Tim Hukum Andalan Hati Laporkan Sejumlah Akun Medsos yang Fitnah Terkait Kasus Uang Palsu
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Minggu, 29 Des 2024
- print Cetak

Muhammad Ramli Rahim (Foto Istimewa)
ZONAKATA.COM – MAKASSAR Tim Hukum Andalan Hati siap mengambil langkah tegas dengan melaporkan sejumlah akun media sosial yang mengaitkan kasus uang palsu di UINAM dengan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi (Andalan Hati).
Pernyataan ini disampaikan oleh Juru Bicara Andalan Hati, Muhammad Ramli Rahim (MRR), dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (28/12/2024).
MRR menegaskan bahwa tuduhan yang beredar di beberapa akun media sosial, termasuk TikTok, yang menyebutkan adanya keterkaitan Andalan Hati dengan uang palsu, merupakan fitnah yang tidak berdasar dan mencemarkan nama baik.
“Ada beberapa akun yang menuduh kami terlibat dalam kasus uang palsu, bahkan dengan lebih parahnya, menyebutkan bahwa pasangan pemenang Pilgub Sulsel ini dibiayai oleh uang palsu. Kami tidak akan diam. Akun-akun ini akan kami laporkan karena sudah masuk dalam ranah fitnah dan pencemaran nama baik,” ujar MRR.
Sejak dibongkarnya kasus uang palsu di UINAM oleh pihak kepolisian, berbagai video yang tidak bertanggung jawab beredar luas di media sosial. Salah satu video tersebut mengaitkan uang palsu dengan Pilkada Sulsel, menyebutkan bahwa sosok berinisial ASS, yang diduga sebagai pemodal alat-alat pencetak uang palsu, merujuk pada Annar Salahuddin Sampetoding.
Dalam narasi video itu, disebutkan bahwa Annar adalah salah satu anggota tim pemenangan Andalan Hati, yang secara tidak langsung menyiratkan keterkaitan uang palsu dengan kemenangan Andalan Hati di Pilgub Sulsel 2024.
MRR dengan tegas membantah tuduhan tersebut, menyatakan bahwa kasus sindikat uang palsu yang melibatkan UINAM tidak ada kaitannya sama sekali dengan Andalan Hati. Ia menegaskan bahwa Andalan Hati sejak awal berkomitmen untuk menolak politik uang dalam setiap kontestasi politik.
Kemenangan yang diraih oleh Andalan Hati, menurut MRR, adalah hasil dari kerja keras, kampanye yang jujur, dan dukungan masyarakat yang tulus.
“Andalan Hati tidak pernah terlibat dalam praktik politik uang. Kemenangan kami adalah kemenangan terhormat yang kami raih berkat komitmen kami untuk bersaing secara adil dan transparan,” tegasnya.
Lebih lanjut, MRR juga menyatakan bahwa pihaknya mendukung penuh langkah kepolisian untuk mengusut tuntas kasus uang palsu yang melibatkan UINAM. Menurutnya, kasus tersebut merupakan tindakan kriminal yang merugikan masyarakat Sulsel, dan harus diselesaikan dengan segera.
“Kami ingin Sulsel maju dan berkarakter. Kejahatan seperti ini harus diusut tuntas demi kebaikan bersama,” pungkas MRR.
- Penulis: zonakatacom
