fbpx

Carut Marut Jelang Musorkab KONI Tana Toraja, Penetapan Bakal Calon Ketua Ditunda

Populer

spot_img

ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Penetapan bakal calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tana Toraja diundur.

Hal ini dikarenakan banyaknya cabang olahraga (cabor) yang dimasukan KONI Tana Toraja untuk mendapatkan hak suara.

“Selama penjaringan 3 hari kemarin, kami buat kesimpulan menunda pengumuman karena kami minta persetujuan mengenai jumlah cabor yang memiliki hak suara,” kata Ketua penjaringan dan penyaringan Ketua KONI Tana Toraja Yosafat Sampe Kamis (12/10/2023).

Yosafat mengungkapkan, sebanyak 31 cabor yang direkomendasikan KONI Tana Toraja ke KONI Provinsi Sulsel untuk mendapatkan persetujuan hak suara.

“Sebelumnya memang ada 23 cabor, tapi banyak yang menghubungi kami, Jadi untuk amannya kami kirim rekomendasi ke KONI Provinsi biarkan mereka yang saring mana yang punya hak suara. Ada 31 cabor kami kirim,” ungkapnya.

Sementara saat ini terdapat 2 bakal calon yang akan maju di Musyawarah Olahraga Kabupaten Tana Toraja nanti. Diantaranya, dr Elia Tombeg yang merupakan anak dari Wakil Bupati Tana Toraja dr Zadrak Tombeg.

Saat ini Elia juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten Tana Toraja

Kemudian Indra Batara memiliki latar belakang polisi yang saat ini bertugas sebagai penyidik BNNK Toraja. Belakangan petahana Ketua KONI Tana Toraja, Daniel Bemba mundur dari perbutan kursi pimpinan KONI.

“Jadi cuma ada 2 calon, karena saya tidak maju lagi,” jelas Daniel.

Terpisah, salah satu bakal calon Elia Tombeg mengaku sudah mengantongi 10 dukungan cabor di Tana Toraja. Atas dukungan itu kata dia, dirinya memantapkan diri untuk bertarung berebut kursi ketua KONI Tana Toraja.

“Nah ada dukungan dari 10 cabor ke saya untuk maju Musorkab. Tentunya saya berterima kasih dan mengambil kesempatan itu untuk membenahi bidang olahraga kita,” ucapnya.

Menurutnya, KONI Tana Toraja mengalami kemunduran 3 tahun terakhir, hal itu terlihat di ajang Porprov Sulsel ke XVII Tana Toraja menempati urutan 23 dari 24 daerah yang berlaga dan hanya mampu mengoleksi 17 medali terdiri dari 3 medali emas, 8 perak dan 6 perunggu.

“Pasti kita sedih melihat kondisi sekarang, Porprov kemarin kita nomor urut 2 terbawah. Tidak ada yang boleh disalahkan, kita harus memikirkan ini ke depan bagaimana atlet-atlet bisa meraih prestasi di tingkat provinsi dan nasional,” ujarnya.

Ari/ZK

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

TSM Resmikan Posko Induk HSL Special Force’s

ZONAKATA, PAREPARE – Bakal Calon Wali Kota Parepare, Tasming Hamid (TSM) hadir dan meresmikan langsung Posko Induk HSL Special...

Berita Lain