Peringatan Hari Anak Nasional 2025 di Mamasa Bupati Tekankan Pendidikan Karakter Sejak Dini
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
- print Cetak

foto Istimewa
ZONAKAA.COM – MAMASA Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2025 di Kabupaten Mamasa berlangsung meriah dan penuh semangat di SDN 05 Pambe, Kecamatan Tanduk Kalua, Rabu (23/7/2025).
Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, didampingi Kepala Dinas Pendidikan, para kabid (SD, SMP, PAUD), pengawas sekolah, serta Kasatpol PP.
Dalam sambutannya, Bupati Welem menekankan pentingnya penguatan karakter anak sebagai pondasi menuju Indonesia Emas 2045.
Ia mengangkat tema nasional HAN 2025, “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”, dengan tagline inspiratif “Anak Indonesia Bersaudara”, sebagai pengingat bahwa anak-anak adalah aset bangsa yang harus dilindungi, dibina, dan diberdayakan.
Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk memahami dan membiasakan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang telah diluncurkan oleh Kemendikbudristek.
Ketujuh kebiasaan tersebut meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat serta tidur tepat waktu.
“Kebiasaan sederhana ini harus ditanamkan sejak dini untuk membentuk karakter anak Indonesia yang sehat, tangguh, dan berakhlak,” ujar Bupati Welem.
Menariknya, dalam suasana edukatif dan interaktif, Bupati turut mengadakan kuis spontan kepada para siswa mengenai isi Pancasila dan tujuh kebiasaan tersebut.
Hal ini dilakukan sebagai upaya menyenangkan dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan karakter secara langsung.
Ia menegaskan bahwa karakter dan wawasan kebangsaan adalah dua pilar penting yang harus berjalan seiring untuk mewujudkan generasi emas di tahun 2045.
Oleh karena itu, ia mendorong peran aktif semua pihak sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam mendidik anak secara holistik.
Kegiatan HAN 2025 di Mamasa juga selaras dengan pesan dari Menteri Pendidikan, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun pendidikan karakter.
Tidak hanya sebagai momentum seremonial tahunan, peringatan ini diharapkan menjadi awal dari gerakan yang terus hidup dan berkembang di seluruh sekolah se-Kabupaten Mamasa.
“Semoga semangat ini tidak berhenti di perayaan ini saja, tapi terus menjadi budaya pendidikan yang kuat untuk membentuk generasi Mamasa yang hebat dan berdaya saing,” tutup Bupati.*
- Penulis: zonakatacom
