Minggu, 19 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Begini Kemampuan Fiskal Empat Daerah di Luwu Raya: Hanya Ketergantungan Tinggi Dana Transfer Pemerintah Pusat

Begini Kemampuan Fiskal Empat Daerah di Luwu Raya: Hanya Ketergantungan Tinggi Dana Transfer Pemerintah Pusat

  • account_circle zonakatacom
  • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
  • print Cetak

ZONAKATA.COM – LUWU Kapasitas fiskal empat kabupaten/kota di wilayah Luwu Raya—Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Kabupaten Luwu Timur, dan Kabupaten Luwu Utara—dinilai masih lemah. Hal ini tercermin dari rendahnya kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masing-masing daerah.

Data APBD 2025 menunjukkan ketimpangan signifikan antara PAD dan total anggaran daerah. Kota Palopo mencatat PAD sekitar Rp230,26 miliar dari total APBD Rp1,030 triliun, atau sekitar 23,6 persen. Kabupaten Luwu memiliki PAD Rp238,18 miliar dari total APBD Rp1,604 triliun, setara 14,2 persen.

Sementara itu, Kabupaten Luwu Utara hanya mencatat PAD sekitar Rp119,62 miliar dengan total APBD Rp1,453 triliun, sehingga kontribusi PAD hanya 8,23 persen. Kabupaten Luwu Timur memiliki APBD terbesar, sekitar Rp2,144 triliun, dengan PAD Rp482,21 miliar atau 22,49 persen dari total APBD.

Pengamat Ekonomi Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Dr Marsuki DEA, mengatakan data tersebut mencerminkan rendahnya kemampuan fiskal daerah. Menurutnya, salah satu indikator utama kemampuan fiskal adalah rasio PAD terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang idealnya berada pada kisaran minimal 10–15 persen.

“Dengan pertumbuhan ekonomi selama tiga tahun terakhir yang trennya meningkat, rata-rata di atas pertumbuhan nasional, seharusnya kapasitas fiskal juga ikut menguat, terutama di provinsi tempat daerah tersebut berada,” ujar Prof Marsuki, Sabtu (31/1/2026).

Ia menambahkan, komposisi belanja operasional idealnya berada pada kisaran 30–40 persen agar tersedia ruang fiskal yang cukup untuk belanja pembangunan dan sektor strategis. Selain itu, daerah perlu memiliki kejelasan potensi ekonomi unggulan, seperti perkebunan, pertambangan, industri spesifik, maupun sektor jasa, yang mampu menjadi sumber pajak dan retribusi daerah.

“Data utama tersebut perlu dilihat perkembangannya minimal tiga tahun terakhir, terutama bagi daerah yang memiliki wacana pemekaran,” jelasnya.

Prof Marsuki menegaskan, secara administratif daerah yang akan dimekarkan harus memenuhi indeks kapasitas fiskal. Namun, kondisi di Luwu Raya menunjukkan masih ada daerah yang belum memenuhi syarat, seperti Kabupaten Luwu dengan rasio PAD 14,2 persen dan Kabupaten Luwu Utara yang hanya sekitar 8 persen.

Sementara itu, Pengamat Pemerintahan, M Syahrullah, menilai rendahnya proporsi PAD menunjukkan bahwa pendapatan lokal belum mampu menopang pembiayaan pembangunan secara mandiri. Ketergantungan tinggi pada Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), serta dana bagi hasil masih menjadi ciri dominan struktur pendanaan daerah-daerah di Luwu Raya.

“Tambang yang selama ini dianggap sebagai primadona dan magnet investor ternyata tidak memberikan kontribusi maksimal ke provinsi. Selama puluhan tahun, Sulawesi Selatan hanya menerima dana bagi hasil bukan dari sektor tambangnya, melainkan dari air permukaan atau bendungan,” ungkap Syahrullah.

Ia menambahkan, kondisi fiskal seperti ini berimplikasi pada terbatasnya ruang anggaran untuk program prioritas pembangunan, peningkatan pelayanan publik, serta investasi infrastruktur yang berkelanjutan. Ketergantungan pada dana transfer pusat juga membuat daerah rentan terhadap perubahan kebijakan fiskal nasional.

