Senin, 20 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Begini Kemampuan Fiskal Empat Daerah di Luwu Raya: Hanya Ketergantungan Tinggi Dana Transfer Pemerintah Pusat

Begini Kemampuan Fiskal Empat Daerah di Luwu Raya: Hanya Ketergantungan Tinggi Dana Transfer Pemerintah Pusat

  • account_circle zonakatacom
  • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
  • print Cetak

ZONAKATA.COM – LUWU Kapasitas fiskal empat kabupaten/kota di wilayah Luwu Raya—Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Kabupaten Luwu Timur, dan Kabupaten Luwu Utara—dinilai masih lemah. Hal ini tercermin dari rendahnya kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masing-masing daerah.

Data APBD 2025 menunjukkan ketimpangan signifikan antara PAD dan total anggaran daerah. Kota Palopo mencatat PAD sekitar Rp230,26 miliar dari total APBD Rp1,030 triliun, atau sekitar 23,6 persen. Kabupaten Luwu memiliki PAD Rp238,18 miliar dari total APBD Rp1,604 triliun, setara 14,2 persen.

Sementara itu, Kabupaten Luwu Utara hanya mencatat PAD sekitar Rp119,62 miliar dengan total APBD Rp1,453 triliun, sehingga kontribusi PAD hanya 8,23 persen. Kabupaten Luwu Timur memiliki APBD terbesar, sekitar Rp2,144 triliun, dengan PAD Rp482,21 miliar atau 22,49 persen dari total APBD.

Pengamat Ekonomi Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Dr Marsuki DEA, mengatakan data tersebut mencerminkan rendahnya kemampuan fiskal daerah. Menurutnya, salah satu indikator utama kemampuan fiskal adalah rasio PAD terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang idealnya berada pada kisaran minimal 10–15 persen.

“Dengan pertumbuhan ekonomi selama tiga tahun terakhir yang trennya meningkat, rata-rata di atas pertumbuhan nasional, seharusnya kapasitas fiskal juga ikut menguat, terutama di provinsi tempat daerah tersebut berada,” ujar Prof Marsuki, Sabtu (31/1/2026).

Ia menambahkan, komposisi belanja operasional idealnya berada pada kisaran 30–40 persen agar tersedia ruang fiskal yang cukup untuk belanja pembangunan dan sektor strategis. Selain itu, daerah perlu memiliki kejelasan potensi ekonomi unggulan, seperti perkebunan, pertambangan, industri spesifik, maupun sektor jasa, yang mampu menjadi sumber pajak dan retribusi daerah.

“Data utama tersebut perlu dilihat perkembangannya minimal tiga tahun terakhir, terutama bagi daerah yang memiliki wacana pemekaran,” jelasnya.

Prof Marsuki menegaskan, secara administratif daerah yang akan dimekarkan harus memenuhi indeks kapasitas fiskal. Namun, kondisi di Luwu Raya menunjukkan masih ada daerah yang belum memenuhi syarat, seperti Kabupaten Luwu dengan rasio PAD 14,2 persen dan Kabupaten Luwu Utara yang hanya sekitar 8 persen.

Sementara itu, Pengamat Pemerintahan, M Syahrullah, menilai rendahnya proporsi PAD menunjukkan bahwa pendapatan lokal belum mampu menopang pembiayaan pembangunan secara mandiri. Ketergantungan tinggi pada Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), serta dana bagi hasil masih menjadi ciri dominan struktur pendanaan daerah-daerah di Luwu Raya.

“Tambang yang selama ini dianggap sebagai primadona dan magnet investor ternyata tidak memberikan kontribusi maksimal ke provinsi. Selama puluhan tahun, Sulawesi Selatan hanya menerima dana bagi hasil bukan dari sektor tambangnya, melainkan dari air permukaan atau bendungan,” ungkap Syahrullah.

Ia menambahkan, kondisi fiskal seperti ini berimplikasi pada terbatasnya ruang anggaran untuk program prioritas pembangunan, peningkatan pelayanan publik, serta investasi infrastruktur yang berkelanjutan. Ketergantungan pada dana transfer pusat juga membuat daerah rentan terhadap perubahan kebijakan fiskal nasional.

“Sehingga jika isu daerah kaya tambang ingin memisahkan diri, hal itu tidak serta-merta membawa perubahan signifikan bagi provinsi, karena kewenangan sektor tersebut memang bukan di daerah,” pungkasnya.

