Kamis, 4 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Buntut Pasien Lansia Meninggal di IGD Kosong, Kapus Nosu Dicopot, Krisis SDM Jadi Sorotan

Buntut Pasien Lansia Meninggal di IGD Kosong, Kapus Nosu Dicopot, Krisis SDM Jadi Sorotan

  • account_circle zonakatacom
  • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
  • print Cetak

ZONAKATA.COM – MAMASA   Setelah mencuatnya kasus viral meninggalnya seorang pasien lansia di Puskesmas Nosu, Kabupaten Mamasa, Bupati Mamasa Welem Sambolangi secara resmi membebastugaskan Kepala Puskesmas Nosu, Adolfina Y.T.

Langkah tegas ini diambil usai tim investigasi gabungan dari Pemkab Mamasa menyelesaikan pemeriksaan mendalam terhadap kejadian yang memicu kemarahan publik tersebut.

Tim investigasi yang terdiri dari Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BKPPD Baso Parjuni, dan Inspektorat, dengan pengamanan aparat kepolisian yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Pana’, telah turun langsung ke lokasi.

Mereka memeriksa sistem pelayanan, menelusuri kronologi kejadian, dan mengonfirmasi keterangan dari pihak keluarga pasien.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan adanya kelalaian serius dalam pelayanan, terutama karena tidak adanya petugas medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) saat pasien tiba dalam kondisi kritis.

Kepala BKPPD Mamasa, Baso Parjuni, menegaskan bahwa IGD tidak boleh kosong dalam kondisi apapun, dan kejadian ini jelas merupakan pelanggaran terhadap standar operasional pelayanan.

Temuan itu diperkuat oleh rekaman video berdurasi lebih dari empat menit yang viral di media sosial.

Video tersebut menunjukkan seorang perempuan lansia tergeletak di IGD tanpa mendapat penanganan medis selama lebih dari 15 menit, hingga akhirnya meninggal dunia. Publik merespons dengan marah, dan desakan terhadap pemerintah daerah pun menguat.

Salah satu desakan paling keras datang dari organisasi Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Mamasa.

Mereka menilai tragedi ini sebagai puncak dari buruknya manajemen Puskesmas Nosu dan lemahnya kepemimpinan kepala puskesmas dalam menjamin pelayanan kesehatan yang layak bagi masyarakat.

GAMKI bahkan menyebut bahwa kasus ini bukan yang pertama dan sudah banyak keluhan masyarakat sebelumnya. Mereka mendesak Bupati untuk mencopot Kapus Nosu demi mencegah jatuhnya korban jiwa lain.

Menanggapi pencopotan tersebut, Adolfina Y.T. akhirnya angkat bicara. Ia menyampaikan kronologi dari sudut pandangnya dan menyatakan bahwa kejadian berlangsung dalam situasi darurat.

Sekitar 30 menit sebelum pasien lansia datang, petugas jaga sedang mengantar pasien rujukan ke rumah sakit di Polewali. Satu-satunya perawat yang tersisa tengah menangani persalinan di lantai dua.

Ketika pasien kritis datang, satpam langsung memanggil perawat tersebut, namun kondisi pasien sudah sangat parah dan meninggal sebelum bantuan sempat diberikan. Adolfina sendiri mengaku sedang berada di rumah dinas saat itu dan membutuhkan waktu untuk tiba di Puskesmas.

Pernyataan tersebut diperkuat oleh satpam yang bertugas, Soleman Sulle. Ia membenarkan bahwa waktu dari kedatangan pasien hingga meninggal hanya sekitar 10 menit, dan memang petugas yang ada sedang terlibat dalam penanganan persalinan.

Adolfina juga menyoroti akar persoalan yang selama ini luput dari perhatian yakni krisis sumber daya manusia.

Ia mengungkapkan bahwa Puskesmas Nosu saat ini tidak memiliki dokter dan hanya memiliki empat tenaga medis yang harus berjaga secara bergiliran selama 24 jam.

Kondisi ini membuat layanan menjadi sangat rentan dan tidak ideal, terlebih dalam keadaan darurat.

Ia berharap pemerintah daerah dan Dinas Kesehatan bisa memberikan solusi nyata, termasuk penambahan tenaga medis agar pelayanan kesehatan di daerah terpencil seperti Nosu bisa berjalan sebagaimana mestinya.

