Dirjen Bimas Katolik: PMKRI Harus Menjadi Garda Terdepan
- account_circle Gibran
- calendar_month Minggu, 27 Sep 2020
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Direktorat Jendral Bimbingan Masyarakat Katolik, Kementerian Agama RI, Yohanes Bayu Samodro menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh umat, ormas Katolik dan kelompok Kategorial di Stikpar Rantepao, Sabtu 26, September 2020.
Dalam pertemuan itu, Bayu Samodro menyampaikan tiga masalah besar yang tengah dihadapi bangsa ini yakni, radikalisme, korupsi, dan intoleransi umat beragama. Untuk menghadapi masalah itu, Bayu menawarkan strategi.
Strategi yang ditawarkan diantaranya adanya sinergitas antar kelompok kategorial bersama ormas-ormas Katolik dalam menjawab persoalan kebangsaan melalui kaderisasi dan selanjutnya adalah Katekese Kebangsaan.
“Dalam menjawab persoalan ini harus ada sinergitas antar kelompok kategorial bersama ormas-ormas Katolik melalui kaderisasi,” ucap Bayu.
Usai pertemuan itu Dirjen Bimas Katolik, Yohanes Bayu Samodro menyempatkan menerima audiensi dari Pengurus PMKRI Cabang Toraja yang merupakan ormas Katolik. Dalam audiensi itu, Ketua Presidium PMKRI Cabang Toraja, Ignatius Sepryansah Rantano menawarkan konsep sinergitas antar kelompok dalam menunjang wawasan kebangsaan melalui proses kadersasi.
PMKRI juga menyampaikan kesiapan kerja sama dalam merumuskan dan menjalankan konsep-konsep tersebut. Menanggapi hal tersebut, Bayu berharap PMKRI akan menjadi garda terdepan umat dalam merespon isu kebangsaan dan mengawal perubahan.
“PMKRI harus mampu menampilkan wajah umat Katolik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” harap Bayu.
Secara khusus Dirjen Bimas juga akan mendukung semua kegiatan PMKRI terutama rencana pertemuan mahasiswa Katolik sedunia yang tergabung dalam Internasional Movement of Catholik Student (IMCS) yang akan dilaksanakan di Tana Toraja pada tahun 2021 yang akan datang.
(rls/TM)
- Penulis: Gibran