  • Penulis: zonakatacom

Berita Lain

  • El Nino Tingkatkan Risiko Kebakaran, Pj Gubernur Bahtiar Pimpin Rakor Penanganan Karhutla

    El Nino Tingkatkan Risiko Kebakaran, Pj Gubernur Bahtiar Pimpin Rakor Penanganan Karhutla

    • calendar_month Jumat, 13 Okt 2023
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 342
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur, Kamis, 12 Oktober 2023. Diketahui, El Nino berdampak pada kekeringan ekstrem yang mengakibatkan tingginya resiko kebakaran hutan dan lahan. “El Nino memicu perubahan pola cuaca di seluruh dunia, termasuk di Sulawesi Selatan. […]

  • Pemkot Parepare dan LAN Makassar Bahas Pengembangan SDM Aparatur

    Pemkot Parepare dan LAN Makassar Bahas Pengembangan SDM Aparatur

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Kifli
    • visibility 111
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM, PAREPARE — Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menerima kunjungan resmi dari Kepala Pusat Lembaga Administrasi Negara (LAN) Makassar di ruang rapat Kantor Wali Kota Parepare, Rabu, 23 April 2025. Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Tasming Hamid didampingi oleh sejumlah pejabat lingkup Pemerintah Kota Parepare, yakni Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kepala Badan Kepegawaian […]

  • Study Banding, Pemkab Sidrap Sambangi BNNK Tana Toraja

    Study Banding, Pemkab Sidrap Sambangi BNNK Tana Toraja

    • calendar_month Jumat, 4 Des 2020
    • account_circle Gibran
    • visibility 182
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Mahmud Yusuf menyambangi kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tana Toraja di Makale, Kamis (3/12). Kunjungan Mahmud Yusuf bersama rombongan berjumlah 15 orang dan diterima langsung oleh Kepala BNNK Tana Toraja, AKBP Dewi Tonglo. Menurut orang nomor 2 di Kabupaten Sidrap ini, bahwa kunjungan ini dalam […]

  • Andi Sudirman Paparkan Capaian Pembangunan di Jeneponto, Mantan Bupati Nyatakan Dukungan

    Andi Sudirman Paparkan Capaian Pembangunan di Jeneponto, Mantan Bupati Nyatakan Dukungan

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 277
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – JENEPONTO   Bakal Calon Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, disambut hangat oleh masyarakat Kabupaten Jeneponto saat meresmikan Posko Relawan dan melakukan kunjungan, Kamis (12/9/2024). Dalam kesempatan tersebut, Andi Sudirman memaparkan berbagai capaian pembangunan yang telah berhasil direalisasikannya selama menjabat sebagai Gubernur Sulsel periode 2021-2023. Sejumlah program yang ia realisasikan, seperti pembangunan infrastruktur, dukungan terhadap […]

  • Serah Terima Kapolres Tana Toraja Dihiasi Tradisi Pedang Pora

    Serah Terima Kapolres Tana Toraja Dihiasi Tradisi Pedang Pora

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle Gibran
    • visibility 236
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA  Polres Tana Toraja menggelar acara serah terima jabatan Kapolres yang diwarnai nuansa adat dan tradisi korps. AKBP Budi Hermawan resmi menerima tongkat kepemimpinan dari AKBP Malpa Malacoppo dalam upacara khidmat di Mako Polres Tana Toraja, Jumat (11/4/2025) pagi. Acara dimulai dengan tarian adat Toraja sebagai simbol penyambutan, disusul pengalungan sarung tenun […]

  • UM-DIHATI Komitmen Benahi Pengelolaan Sampah di Pinrang, Singgung Bank Sampah Belum Efektif

    UM-DIHATI Komitmen Benahi Pengelolaan Sampah di Pinrang, Singgung Bank Sampah Belum Efektif

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle Kifli
    • visibility 288
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM, PINRANG — Pasangan bupati dan wakil bupati Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) nomor urut 3, Usman Marham-Andi Hastri T Wello akan konsen membenahi permasalahan pengelolaan sampah jika terpilih. Hal tersebut diutarakan calon wakil bupati Andi Hastri T Wello saat menjawab pertanyaan dari panelis di debat kedua Pilkada Pinrang, Selasa malam (12/11/2024). “Berbicara sampah, pengelolaan sampah […]

expand_less