“Sehingga jika isu daerah kaya tambang ingin memisahkan diri, hal itu tidak serta-merta membawa perubahan signifikan bagi provinsi, karena kewenangan sektor tersebut memang bukan di daerah,” pungkasnya.

  • Penulis: zonakatacom

Berita Lain

  • Pemkot Parepare Launching Gerakan Pangan Murah

    Pemkot Parepare Launching Gerakan Pangan Murah

    • calendar_month Selasa, 11 Jun 2024
    • account_circle Kifli
    • visibility 220
    • 0Komentar

    ZONAKATA, PAREPARE – Menjelang hari raya Idul Adha, Pemerintah Kota Parepare kembali melaunching gerakan pangan murah dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Penjabat Wali Kota Parepare Akbar Ali saat melaunching pasar murah, mengatakan, masyarakat memanfaatkan pasar murah yang dilaksanakan pemerintah, untuk membantu suplai kebutuhan pangan. “Ini membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok apalagi menjelang […]

  • Potensi Pilgub Sulsel 2024 Diwarnai Kotak Kosong, Ini Kata RMS dan NH

    Potensi Pilgub Sulsel 2024 Diwarnai Kotak Kosong, Ini Kata RMS dan NH

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 288
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR Isu mengenai kemungkinan adanya “kotak kosong” pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Selatan (Sulsel) 2024 semakin menarik perhatian publik. Ketua DPW NasDem Sulsel, Rusdi Masse Mappasessu (RMS), memberikan pandangannya terkait hal ini. Menurut RMS, kotak kosong merupakan bagian dari proses demokrasi yang sah dan diatur oleh undang-undang. “Yang tidak sehat adalah jika ada […]

  • Pelaku Pemerkosaan Anak SD di Bekuk Polisi

    Pelaku Pemerkosaan Anak SD di Bekuk Polisi

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2019
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 190
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – LUWU Polres Luwu akhirnya berhasil menangkap, pelaku pemerkosaan terhadap NI (7 thn) siswi kelas 1 SD 21 Tadette, yang terjadi, Senin (12/8) siang tadi. Pelaku berinisial RA (35 thn) merupakan warga Balo Balo, Kecamatan Belopa, Luwu ditangkap hanya beberapa jam setelah dia melakukan aksi bejatnya. Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Faisal Syam saat […]

  • Bupati Zadrak Lantik Jacob Tipa Jadi Kepala Kesbang, Damoris Sembiring Kembali Jabat Sekwan

    Bupati Zadrak Lantik Jacob Tipa Jadi Kepala Kesbang, Damoris Sembiring Kembali Jabat Sekwan

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Gibran
    • visibility 322
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA   Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, melantik sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II), pejabat administrator dan pengawas, serta kepala sekolah lingkup Pemerintah Kabupaten Tana Toraja. Pelantikan berlangsung di Aula Kantor Bupati Tana Toraja, Jumat (7/11/2025). Para pejabat yang dilantik tampak mengenakan pakaian adat Toraja. Suasana acara berlangsung khidmat dan penuh […]

  • Bupati Bone Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Tautoto Tana Ranggina

    Bupati Bone Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Tautoto Tana Ranggina

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 129
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – BONE Duka atas kepergian birokrat senior, Tautoto Tana Ranggina, terus mengalir dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, yang turut menyampaikan belasungkawa mendalam. “Atas nama pribadi, pemerintah, dan seluruh masyarakat Kabupaten Bone, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Tautoto Tana Ranggina,” ungkapnya. Ia juga mendoakan agar […]

  • Gubernur Khofifah Perpanjangan Masa Jabatan Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai

    Gubernur Khofifah Perpanjangan Masa Jabatan Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai

    • calendar_month Kamis, 18 Jan 2024
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 159
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – SURABAYA Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyerahkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3-72 Tahun 2024 tentang Perpanjangan Masa Jabatan Penjabat (Pj) Wali Kota Batu. Kegiatan penyerahan dilakukan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Kamis (18/1/2024). Sesuai SK tersebut, jabatan Aries Agung Paewai sebagai Pj Walikota Batu diperpanjang hingga maksimal satu tahun sejak […]

expand_less