fbpx

Forum Masyarakat Korban Banjir Gelar Aksi Demo Di Kantor Bupati Lutra

Populer

spot_img

ZONAKATA.COM – LUWU UTARA Kelompok yang mengatasnamakan Forum Masyarakat Korban Banjir, melakukan aksi di depan kantor Bupati Luwu Utara. Senin 10 Agustus 2020. Mereka menuntut ketegasan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara terkait penanganan pasca banjir.

Aksi ini sebagai upaya protes terhadap kinerja pemerintah yang dinilai tidak maksimal dalam menangani bencana Luwu Utara. Hatta selaku koordinator lapangan meminta untuk memperjelas sejauh mana penanganan korban banjir. Namun para demostran tidak berhasil menemui Bupati Luwu Utara.

Forum Masyarakat Korban Banjir Gelar Aksi Demo Di Kantor Bupati Lutra

“Kami mewakili warga korban banjir Luwu Utara meminta kepada Bupati untuk memperjelas status penanganan korban banjir bandang di Luwu Utara, jangan hanya bikin statement saja, yang terkesan pencitraan. Logistik yang ditangani Pemkab Lutra harus segera disalurkan sesuai peruntukannya,” desak Hatta.

Sementara itu, Hendra salah satu anggota aksi menegaskan bahwa apa yang dilakukan oleh Forum Masyarakat Korban Banjir Bandang Luwu Utara ini murni untuk kepentingan pengungsi dan tidak ada muatan politisnya.

“Aksi hari ini tidak ada yang ditunggangi ini adalah aksi damai, jangan sampai ada yang berpikiran bahwa ini momen politik, tapi ini murni aksi hati nurani rakyat,” ungkap Hendra.

Menanggapi aksi tersebut, Ogi Pasolang selaku Sekretaris MPKT Karang Taruna Kabupaten Luwu Utara mengingatkan kadernya untuk lebih focus dilapangan soal penangan korban banjir dan menyalurkan logistik berbasis data dilapangan.

“Karang Taruna action saja dilapangan, jauh lebih mulia dan bermanfaat buat keluarga yang ditimpa bencana ketimbang ikut teriak menyalahkan orang lain, apalagi jika tidak menawarkan solusi yang kongkrit dan bisa dilakukan berdasarkan hitungan Teknis dan Pendekatan Amdal,” jelas Ogi Pasolang.

Ia juga menambahkan bahwa Penanganan DAS Masamba dan Radda menjadi Kewenangan Balai, bukan lagi Pemda Luwu Utara. Semua Ahli Air, Sungai dan Rawa berkumpul di Balai Besar, semua instrumen pendekatan teknis telah mereka maksimalkan untuk menangani dan meminimalisir resiko dampak luapan. Suplay material dari hulu setiap hari tidak pernah berhenti.

“Maksud saya mengajak teman-teman Karang Taruna untuk tetap pada hasil musyawarah dan keputusan rapat pengurus yang telah dilakukan Karang Taruna sebelumnya untuk fokus pada penyaluran Logistik berbasis data”. Lanjut Ogi Pasolang.

📷 Idha Hidayah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Terpilih Aklamasi, Bung Iin Nahkodai Taekwondo Tana Toraja

ZONAKATA.COM - TANA TORAJA  Pradyan Rizky Londong Allo akhirnya terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Taekwondo Tana...

Berita Lain