah Sakit Regional di Luwu Raya dan Kabupaten Gowa dengan biaya Rp500 miliar.
Guru Besar Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof. Dr. Eng. Ir. Muhammad Isran Ramli menilai kebijakan ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan pelayanan publik di Sulsel.
“Idealnya, pengerjaan infrastruktur harus terencana dan berkelanjutan dari tahun ke tahun. Bukan setiap tahun berubah-ubah. Dengan proyek multi-tahun seperti ini, perencanaannya diyakini matang, kuat, dan hasil akhirnya akan terintegrasi dengan baik,” ujar Prof. Isran, Rabu (22/10/2025) di Makassar.
Lebih lanjut, Dekan Fakultas Teknik Unhas ini menyebut, MYP 3,7 memastikan proyek infrastruktur berjalan sesuai visi gubernur dan wakil gubernur.
“Pengerjaan multi-tahun ini bahkan bisa dijadikan percontohan bagi provinsi lain di Indonesia karena perencanaan dan implementasinya berjalan baik, yang ujungnya berdampak positif bagi pelayanan masyarakat,” tambahnya.
Hal senada disampaikan Guru Besar Unhas, Prof. Dr. Marsuki DEA. Ia menilai MYP 3,7 menjadi dorongan penting bagi perekonomian Sulsel dalam jangka menengah hingga panjang.
“Proyek ini tepat untuk mempercepat arus logistik pertanian dan meningkatkan kapasitas produksi demi kemandirian pangan Sulsel. Infrastruktur jalan dan irigasi akan mendorong pertumbuhan ekonomi ke depan,” jelasnya.
Selain itu, pembangunan Rumah Sakit Regional juga akan meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah yang terpilih.
“Tujuannya mempercepat pembangunan dan pemerataan infrastruktur di seluruh Sulsel,” pungkas Prof. Marsuki.(*)
- Penulis: zonakatacom
