Jembatan Gantung di Enrekang Ambruk, Puluhan Warga Terluka
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Senin, 20 Jan 2020
- print Cetak

ZONAKATA.COM – ENREKANG Jembatan gantung terletak di Desa Pana, Kecamatan Alla, Enrekang putus dan menyebabkan puluhan orang diatasnya terjatuh dan mengalami luka-luka.
Sejumlah korban diantaranya terpaksa dirujuk ke RSUD Massenrempulu Enrekang. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Enrekang, Abdullah Sanneng mengatakan saat itu mereka sedang berada di atas jembatan menyaksikan pencarian warga Sidrap yang dinyatakan hilang hanyut di Sungai Pana.
“Anggota kami telah berada di lokasi, untuk membantu mengevakuasi korban jembatan putus. Karena mereka awalnya sudah ada disana dengan kasus warga Sidrap yang diduga hanyut sebelumnya.”ujar Abdullah, Senin (20/1).
Kaspiandi salah seorang warga Enrekang, menyayangkan warga yang tidak melihat kondisi jembatan itu. Malah jembatan kayu kecil itu dipenuhi oleh warga yang ingin menyaksikan proses pencarian itu.
“Tanpa kesadaran mereka melihat kondisi jembatan itu, warga malah membludak diatas jembatan kecil dan pastinya tidak mampu menahan beban warga yang diatas, akhirnya jembatan itu ambruk. Beruntung tidak ada korban jiwa,” sesalnya.

Sementara itu dalam proses pencarian Iwan, sopir asal Kabupaten Sidrap, selain BPBD Enrekang, SAR Polri dan TNI, juga ada bantuan anggota dari Basarnas Palopo.
Iwan sebelumnya dilaporkan menghilang saat singgah istrahat dalam perjalanan membawa dedak dari Sidrap menuju Toraja. Saat istirahat di Pana, Enrekang. Iwan diketahui ke toilet namun tidak kunjung kembali.
Saat dicari yang ditemukan hanya sendalnya berada di tepi sungai. Sehingga diperkirakan Iwan terseret terbawa arus sungai.
📷 afauzi
- Penulis: zonakatacom
