Doa Bersama Tandai Dimulainya Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di Mengkendek
- account_circle David
- calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM — TANA TORAJA Waskita Karya selaku kontraktor pembangunan Gedung Sekolah Rakyat (SR) dan fasilitas pendukung di Mapongka menggelar doa bersama di Kantor Camat Mengkendek, Rabu (26/11), sebagai tanda dimulainya pembangunan sekolah rintisan tersebut.
Kegiatan ini dihadiri Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, bersama Dandim 1414, Wakapolres, pimpinan OPD teknis, stakeholder terkait, serta penanggung jawab Waskita Karya, Adri Cahyo Nufrianto. Sebelumnya, Forkopimda telah meninjau lokasi pembangunan SR yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional.
Lokasi gedung SR berada di kawasan hutan yang telah dibebaskan oleh pihak Kehutanan dan telah bersertifikat atas nama Sekolah Rakyat dengan Nomor Induk Bidang Tanah (NIB) 20.09.000003855.0.
Penanggung jawab proyek dari Waskita Karya, Adri Cahyo Nufrianto, menyampaikan bahwa doa bersama digelar agar proses pembangunan berjalan lancar dan memberi manfaat besar bagi masyarakat Tana Toraja. Ia juga mengapresiasi dukungan penuh dari Bupati dan Forkopimda dalam pendampingan proyek ini. Waskita menargetkan pekerjaan selesai Juni 2026 sebelum tahun ajaran baru, dengan memaksimalkan tenaga dan waktu yang tersedia.
Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan wujud perhatian pemerintah pusat untuk memberikan akses pendidikan berkualitas bagi keluarga kurang mampu, lengkap dengan asrama dan fasilitas pendukung.
Menurut Zadrak, kemajuan Tana Toraja hanya dapat dicapai jika kualitas pendidikan dan SDM terbentuk dengan baik—baik karakter maupun spiritual. Filosofi tersebut sejalan dengan konsep Sekolah Rakyat yang mengedepankan pendidikan holistik.
Ia juga menyampaikan bahwa Tana Toraja menjadi salah satu dari delapan daerah di Sulsel yang terpilih mendapatkan pembangunan SR. Tahun ini fisik bangunan mulai dikerjakan, sementara tenaga pendidiknya akan diisi guru-guru berkualitas melalui proses seleksi ketat. (*)
- Penulis: David