Kasus tragis ini menjadi gambaran nyata dari kondisi layanan dasar kesehatan didaerah pelosok dimana tenaga medis yang minim serta fasilitas yang terbatas.*

  • Penulis: zonakatacom

Berita Lain

  • Penampakan Bangkai Mobil Dievakuasi Dari Sungai Sa’dan, Terseret Air Saat Banjir di Tana Toraja

    Penampakan Bangkai Mobil Dievakuasi Dari Sungai Sa’dan, Terseret Air Saat Banjir di Tana Toraja

    • calendar_month Sabtu, 2 Mar 2024
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 196
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Mobil Toyota Rush berwarna hitam yang terseret air saat banjir bandang melanda Kota Makale, Tana Toraja, beberapa waktu akhirnya ditemukan. Bangkai mobil pun sudah dievakuasi polisi dibantu warga dari dalam sungai pada Sabtu (2/3/2024) siang. “Mobilnya sudah dievakuasi, proses evakuasi personel kami dibantu beberapa warga, ” kata Kapolres Tana Toraja, AKBP […]

  • Wali Kota Apresiasi Peserta Studi Lapangan PKA Angkatan XIV Balai Pelatihan Keagamaan Makassar

    Wali Kota Apresiasi Peserta Studi Lapangan PKA Angkatan XIV Balai Pelatihan Keagamaan Makassar

    • calendar_month Kamis, 13 Jul 2023
    • account_circle Kifli
    • visibility 121
    • 0Komentar

    ZONAKATA, PAREPARE — Wali Kota Parepare, Taufan Pawe yang diwakili oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD), Adriani Idrus menghadiri penerimaan peserta studi lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan XIV Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Makassar Kementerian Agama. Kegiatan berlangsung di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare. Kamis, (13/7/2023). Hadir pada kegiatan […]

  • Tolak RUU KUHP dan Revisi UU KPK, Ratusan Mahasiswa Geruduk DPRD Tana Toraja

    Tolak RUU KUHP dan Revisi UU KPK, Ratusan Mahasiswa Geruduk DPRD Tana Toraja

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2019
    • account_circle Gibran
    • visibility 236
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Gabungan mahasiswa dan ormas mengepung kantor DPRD Tana Toraja, yang bertujuan untuk menyuarakan penolakan beberapa rancangan beleid (kebijakan) pemerintah. Dua isu yang menjadi sorotan utama demo mahasiswa dan ormas di Tana Toraja adalah RUU KUHP dan UU KPK yang baru (hasil revisi). Diketahui revisi UU KPK telah disahkan DPR, sedangkan RUU […]

  • Dilarang Merokok di Objek Wisata Religi Patung Yesus Burake Tana Toraja

    Dilarang Merokok di Objek Wisata Religi Patung Yesus Burake Tana Toraja

    • calendar_month Jumat, 30 Sep 2022
    • account_circle Irsad Ibrahim
    • visibility 631
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Toraja memberlakukan aturan baru di obyek wisata Religi Patung Tuhan Yesus Memberkati atau Buntu Burake. Aturan tersebut, wisatawan dilarang merokok di sekitar objek wisata. Kemudian dilarang membawa makanan dan minuman sendiri masuk ke dalam tempat wisata. “Aturannya sudah berlaku. Jadi ini harus dipatuhi semua wisatawan dan memahami […]

  • Pemprov Salurkan DBH Triwulan I,  Appi: Terima Kasih Pak Gubernur!

    Pemprov Salurkan DBH Triwulan I, Appi: Terima Kasih Pak Gubernur!

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 111
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR   Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, di bawah arahan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman, telah menyalurkan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk triwulan I tahun anggaran 2025 kepada seluruh 24 kabupaten/kota di Sulsel. Total DBH yang disalurkan mencapai Rp222 miliar. Penyaluran ini mendapat apresiasi dari Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada […]

  • Pelaku Pembobol Toko Komputer di Makale Tana Toraja Pernah Curi Babi Untuk Lamar Kekasih

    Pelaku Pembobol Toko Komputer di Makale Tana Toraja Pernah Curi Babi Untuk Lamar Kekasih

    • calendar_month Kamis, 27 Apr 2023
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 313
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Polisi mengungkap sederet aksi pencurian yang dilakukan oleh Tri Putra R (23), pemuda asal Bonggakaradeng, Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Kamis (27/4/2023). Pemuda berwajah polos itu ternyata sudah melakukan aksi pencurian di lima tempat yang berbeda. Satu diantaranya di Manggasa, Kecamatan Makale, Tana Toraja pada 16 April 2023 lalu. Saat itu pelaku […]

expand_less