fbpx
Sabtu, April 24, 2021

Fakta dibalik Video Kapolri Perintahkan Tembak Masyarakat

Terkait

- ADS -

ZONAKATA.COM – Beredar di media sosial tentang video perintah Kapolri tembak masyarakat di hadapan personil Brimob.

Video tersebut telah tersebar melalui medsos dan menjadi konsumsi para warga netizen.

Dalam video editan tersebut terlihat Kapolri mengatakan  Apakah Masyarakat Boleh Ditembak ? dan dijawab dengan tegas oleh salah satu anggota Brimob,  Boleh Jenderal !!! Lalu nampak Kapolri mengacungkan jempol.

Namun , setelah ditelusuri ditemukan video asli dari pernyataan Kapolri tersebut, ternyata ada bagian awal yang terpotong yang sengaja dihilangkan untuk memframing polisi menjadi musuh masyarskat .

Dalam video asli (tanpa editan), terlihat ada interaksi pertanyaan dari Kapolri kepada salah satu personel Brimob yang sedang bersiaga, begini kronologinya :

“Jika ada masyarakat yang membawa parang dan mengancam keselamatan orang lain, apakah masyarakat tersebut boleh ditembak?” Tanya Kapolri.

Dijawab dengan tegas oleh salah seorang  personil Brimob “Siap, boleh Jenderal.”

Dan Kapolri pun mengacungkan jempol dan berlalu.

Dari fakta interaksi itu, Kapolri tidak menyatakan masyarakat boleh ditembak tanpa alasan, namun Kapolri menyatakan Jika ada masyarakat yang mengancam keselamatan orang lain, itu baru boleh ditembak.

Jadilah netizen yang smart , yang tidak mudah terprovokasi oleh berita berita hoax yang sengaja di ciptakan oleh oknum yang tidak ingin melihat Indonesia aman dan damai. Jaga persatuan dan kesatuan, teruslah serukan NKRI Harga Mati.

Berikut video aslinya.

- Advertisement -
- Contoh Iklan -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

- Advertisement -

Andi Sudirman Sulaiman Buka Rakerwil PKS Sulsel

ZONAKATA.COM - MAKASSAR Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menghadiri dan membuka acara Rapat Kerja Wilayah...

Berita Lain

- Advertisement -