Senin, 20 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mentan Amran Canangkan Majene Jadi “Kabupaten Bawang” di Sulawesi Barat, Pasok Kawasan Timur Indonesia

Mentan Amran Canangkan Majene Jadi “Kabupaten Bawang” di Sulawesi Barat, Pasok Kawasan Timur Indonesia

  • account_circle zonakatacom
  • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
  • print Cetak

ZONAKATA.COM – MAJENE Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, mencanangkan Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, sebagai calon sentra baru produksi bawang merah nasional.

Dalam kunjungan kerjanya ke Kecamatan Banggae, Sabtu (19/7/2025), Mentan Amran menyampaikan rencana visioner pengembangan kawasan hortikultura di Majene, menjadikannya sebagai Kabupaten Bawang di wilayah timur Indonesia.

“Kita akan menjadikan (Majene) ini Kabupaten Bawang. Kita akan mengembangkan seperti Solok (Sumatera Barat), yang pernah kami kembangkan dan sekarang sudah 13 ribu hektare. Tahun depan, insya Allah, minimal 50 hektare, bisa 100 hektare pembibitan di sini (Majene),” ujar Amran di hadapan petani dan jajaran pemerintah daerah.

Mentan menilai bawang merah asal kabupaten Majene memiliki potensi unggul. Selain kualitas dan rasa yang sangat baik, produksi bawang merah menurutnya mirip dengan bawang dari Enrekang, Sulawesi Selatan. Selain itu letak geografis kabupaten Majene yang strategis juga membuatnya ideal untuk memasok kebutuhan kawasan Indonesia Timur dan bahkan Kalimantan.

Mentan Amran Canangkan Majene Jadi "Kabupaten Bawang" di Sulawesi Barat, Pasok Kawasan Timur Indonesia

“Kenapa? Rasanya beda, kualitas bawangnya beda, sangat baik. Mirip Enrekang. Nah ini kita akan kembangkan, sehingga saudara-saudara kita tidak lagi jauh membeli bawang. Bisa saja nanti menyuplai Kalimantan dan sekitarnya,” tambahnya.

Mentan Amran kemudian berkomitmen untuk mendukung pengembangan komoditas ini secara bertahap dan sistematis. Fokus awal akan dimulai dari lahan pembibitan 10–20 hektare, disertai bantuan pompa irigasi dan alat mesin pertanian (alsintan), yang akan diperluas secara progresif dalam 1–4 tahun ke depan.

“Ini kita fokus bawang. Daerah pegununggan kami bantu pompa, irigasi pompa, kemudian alat mesin pertanian. Mulai pembibitan dulu mungkin 10-20 hektare. Tahun depan, kita lakukan cukup besar. Berikutnya, itu saya kira sudah cukup besar. Mungkin 1-2 tahun, sampai di maksimal 3-4 tahun. Ini sudah menjadi kabupaten bawang. Itu mimpi kita,” terang Amran yang juga Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Hasabuddin.

Data Kementerian Pertanian (Kementan) menunjukkan bahwa Indonesia telah swasembada bawang merah konsumsi sejak 2016. Tahun 2024, produksi mencapai 2,08 juta ton (konde basah) atau sekitar 1,35 juta ton rogol kering panen, melebihi kebutuhan nasional sebesar 1,2 juta ton. Artinya, Indonesia memiliki surplus sekitar 150 ribu ton per tahun.

Letak geografis Majene sangat strategis, berada di jalur lintas yang menghubungkan Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, hingga Kalimantan. Posisi ini menjadikannya kandidat ideal untuk menjadi salah satu yang menopang produksi hortikultura komoditas bawang merah di Kawasan Indonesia Timur dan IKN.

Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka yang turut hadir menyambut kunjungan Mentan, menyatakan komitmen penuh pemerintah provinsi untuk menyukseskan transformasi sektor pertanian di Majene.

Ia menyebut bahwa hortikultura, terutama bawang merah, kini menjadi potensi unggulan Majene, menggantikan dominasi kelapa yang sebelumnya menjadi tulang punggung pertanian di wilayah tersebut.

“Dulu semuanya itu kelapa, tapi sekarang sudah bervariasi. Yang secara ekonomis ingin dikembangkan adalah bawang, peternakan kambing, dan sektor kelautan,” ujar Suhardi.

Menurutnya, intervensi sektor pertanian sangat penting bagi Majene, yang saat ini mencatat tingkat kemiskinan tertinggi di Sulawesi Barat, yaitu 13–14 persen, sementara lima kabupaten lainnya sudah menurun ke angka 7 persen.

“Pada prinsipnya kami Pemprov Sulbar siap diperintah Pak Menteri. Apa yang diperintahkan untuk Majene, saya siap laksanakan. Kita perlu membina kelompok tani agar naik kelas, dari yang tadinya hanya kelompok biasa menjadi madya atau utama. Di sini sudah banyak yang kategori terampil, tinggal fasilitas yang belum sepenuhnya tersedia,” tambahnya.

Sementara itu Wakil Bupati Majene, Andi Ritamariani Basharu turut menambahkan bahwa semangat petani Majene untuk mengembangkan komoditas hortikultura sudah mulai terlihat sejak beberapa tahun terakhir. Namun, keterbatasan alat berat dan infrastruktur masih menjadi tantangan utama.

