Dikelilingi Longsor, Camat Simbuang Minta Warganya Waspada
- account_circle Gibran
- calendar_month Kamis, 5 Mar 2020
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Wilayah Toraja bagian barat tepatnya di Kecamatan Simbuang dalam beberapa minggu terakhir terus diguyur hujan dengan intensitas yang cukup tinggi.
Hal ini mengakibatkan jalan poros yang menghubungkan kecamatan Simbuang menuju Kota Makale terputus total. Ada sekitar 19 titik longsor yang menutupi bahu jalan itu.

Menurut Camat Simbuang Rithayani Layuk, pihaknya sudah mulai membersihkan tumpukan material tanah longsor yang menutupi bahu jalan itu.
“Bayangkan ada 19 titik longsor disepanjang poros Simbuang-Makale itu. Ini membuat arus lalulintas lumpuh total dan membuat ekonomi masyarakat terganggu,” jelas Ritha, Rabu (4/3).
Dikatakan pemerintah setempat bersama masyarakat telah bergotong royong untuk menyingkirkan tumpukan material longsor itu. Selain itu menggunakan alat berat dari PUPR yang kini tengah bekerja agar jalan itu kembali normal.

“Dari 19 titik longsor itu, sudah ada enam titik yang telah dibersihkan atas gotong royong masyarakat, Bhabinkamtibmas dan TNI. Sementara material longsor berupa tanah bercampur batu mulai disingkirkan dengan menggunakan alat berat,” jelasnya.
Dijelaskan sejumlah tempat yang terkena longsor diantaranya didaerah Siammang, Kelurahan Sima, Lembang Makkodo dan Pongbembe Mesakada.

Kepada warga yang akan melintas dilokasi itu, Ritha mengingatkan untuk berhati hati karena tidak menutup kemungkinan terjadi longsor, karena disejumlah titik sangat rawan terjadi longsor khususnya daerah daerah tebing.
“Jika ingin melintas di lokasi itu untuk tetap berhati hati, karena di beberapa titik sementara dibersihkan, longsor susulan dari tebing juga masih terus terjadi. Selain itu, kondisi jalan dibeberapa titik motor harus digotong karena terjebak lumpur, pengendara hendaknya jalan bareng untuk memudahkan bila terjebak lumpur,” imbuh Ritha.
- Penulis: Gibran
