Kamis, 4 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemprov Sulsel Perkuat Langkah Antisipatif Pengendalian Inflasi Jelang Ramadan 2026

Pemprov Sulsel Perkuat Langkah Antisipatif Pengendalian Inflasi Jelang Ramadan 2026

  • account_circle zonakatacom
  • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
  • print Cetak

ZONAKATA.COM – MAKASSAR Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat langkah antisipatif pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idul Fitri 2026. Penguatan ini menitikberatkan pada stabilisasi harga, pengamanan pasokan pangan, serta sinergi digitalisasi transaksi pemerintah daerah.

Penegasan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi, saat memberikan arahan pada High-Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Sulsel di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Jumat (13/2/2026).

Forum bertema stabilisasi harga menjelang HBKN serta penguatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah itu menjadi ajang konsolidasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga dan mendorong transformasi digital.

Dalam arahannya, Fatmawati Rusdi mengingatkan bahwa inflasi Sulsel perlu dicermati serius. Inflasi bulanan Januari 2026 tercatat 0,47 persen, sedikit melandai dari Desember 2025 sebesar 0,49 persen. Namun secara tahunan, inflasi mencapai 4,11 persen (year on year).

“Ini mengindikasikan tekanan harga berpotensi meningkat apabila inflasi bulanan tetap tinggi secara konsisten,” tegasnya.

Sejumlah komoditas pangan disebut masih menjadi penyumbang utama inflasi, di antaranya beras, aneka cabai, ikan bandeng, ikan layang, ikan cakalang, telur ayam ras, hingga udang basah. Menjelang Ramadan dan Idul Fitri, potensi gangguan pasokan komoditas strategis tersebut perlu diantisipasi sejak dini.

Berdasarkan analisis harga awal Februari 2026, beberapa komoditas tercatat berada di atas Harga Acuan Pemerintah (HAP) maupun Harga Eceran Tertinggi (HET). Cabai rawit, yang sebelumnya menjadi penahan inflasi, kini menunjukkan tren kenaikan harga di sejumlah wilayah.

Dari sisi inflasi tahun kalender, Sulsel mencatat inflasi 0,47 persen (year to date), lebih tinggi dibanding periode yang sama pada 2025 (-0,75 persen) dan 2024 (0,36 persen). Kondisi ini memperkuat urgensi langkah intervensi yang terukur.

“Intervensi stabilisasi harga dan penguatan pasokan pangan harus digencarkan. TPID kabupaten/kota harus fokus pada komoditas strategis dan bergerak cepat berbasis data,” ujarnya.

Wagub juga menyoroti neraca pangan Sulsel per Desember 2025. Ketahanan stok beras mencapai 561 hari dan jagung 29 hari. Namun beberapa komoditas berada dalam kondisi defisit, seperti kedelai minus tujuh hari dan bawang putih minus 26 hari, sementara cabai rawit hanya memiliki ketahanan lima hari.

“Beberapa sudah lampu merah, apalagi jika terjadi arus keluar pasokan dari Sulawesi Selatan. Ini perlu langkah antisipatif,” katanya.

Untuk merespons kondisi tersebut, ia meminta optimalisasi Belanja Tidak Terduga (BTT) sesuai regulasi guna mendukung operasi pasar murah, Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di 24 kabupaten/kota, serta penguatan kerja sama antar daerah dalam mengelola komoditas surplus dan defisit.

Di sisi lain, Fatmawati Rusdi menekankan pentingnya percepatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah sebagai penguat ekonomi. Ia menyebut hampir separuh penduduk Sulsel merupakan generasi digital yang menjadi modal penting transformasi layanan publik.

Selama tiga tahun berturut-turut, Sulsel meraih predikat juara nasional TP2DD. Menurutnya, capaian tersebut harus diikuti inovasi berkelanjutan dan perluasan cakupan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

Ia juga meminta peran aktif Bank Sulselbar dalam memperkuat edukasi penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) serta memperluas kanal pembayaran digital seperti QRIS, virtual account, dan cash management system.

“Digitalisasi bukan semata soal teknologi, tetapi upaya meningkatkan pendapatan asli daerah, mencegah kebocoran anggaran, dan memperkuat akuntabilitas publik,” pungkasnya.

