Fatmawati Rusdi Dikukuhkan sebagai Bunda Yatim Sulsel di Yatim Fest 2026
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
- print Cetak

ZONAKATA.COM – MAKASSAR Kepedulian yang nyata bukan sekadar bantuan, melainkan hadirnya harapan baru bagi masa depan generasi. Semangat itu tercermin dalam pengukuhan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, sebagai Bunda Yatim Sulawesi Selatan pada ajang Yatim Fest 2026.
Kegiatan yang digelar di Four Points by Sheraton Makassar, Jumat, 27 Februari 2026, dihadiri ribuan anak yatim dari berbagai kabupaten dan kota. Mengusung tema โDari Luka Menjadi Pembawa Cahayaโ, Yatim Fest menjadi momentum penguatan mental dan spiritual bagi generasi muda yang membutuhkan perhatian dan pendampingan.
Acara ini merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Yayasan Abulyatama Indonesia Cabang Makassar bersama Komunitas Pola Pertolongan Allah (PPA). Selama delapan tahun terakhir, program ini konsisten menghadirkan pembinaan, pendampingan, serta penguatan karakter anak yatim di berbagai daerah, termasuk Sulawesi Selatan.
Dalam sambutannya, Fatmawati menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa pengukuhan tersebut bukan sekadar simbol, melainkan tanggung jawab moral untuk memastikan anak-anak yatim memperoleh perhatian, perlindungan, dan masa depan yang lebih baik.
โIni adalah amanah besar bagaimana menunjukkan bahwa ada harapan besar bagi anak-anakku. Ini adalah suatu kehormatan besar bagi saya,โ ujarnya.
Tahun ini, program pembinaan ditargetkan menjangkau 5.000 anak yatim melalui roadshow di 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.
โDan tahun ini targetnya 5.000 anak yatim yang akan diasuh. Ini langkah luar biasa dan akan menjangkau seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan,โ katanya.
Fatmawati menegaskan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dalam upaya membina dan melindungi anak yatim sebagai bagian dari generasi penerus bangsa.
Menurutnya, karakter solidaritas dan empati masyarakat Sulsel menjadi modal sosial yang kuat dalam membangun masa depan anak-anak.
โKami siap berkontribusi, siap bergandengan tangan, karena kita tahu anak-anak kita adalah masa depan bangsa. Masyarakat Sulawesi Selatan punya solidaritas tinggi, empati, dan saling merangkul,โ ujarnya.
Ia juga menyoroti penguatan sektor pendidikan, termasuk dukungan terhadap program Sekolah Rakyat yang menjadi prioritas pemerintah pusat. Saat ini, Sulawesi Selatan telah memiliki tujuh Sekolah Rakyat sebagai bagian dari perluasan akses pendidikan inklusif.
Selain itu, Fatmawati rutin menggelar forum diskusi kelompok terarah (FGD) di rumah jabatan Wakil Gubernur untuk merumuskan langkah strategis dalam memberikan perlindungan dan kesetaraan pendidikan bagi seluruh anak, termasuk anak yatim.
โSetiap bulan saya membuka FGD di rumah jabatan untuk mencari cara terbaik memberikan kesetaraan pendidikan dan perlindungan yang baik bagi generasi kita,โ jelasnya.
Di akhir sambutannya, Fatmawati memberikan pesan motivasi kepada anak-anak yatim agar terus memiliki harapan dan semangat dalam meraih masa depan.
โTeruslah bermimpi, mimpi itu gratis. Terus belajar, terus mencintai Al-Qurโan, karena kalian adalah cahaya untuk Sulawesi Selatan,โ pesannya.
Ketua Yayasan Abulyatama Indonesia Cabang Makassar, H. Ardiansyah, mengapresiasi dukungan Pemprov Sulsel yang dinilai menjadi energi besar dalam memperluas jangkauan pembinaan. Hal senada disampaikan Ustadz Muhlis Katili, Trainer PPA Institute, yang menyebut kehadiran Wakil Gubernur memberi semangat baru bagi anak-anak yatim untuk bangkit dan meraih masa depan lebih baik.
- Penulis: zonakatacom
