Gubernur Sulsel Tinjau Posko AJU Bersama Menhub dan KaBasarnas: Kerahkan Seluruh Tim Maksimalkan Operasi Pencarian
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
- print Cetak

ZONAKATA.COM – PANGKEP Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bersama Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi dan Kepala Basarnas RI Marsda TNI Mohammad Syafii meninjau Posko Advance Jungle Unit (AJU) dalam rangka operasi gabungan pencarian korban kecelakaan pesawat ATR 42-500. Peninjauan dilakukan di Posko 2 Desa Tompo Bulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Senin (19/1/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Andi Sudirman juga memimpin rapat koordinasi bersama tim Basarnas, Kementerian Perhubungan, serta unsur Forkopimda Sulawesi Selatan. Rapat membahas perkembangan terkini operasi pencarian sekaligus langkah lanjutan untuk mempercepat proses evakuasi korban.
Andi Sudirman menegaskan komitmen penuh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mendukung operasi kemanusiaan ini. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pengalokasian anggaran operasional serta pengerahan berbagai unsur pendukung di lapangan.
“Pemprov Sulsel telah mengalokasikan anggaran operasi dan menurunkan tim BPBD serta tim kesehatan, termasuk ambulans. Kami juga menyiapkan dukungan logistik untuk dapur umum tim di lapangan. Mudah-mudahan ini menjadi bukti kekompakan dan keseriusan kita dalam mempercepat proses evakuasi,” ujar Andi Sudirman.
Ia juga menyampaikan duka cita mendalam atas musibah kecelakaan pesawat tersebut. Menurutnya, peristiwa ini merupakan ujian berat bagi seluruh pihak, khususnya keluarga korban.
Gubernur mengapresiasi kerja keras seluruh unsur yang terlibat, mulai dari Basarnas, Kementerian Perhubungan, TNI-Polri, Forkopimda, hingga para relawan. Total personel yang dikerahkan dalam operasi gabungan ini mencapai lebih dari 1.000 orang.
Meski dihadapkan pada sejumlah kendala, terutama faktor cuaca, Andi Sudirman memastikan proses pencarian tetap dilakukan secara maksimal. Pemerintah juga telah berkoordinasi dengan BMKG terkait upaya modifikasi cuaca guna mendukung kelancaran operasi.
Selain itu, peran serta masyarakat setempat dinilai sangat penting, khususnya dalam memberikan informasi akses dan kondisi medan menuju titik-titik yang dicurigai. “Mari kita semua mendoakan yang terbaik dan bersabar menunggu informasi resmi dari tim di lapangan,” pungkasnya. (*)
- Penulis: zonakatacom