  • Penulis: zonakatacom

Berita Lain

  • Lepas Sambut Pangdam Hasanuddin, Plt Gubernur Sulsel : Selamat Datang Mayjen TNI Mochamad Syafei

    Lepas Sambut Pangdam Hasanuddin, Plt Gubernur Sulsel : Selamat Datang Mayjen TNI Mochamad Syafei

    • calendar_month Selasa, 6 Apr 2021
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 371
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR, Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman melepas serta menghaturkan terima kasih kepada Mayjen TNI Andi Sumangerukka selama bertugas sebagai Pangdam XIV Hasanuddin. Hal itu disampaikan pada Lepas Sambut Pangdam XIV Hasanuddin dari Mayjen TNI Andi Sumangerukka kepada Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno yang berlangsung di Balai Prajurit M. Yusuf Makassar, Senin […]

  • Gubernur Segera Resmikan Jembatan Pacongkang, Jembatan Pelengkung Baja Terpanjang di Sulsel

    Gubernur Segera Resmikan Jembatan Pacongkang, Jembatan Pelengkung Baja Terpanjang di Sulsel

    • calendar_month Minggu, 13 Agt 2023
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 149
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – SOPPENG Pembangunan jembatan Pacongkang di Kabupaten Soppeng bakal segera diresmikan. Rencananya, struktur jembatan dengan rangka baja pelengkung. Dengan panjang bentangan pada bagian tengah 130 meter, bentang kiri kanan masing-masing 25 meter. atau total bentang sepanjang 180 meter, dan lebar 7 meter, beserta dukungan trotoar kiri dan kanan masing-masing 1 meter. Dengan rampungnya pembangunan […]

  • Merasa Dirugikan, Masyarakat Tuntut PLTMH Ma’dong Toraja Utara

    Merasa Dirugikan, Masyarakat Tuntut PLTMH Ma’dong Toraja Utara

    • calendar_month Rabu, 16 Feb 2022
    • account_circle Gibran
    • visibility 542
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Ma’dong di Kecamatan Denpina, Kabupaten Toraja Utara, dinilai merugikan pemilik tanah ulayat (tanah adat) dan masyarakat. Pasalnya tempat berdirinya lokasi turbin yang dibangun oleh PT. Nagata Dinamika Mikro Hidro Ma’dong tidak sesuai dengan rencana awal dan dapat berakibat fatal pada kelangsungan hidup masyarakat di lokasi […]

  • Kapolres dan Forkopimda Tana Toraja Monitoring TPS Pasca Pilkada

    Kapolres dan Forkopimda Tana Toraja Monitoring TPS Pasca Pilkada

    • calendar_month Senin, 2 Des 2024
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 169
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Kapolres Tana Toraja, AKBP Malpa Malacopoo, bersama Forkopimda melakukan pengecekan dan monitoring langsung di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada tahap pemungutan suara Pilkada 2024, Rabu (27/11/2024). Rombongan ini terdiri dari beberapa pejabat penting, antara lain Bupati Tana Toraja, Pabung Kodim 1414 Tana Toraja, Kajari Makale, Sekda, Kasat Pol PP, serta […]

  • Posisi Kedua Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan, Sulsel Dekati DKI Jakarta

    Posisi Kedua Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan, Sulsel Dekati DKI Jakarta

    • calendar_month Jumat, 14 Jan 2022
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 306
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR Plt Gubernur Andi Sudirman Sulaiman berhasil membawa Provinsi Sulawesi Selatan berada pada urutan kedua secara nasional untuk hasil pengukuran indeks pembangunan ketenagakerjaan (IPK) tahun 2021. Hal itu berdasarkan penilaian dari Kementerian Ketenagakerjaan RI. Atas peringkat kedua itu, Sulsel mendapat IPK 67,38 dengan status menengah atas. Sementara di posisi pertama diraih oleh DKI […]

  • PDI Perjuangan Berjaya di Luwu Timur, Rebut Kursi Ketua DPRD

    PDI Perjuangan Berjaya di Luwu Timur, Rebut Kursi Ketua DPRD

    • calendar_month Minggu, 17 Mar 2024
    • account_circle Gibran
    • visibility 247
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – LUWU TIMUR  Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berhasil meraih kursi terbanyak di DPRD Luwu Timur pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2024 lalu. Berdasarkan hasil rekapitulasi suara KPU Luwu Timur partai berlambang Banteng moncong putih ini sukses meraih 10 kursi dari 5 daerah pemilihan di Lutim. Padahal pada Pileg 2019 lalu, PDI Perjuangan hanya memperoleh […]

expand_less