“Dulu kalau kita tanya ke pasar, bawang dari mana? Selalu jawabannya dari daerah lain. Tapi sekarang, alhamdulillah, sudah menunjuk wilayah lokal di Kabupaten Majene,” ujar Wakil Bupati.

Ia menambahkan bahwa tanaman bawang merah sebenarnya sudah mulai dikembangkan sejak 2019, namun sempat terhambat karena pandemi COVID-19.

“Kemarin alhamdulillah panen, dan hasilnya sangat luar biasa. Petani semangat, tapi mereka membutuhkan dukungan alat berat. Mohon perkenan Bapak Menteri untuk memberikan bantuan, agar petani makin semangat,” pintanya ke Mentan.

  • Penulis: zonakatacom

Berita Lain

  • 62 Caleg DPRD Provinsi Perebutkan 5 Kursi di Dapil 10 Sulsel

    62 Caleg DPRD Provinsi Perebutkan 5 Kursi di Dapil 10 Sulsel

    • calendar_month Minggu, 5 Nov 2023
    • account_circle Gibran
    • visibility 442
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA Sebanyak 62 calon legislatif dari Daerah Pemilihan (Dapil) 10 Sulsel akan memperebutkan 5 kursi yang dialokasikan didapil yang meliputi Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara. Dari 62 caleg tersebut masih ada 4 incumbent yang kembali bertarung yakni Firmina Tallulembang (Gerindra), Dan Pongtasik (PDIP), Sarwindye T. Biringkanae (Nasdem) dan Jufri Sambara (Demokrat). Sedangkan […]

  • Sejumlah Muka Baru Bakal Warnai Pilkada Tana Toraja

    Sejumlah Muka Baru Bakal Warnai Pilkada Tana Toraja

    • calendar_month Sabtu, 30 Mar 2024
    • account_circle Gibran
    • visibility 388
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA  Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) 2024 diperkirakan akan berlangsung sengit. Apalagi pilkada kali ini tidak ada petahana (bupati) yang ikut. Meski baru memasuki tahapan persiapan pelaksanaan pilkada namun sejumlah nama kandidat sudah memenuhi bursa kontestasi. Sejumlah figur-figur lama kemungkinan akan kembali bertarung sementara pendatang juga sudah mulai bermunculan. […]

  • Iklan Kampanye di Media Massa Belum Dibolehkan, Daniel : Tunggu 21 Januari 2024

    Iklan Kampanye di Media Massa Belum Dibolehkan, Daniel : Tunggu 21 Januari 2024

    • calendar_month Minggu, 3 Des 2023
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 277
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Tahapan Pemilu 2024 telah memasuki masa kampanye sejak 28 November 2023 lalu. Masa kampanye akan berlangsung selama 75 hari hingga 10 Februari 2024 yang akan datang. Kampanye dilaksanakan secara serentak meliputi kampanye pemilu presiden dan wakil presiden, serta kampanye pemilu anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Dewan Perwakilan Daerah (DPD), dan […]

  • Mamasa–Tana Toraja Jajaki Kerja Sama Strategis Pariwisata dan Infrastruktur

    Mamasa–Tana Toraja Jajaki Kerja Sama Strategis Pariwisata dan Infrastruktur

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 230
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAMASA Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, menerima kunjungan Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja di Rumah Jabatan Bupati Mamasa, Jumat (31/1/2026). Pertemuan dua kepala daerah bertetangga ini membahas peluang kerja sama strategis, khususnya pengembangan sektor pariwisata dan peningkatan infrastruktur penghubung antarwilayah. Dalam suasana penuh keakraban, kedua belah pihak sepakat bahwa Kabupaten Mamasa dan Tana […]

  • Ketua KPK: Pemberantasan Korupsi Mandek Akan Dituntaskan!

    Ketua KPK: Pemberantasan Korupsi Mandek Akan Dituntaskan!

    • calendar_month Sabtu, 28 Des 2024
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 146
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – JAKARTA   Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto, menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan berbagai kasus korupsi yang selama ini mangkrak. Dalam pernyataannya, ia menyatakan akan melakukan evaluasi dan memprioritaskan kasus-kasus tertentu demi efektivitas pemberantasan korupsi. “Negara jangan sampai kalah dengan koruptor. Penegakan hukum harus dilakukan dengan tegak lurus tanpa pandang bulu,” tegas Setyo. Setyo […]

  • Monumen Frans Karangan di Jembatan Malango’ Diresmikan Bupati Toraja Utara

    Monumen Frans Karangan di Jembatan Malango’ Diresmikan Bupati Toraja Utara

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Risna
    • visibility 181
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Monumen “Penaa Melona Ne’ Karagan” untuk mengenang Brigadir Jenderal TNI (Purn) Mesach Frans Karangan resmi diresmikan di kawasan Jembatan Malango’, Kecamatan Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara, Jumat (20/2/2026) pagi. Peresmian patung sosok pejuang Toraja yang berdiri di jalur trans Sulawesi tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong. Dalam sambutannya, […]

expand_less