Bupati Mamasa Luncurkan Bulan Mamase: Ajak Diaspora Satukan Langkah Membangun Daerah
- account_circle Gibran
- calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM – MAMASA Pemerintah Kabupaten Mamasa secara resmi meluncurkan peringatan Bulan Mamase 2025 dalam sebuah kegiatan bertema “Bersama Diaspora Mamasa, Kita Duduk Bersama, Bergandengan Tangan, Satukan Langkah dalam Pemulihan dan Perbaikan Menuju Mamasa.”
Launching bulan Mamase ini digelar secara sederhana di depan Rumah Jabatan Bupati Mamasa, Sabtu (19/4/2025), dan dihadiri berbagai elemen masyarakat.
Peluncuran ini menjadi momentum strategis yang mempertemukan Diaspora Mamasa dari berbagai daerah, pelaku UMKM lokal, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah organisasi kemahasiswaan dan tokoh masyarakat.
Dalam sesi diskusi terbuka, para peserta menyampaikan berbagai masukan konstruktif terkait pembangunan Mamasa, meliputi sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi, penguatan UMKM, hingga upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Diskusi berlangsung hangat dengan suasana penuh semangat kebersamaan.
Bupati Mamasa Welem Sambolangi menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif yang diberikan para peserta, khususnya dari kalangan diaspora.
“Kami sangat menghargai partisipasi aktif dari saudara-saudari Diaspora Mamasa. Ide, kritik, dan harapan yang disampaikan hari ini akan kami integrasikan dalam perencanaan pembangunan daerah yang lebih inklusif,” ujar Bupati.
Selain menjadi ruang dialog dan konsolidasi gagasan, peluncuran Bulan Mamase juga dirangkaikan dengan promosi produk-produk UMKM lokal yang dipamerkan langsung oleh para pelaku usaha.
Bupati Welem turut memperkenalkan sejumlah produk unggulan hasil olahan masyarakat sebagai bentuk nyata dukungan terhadap pengembangan ekonomi kerakyatan di tingkat desa dan kecamatan.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dan antusias dari para diaspora yang hadir. Mereka mengapresiasi keterbukaan Pemerintah Kabupaten Mamasa dalam melibatkan masyarakat rantau sebagai bagian dari proses pembangunan daerah.
Sebagai hasil dari pertemuan ini, disepakati bahwa kegiatan serupa akan menjadi agenda tahunan dengan nama resmi “Bulan Mamase”, yang akan menjadi simbol kebangkitan, kolaborasi, dan kebersamaan dalam membangun Mamasa yang lebih baik.*
- Penulis: Gibran
