Bupati Theofilus Dukung Event Yang Digagas JRM Masuk Kalender Event Wisata
- account_circle Gibran
- calendar_month Jumat, 17 Feb 2023
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Empat event berskala nasional dan internasional bakal dihelat di Tana Toraja pada Tahun 2023 ini. Keempat event ini digagas anggota DPRD Sulsel, John Rende Mangontan (JRM) dengan mengusung jargon ‘Ayo ke Toraja’.
Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung menyambut baik event-event yang bakal diselenggarakan tersebut. Ia mengatakan, Kabupaten Tana Toraja sebagai daerah tujuan wisata memang butuh banyak event.
Meski begitu, ia berharap event yang akan dilaksanakan dan digagas oleh JRM dapat dikoordinasikan dan ditata dengan baik.
“Kita apresiasi setiap kreatifitas yang akan dilakukan, karena Tana Toraja memang butuh banyak event. Tapi event itu yang penting konsistensi, dikoordinasikan dan ditata dengan baik,” kata Bupati Theofilus, Jumat (17/2/2023) sore.
Mantan Kepala Inspektorat Sulsel itu mengatakan, saat ini Tana Toraja mempunyai event tahunan yang sudah masuk kalender event wisata, yakni Lovely December.
“Nah tinggal yang lain bagaimana event yang akan dihelat kedepannya tentu akan kita nilai, kalau memang berpotensi masuk kalender event wisata kenapa tidak,” ungkapnya.

Bupati Theofilus menuturkan saat ini Pemkab Tana Toraja fokus membuka sejumlah destinasi wisata baru. Itu dilakukan untuk memberi alternatif bagi wisatawan yang datang mengikuti pelaksanaan event di Tana Toraja.
“Saat ini kita fokus untuk kelola destinasi wisata, karena biar kita buat event kalau tidak ada destinasi kan percuma juga. Makanya saya harap tahun ini destinasi wisata baru Sarira dan Ollon sudah bisa diakses masyarakat atau wisatawan,” tandasnya.
Untuk diketahui, empat event yang digagas JRM akan dihelat di Tana Toraja diawali dengan pelaksanaan Festival Layang-Layang tingkat Nasional pada 11 Maret 2023 mendatang.
Event yang pertama kali digelar di Toraja ini terasa spesial karena juga menyemarakkan peringatan 110 Tahun Injil Masuk Toraja (IMT) oleh Gereja Toraja.
“Festival ini akan ada perlombaan kreativitas dan ketangkasan yang tetap menonjolkan budaya kita orang Toraja. Ini juga sebagai tanda ungkapan syukur pada Tuhan dalam rangka memperingati IMT yang ke 110 Tahun,” kata JRM.
Setelah Festival Layang-Layang, disusul pameran Kriya (Kerajinan Tangan) dan Lomba Paduan Suara antar SMA/SMK sederajat juga Perguruan Tinggi se-Sulawesi Selatan pada 3 Mei 2023.
Kemudian event akbar Toraja Carnaval II pada 6-8 Juli. Event ini digelar di eks Bandara Pongtiku, Kecamatan Rantetayo. Toraja Carnaval II akan dikemas dengan berbagai atraksi seni budaya Toraja dan dimeriahkan artis ibukota.
“Pamungkasnya kita adakan event Choir Festival Internasional (Festival Paduan Suara Internasional) pada bulan September,” ungkap JRM.
Dijelaskan, event yang di gagas ini akan berdampak positif untuk daerah, masyarakat, pelaku dunia usaha hingga anak-anak milenial kreatif.
“Seluruh event dilaksanakan untuk membantu membangkitkan pertumbuhan ekonomi di Toraja dan juga menyalurkan talenta serta menghibur masyarakat. Karena acara ini akan ada berbagai macam pertunjukan,” ucapnya.
Sebagai anggota DPRD Sulsel dari Fraksi Golkar kata JRM, dirinya sudah diberikan amanah oleh rakyat, untuk itu kepercayaan tersebut harus dipertanggungjawabkan sebagai wakil rakyat.
Lebih lanjut dikatakan, Toraja harus dijadikan sebagai daerah tujuan berwisata, berpendidikan serta berinvestasi. Bila hal itu terwujud maka pertumbuhan ekonomi akan meningkat dan akan berdampak pada PAD.
“Bila ini terwujud maka pertumbuhan ekonomi akan terbentuk sehingga PAD akan meningkat. Selain itu, kemajuan pembangunan akan nyata dan tentu masyarakatnya pasti sejahtera,” imbuh Wakil Ketua Komisi D itu.
Disadari JRM melaksanakan empat event dalam satu kalender memang tidak mudah, sebab dibutuhkan kreatifitas yang didukung tim kerja yang solid. Untuk itu, ia berharap dukungan dari seluruh pihak.
“Sehingga dengan kerendahan hati, saya mohon dukungan doa dari kita semua untuk mewujudkan Toraja menjadi daerah tujuan wisata”. Harap Ketua Bapera Sulsel itu.
Tom/ZK
- Penulis: Gibran
