Inovasi PACARITA Antar Sulsel Raih OPSI KIPP 2025, Pemuda Jadi Garda Terdepan Selamatkan Laut
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Selasa, 16 Des 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM – JAKARTA Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menorehkan prestasi nasional dengan meraih Outstanding Public Service Innovations (OPSI) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Penghargaan tersebut diraih melalui inovasi PACARITA (Pemuda Cinta Bahari Anti Bom dan Bius Ikan).
Penghargaan diserahkan dalam ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2025 yang digelar di Aula KemenPAN-RB, Jakarta, Senin (15/12/2025). Penghargaan diterima oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman, mewakili Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.
Inovasi PACARITA dinobatkan sebagai inovasi terbaik kategori pelestarian lingkungan hidup dan adaptasi perubahan iklim untuk kelompok pemerintah provinsi. Program ini menitikberatkan pada pemberdayaan pemuda pesisir sebagai agen perubahan dalam menjaga ekosistem laut, khususnya mencegah praktik penangkapan ikan menggunakan bom dan bius.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan, M Ilyas, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah, inovasi PACARITA mendapat apresiasi dari KemenPAN-RB RI mewakili Provinsi Sulawesi Selatan,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan PACARITA menjadi bukti bahwa inovasi yang lahir dari daerah mampu bersaing dan diakui di tingkat nasional.
“Pelibatan pemuda sebagai motor penggerak adalah langkah strategis untuk mewujudkan laut yang sehat dan berkelanjutan,” jelasnya.
Ilyas juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan dan pembinaan.
“Terima kasih kepada Bapak Gubernur, Ibu Wakil Gubernur, Bapak Sekda, Bappelitbangda, serta Biro Organisasi Pemprov Sulsel yang telah memfasilitasi dan mensupervisi, sehingga inovasi PACARITA dari Cabang Dinas Kelautan Pangkep masuk dalam 28 inovasi penerima OPSI KIPP 2025,” ungkapnya.
Inovasi PACARITA digagas oleh Kepala Cabang Dinas Kelautan Pangkep DKP Sulsel, Aron AP. Ia menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan program tersebut ke berbagai pulau dan desa pesisir di Sulawesi Selatan, bahkan mendorong replikasinya di daerah lain.
“Kami ingin menjadikan pemuda sebagai garda terdepan dalam menjaga laut dari kerusakan. Penghargaan OPSI ini menjadi energi baru untuk memperluas gerakan PACARITA dan direplikasi di berbagai wilayah Indonesia,” tuturnya.
Sementara itu, Plt Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana Pemprov Sulsel, Baso Mannyurungi, menjelaskan bahwa KIPP 2025 mempertandingkan inovasi pelayanan publik dalam sembilan kategori. Menurutnya, capaian PACARITA menunjukkan kualitas dan dampak nyata inovasi yang dikembangkan Pemprov Sulsel.
“Proses penilaian KIPP Nasional 2025 sangat selektif. PACARITA berhasil membuktikan diri sebagai inovasi terbaik untuk kelompok pemerintah provinsi, khususnya dalam pelestarian lingkungan hidup,” ujarnya.
PACARITA berhasil lolos dari 3.051 inovasi yang berasal dari kementerian/lembaga, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten/kota se-Indonesia. Inovasi ini melewati tiga tahapan penilaian ketat, yakni evaluasi oleh Tim Evaluasi, Tim Panel Independen, serta penilaian kebermanfaatan inovasi oleh masyarakat.
Selain PACARITA dari Cabang Dinas Kelautan Pangkep DKP Sulsel, penghargaan bidang lingkungan juga diberikan kepada LOCAFEED COMMUNITY (LFC) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk kelompok kementerian/lembaga, serta SUPERMIE dari Kota Madiun untuk kelompok kabupaten/kota.
Penghargaan ini diharapkan semakin memperkuat komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam menghadirkan inovasi pelayanan publik yang berkelanjutan, inklusif, serta berdampak langsung bagi masyarakat dan lingkungan. (*)
- Penulis: zonakatacom
